
"oooh, dia ......"
jawab Arya menggantung kata-katanya kemudian duduk di teras balkon ..
"dia salsa, sepupu aku .." ---- ko kamu tau tadi aku sama Dio sama salsa juga .."
Arya balik bertanya ..
"tadi aku lagi nganterin Nita beli ice cream, nggak sengaja liat kamu sama cewe itu di depan restoran di sebrang toko, tadinya aku mau marah sama kamu, kirain aku kamu cuman berdua sama dia, tapi aku liat Dio baru keluar dari restoran itu, aku sedikit tenang dan nggak mau marah-marah dulu, makanya aku nanya dulu sama kamu, kali aja aku salah paham .. dan ternyata benar, aku salah paham .."
jawab ana menundukkan kepalanya karena merasa malu .. tidak seharusnya ana memiliki perasaan cemburu yg berlebihan dan curiga pada Arya ..
Arya tersenyum mendengar penjelasan ana .. Arya bersyukur karena ana masih mau menahan emosi dan egonya dan memilih untuk bertanya langsung padanya ..
"tidak apa-apa sayang, justru aku senang, karena kamu sekarang bisa lebih bijak lagi, kamu memilih untuk menahan emosi kamu dan bertanya langsung pada ku .. dari pada kamu memikirkan hal yg tidak jelas kebenarannya dan menjadi beban pikiran buat kamu .. ----- bicaralah dengan ku tentang hal apa pun itu, sekecil apapun itu, karena kedepannya, aku adalah tempat dimana kamu untuk pulang, bercerita, berkeluh kesah dan lainnya .. begitupun juga aku .. kamu adalah tempat aku kembali .. aku mohon, jika ada masalah atau unek-unek apapun itu, mari kita bicarakan, jangan saling memendam .."
ujar Arya panjang lebar, sambil menggenggam tangan ana .. ana yg mendengarkan penjelasan Arya pun tak bisa menahan rasa harunya .. ana pun memeluk Arya yg masih terduduk di teras balkon menatapnya penuh kasih ..
"iya .... mari kita mulai semua nya menjadi lebih baik lagi .."
jawab ana ..
~
Nita yg sedang memeriksa stok buah-buahan di dalam kulkas terkejut, saat ia menutup pintu kulkas, ana sedang berdiri bersandar pada lemari di samping kulkas dengan wajah yg tertutup masker wajah, yg hanya menyisakan mata, lubang hidung dan mulut nya saja ..
"aaaah ....."
Nita terkejut, sedikit melonjakkan badannya dan memegang dadanya ..
"Lo tuh ya, ngagetin gue aja .."
ujar Nita kemudian membawa buah-buahan nya dan menatanya dalam mangkuk kemudian mencuci nya ..
"ngapain sih Lo malem-malem gini bongkar-bongkar isi kulkas .."
tanya ana dengan mulut yg susah untuk di gerakkan ..
"gue ngambil buah lah, masa iya gue mau nyuci baju di kulkas .."
Nita duduk di kursi meja makan berhadapan dengan ana .. ana mengambil salah satu buah di dalam mangkuk ..
"oh ya, lo benerankan kemarin liat ada yg huni tuh rumah ..?"
tanya ana penasaran .. karena setau ana, rumah yg ada pohon mangga yg kemarin Nita minta itu tidak ada penghuninya .. penghuni rumah itu pindah ke luar negeri, entah apa alasan mereka pindah, karena yg ana tau mereka pindah saat ana masih kelas 3 SD dan belum juga pulang sampai saat ini ..
rumah itu tidak terlihat seperti rumah kosong yg sudah lama di tinggalkan karena memang layanan Service perumahan tempat ana tinggal sangat lah bagus dan terjamin aman ..
"iya, gue lihat sendiri ko, ada cowo ganteng di rumah itu yg ngasih gue mangga .."
jawab Nita santai masih dengan buah yg dia makan ..
"kalo Lo nggak percaya, ya udah, Yo kita ke sana .."
