
sore hari saat Nando tiba di rumah nya, ia bergegas ke kamarnya, ia mencemaskan keadaan istrinya, selama di kantor dia tidak fokus pada pekerjaannya, yg ada di pikirannya hanya kondisi istrinya ..
sebenarnya tadi pagi setelah selesai menyuapi Nita, Nando tidak akan pergi ke kantor, namun Nita memaksa nya untuk tetap bekerja, dengan berat hati, Nando pun berangkat kerja ..
dengan langkah panjang nya, Nando bergegas menemui istrinya dan benar saja Nita masih dalam keadaan lemas ..
Nando mengecek suhu tubuh Nita, betapa kagetnya dia saat suhu tubuh istrinya sedikit naik daripada sebelumnya ..
tanpa meminta persetujuan dari Nita, Nando langsung menggendongnya dan membawanya keluar dari kamar ..
saat akan menuruni tangga, Nando bertemu dengan asisten rumah tangganya ..
"tolong bukakan pintu rumah dan pintu mobil saya .."
ujar nya kemudian berlalu dan di ikuti oleh sang ART ..
Nando mendudukkan Nita di kursi sebelah kiri, kemudian bergegas menuju kemudi ..
Nita yg sedari tadi di gendong oleh suaminya itu hanya bisa diam tanpa bisa membantah ..
"saya pergi ke rumah sakit .. nanti kalau ada apa-apa saya akan menghubungi ibu .."
ujar Nando pada sang ART ..
ART nya pun mengangguk mengerti ..
selama perjalanan menuju rumah sakit, sesekali Nando melihat Nita ..
wajah nya terlihat pucat dan badan nya sedikit menggigil .. Nando mematikan AC yg ada di mobilnya agar Nita tidak merasa kedinginan ..
sesampainya di rumah sakit, Nita langsung di bawa ke UGD ..
di UGD, Nita di periksa oleh seorang dokter perempuan .. setelah selesai memeriksa dokter meminta agar suster memasang infus di tangannya ..
"sudah berapa lama pak ?"
tanya nya pada Nando ..
__ADS_1
"dari kemarin dok .."
jawab Nando sedikit gelisah ..
kondisi Nita sedikit membaik setelah mendapat cairan infus dan vitamin ..
"kami akan memindahkan nyonya ke ruang rawat tuan .. dan dokter meminta tuan menemuinya di ruangannya .."
ujar salah seorang suster pada Nando ..
Nita di bawa ke ruang VIP yg bersebelahan dengan ruang rawat ana .. sedangkan Nando menemui dokter yg tadi memeriksa istrinya itu ..
"bagaimana dok ? apa istri saya tidak apa-apa ?"
tanya Nando penasaran dengan keadaan istrinya ..
"istri bapak baik-baik saja .. mungkin faktor kelelahan yg membuat kondisi nya drop .."
Nando menarik nafasnya dalam dan membuang nya perlahan .. ada sedikit ketenangan dalam hati nya saat mendengar bahwa sang istri baik-baik saja ..
"tapi pak, jika bisa, tolong jangan membuat istri Anda terlalu kelelahan ataupun stress .. karena itu tidak baik untuk ibu dan janin .."
"janin ? maksud dokter, istri saya ....."
tanya Nando memastikan .. sang dokter pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum ..
"iya, selamat, istri bapak sedang mengandung, usia nya memasuki 3 Minggu .."
jawab dokter tersebut .. Nando pun tersenyum dan terlihat sangat bahagia saat mendengar kabar bahwa istrinya sedang mengandung ..
setelah banyak berbincang dengan dokter, Nando kembali ke ruang rawat istrinya ..
terlihat Nita masih tertidur ..
Nando mendekat ke arah ranjang Nita .. menggenggam tangan Nita dengan penuh cinta di setiap sentuhannya ..
Nando menciumnya tangan istrinya ..
__ADS_1
Nita yg merasa ada yg menggenggam tangannya kemudian membuka matanya ..
"aku nggak apa-apa sayang .."
ujar Nita sedikit tersenyum ..
nando mendekatkan kursinya .. kemudian memeluk istrinya ..
"terimakasih ..."
ujar Nando .. Nita pun bingung, kenapa Nando berterimakasih, padahal dirinya sedang sakit ..
"untuk apa ?"
tanyanya kemudian melepas pelukan Nando ..
"terimakasih karena kamu sudah merawat bayi kita .."
Nita yg mendengar Nando mengucapkan kata bayi pun kemudian membulatkan matanya dan mengerutkan dahinya .. Nita sedikit tak percaya dengan apa yg di katakan oleh Nando ..
"maksud kamu ... aku ....."
Nando mengangguk kan kepalanya cepat dan tersenyum penuh bahagia, kemudian kembali memeluk istrinya ..
"iya sayang, kamu hamil .. anak kita .."
Nita membalas pelukan nando dan meneteskan tangisan harunya ..
*
*
*
*
*
__ADS_1
*
*