__ADS_1
ajak Nita ..
ana merasa tidak yakin kalau rumah itu ada penghuninya, pada saat Nita mengajak nya untuk berkunjung ke rumah itu, entah mengapa ana sedikit takut ..
"nggak ah, ...."
tolak ana ..
"Lo takut yaaaaa .."
ejek Nita ..
"siapa bilang .." ----- ya udah, ayo kita kesana .."
jawab ana menantang Nita .. padahal jantung ana berdetak tak karuan karena rasa takutnya ..
Nita yg tau ana sedang berpura-pura berani pun langsung menggenggam tangan ana dan menarik nya keluar rumah ..
saat ana dan Nita akan keluar rumah, tiba-tiba ana menghentikan langkahnya ....
"kenapa lagi ? takut ?"
ujar Nita ..
"gue mau lepas masker dulu .."
jawab ana ..
ana pun melepas masker nya dan membuangnya ke tempat sampah yg ada di luar rumah nya ..
sesampainya di depan pintu rumah tersebut, Nita langsung memencet bel nya ..
1x, 2x sampai yg ke 3x nya, tidak ada satu orang pun yg membukakan pintu ..
"maaf mba ana, cari siapa ya di rumah itu ?"
tanya seseorang dari arah belakang ana dan Nita .. membuat mereka terkejut bersamaan ..
"Weh pak Joni, saya mau cari seseorang yg tinggal di rumah ini pak .."
jawab ana ..
"cari siapa mba ? rumah ini kan sudah lama kosong mba, penghuninya belum pada pulang dari luar negeri .."
jawab pak Joni, satpam komplek tersebut ..
ana dan Nita saling pandang dan tersenyum kecut ke arah pak Joni ..
"ooh begitu ya pak .. ya sudah terimakasih ya pak .."
jawab ana ..
"iya mba, kalau begitu, saya kembali lanjut berkeliling ya mba, mariiii .."
__ADS_1
pamit pak Joni, ana dan Nita menganggukkan kepala mereka bersamaan ..
pak Joni tidak tau bahwa anak pemilik rumah tersebut sudah pulang, karena kemarin pak Joni cuti kerja selama 1 Minggu dan temannya lah yg bertugas untuk menjaga keamanan ..
"kaaaaan, udah gue bilang, ini rumah nggak ada penghuninya .."
ujar ana menarik tangan Nita kembali ke rumahnya dengan langkah yg tergesa ..
"trus, kemarin gue dapet buah mangga itu dari siapa dong .."
tanya Nita dengan sedikit risau ..
mereka pun masuk ke dalam rumah .. Nita mengikuti langkah ana menuju kamar nya ..
"ngapain Lo ngikutin gue ?"
"gue tidur sama Lo ya .."
bujuk Nita saat sudah ada di dalam kamar ana ..
"tadi Lo yg bilang gue penakut, sekarang Lo yg penakut .."
jawab ana sedikit menyindir Nita ..
"padahal tuh cowo ganteng banget loh na, masa iya dia hantu .."
Nita membayangkan kembali wajah laki-laki yg memberinya buah mangga kemarin ..
"iiiih, ntar Lo mimpiin dia minta balik buah mangga nya .." ---- nitaaaaa balikin buah mangga saya ..."
ujar ana mencoba menakut-nakuti Nita yg masih memikirkan siapa laki-laki yg memberinya buah mangga ..
"apaan sih Lo na .. udah ah, gue mau tidur .."
jawab Nita kemudian membaringkan tubuhnya di atas kasur ana dan menyelimuti dirinya sampai menyisakan kepalanya saja ..
ana tersenyum melihat tingkah sahabatnya tersebut ..
"apa iya dia hantu ???"
gumam Nita dalam hati sambil bergidik sendiri .. kemudian nita bangun dan meminum air yg ada di dalam gelas di atas meja, melihat ana yg sudah terlelap dalam tidurnya .. setelah air itu habis tak bersisa kemudian nita kembali berbaring dan memejamkan matanya ..
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
*