
***Kerajaan Estrella***
Luka pada perut Luna sembuh tanpa bekas, namun wajah pucatnya masih terlihat jelas. Luna benar-benar dapat menyembuhkan lukanya sendiri. Kaisar Rey dan juga Dewi Santa terkejut tidak percaya akan apa yang mereka lihat? seorang manusia biasa memiliki kekuatan suci khayangan langit.
"siapa dirimu yang sebenarnya selir Luna?" tanya Dewi Santa ingin tahu siapa sebenarnya Luna Hermosa.
Aura Luna Hermosa benar-benar tidak memiliki kekuatan apapun pada tubuhnya? dia adalah manusia biasa yang merupakan rakyat jelata pada umumnya. Bahkan kekuatan suci dan hangat yang baru saja Luna keluarkan, tidak dapat mereka rasakan di saat kekuatan itu tidak di gunakan. Kekuatan yang sangat unik dan special yang mereka rasakan.
"hamba Luna Hermosa, Dewi Santa !" jawab Luna sembari berusaha untuk turun dari ranjang, dan berdiri sopan di hadapan kaisar Rey dan Dewi Santa.
"katakan yang sebenarnya, siapa dirimu?" tanya ulang Dewi Santa sembari melangkah mendekati Luna.
"hamba Luna Hermosa, dari kerajaan Atala atau kerajaan Air." jawab Luna apa adanya.
Luna tidak mengerti dengan pertanyaan Dewi Santa, sang Dewi terus bertanya siapa dirinya? Luna hanya dapat melihat takut kepada dua orang yang ada di hadapannya tersebut. Dua orang yang memandangnya dengan pandangan yang tidak biasa, apakah dia telah melakukan suatu kesalahan? dengan memperlihatkan keahlian penyembuhannya tersebut?
Luna merasa kalau kedua orang yang ada di hadapannya itu, sedang menatap selidik ke arahnya. Luna melangkah mundur hingga kakinya terbentur pada tepi ranjang.
"dari mana kau mempelajari kekuatan penyembuh? dan sejak kapan kau mendapatkan kekuatan penyembuh itu?" tanya Dewi Santa terus melangkah maju untuk mendekati Luna.
Luna terduduk kembali di atas ranjang, dia tidak dapat lari kemana pun lagi?
"ampuni saya Dewi, saya tidak bermaksud membuat anda marah." ucap Luna mencakupkan kedua tangannya di depan dada.
Luna merasa ketakutan saat melihat tatapan tajam sang Dewi. Luna merasa bahwa apa yang di lakukannya tadi adalah kesalahan, yang tidak seharusnya dia lakukan.
"hamba minta maaf Dewi." ucap Luna sembari cepat-cepat duduk bersujud di hadapan Dewi Santa. "hamba tidak akan mengulanginya lagi." ucap Luna dengan nada takut.
Rasa trauma akan tindakan yang di lakukan oleh kaisar Rey masih lekat di ingatannya. Bahkan tubuhnya akan gemetar hebat jika berada dekat bersama kaisar Rey. Kini dia di hadapkan dengan tatapan tajam dari Dewi Santa, yang seolah akan menghabisinya. Itulah yang di lihat oleh Luna saat ini.
Luna berusaha menahan tubuhnya yang mulai gemetar ketakutan, dan matanya yang memanas karena sudah mulai berkaca-kaca. Dengan susah payah Luna menahan air matanya agar tidak jatuh ke atas pipinya. Dia tidak ingin menangis di hadapan kedua orang yang memiliki kuasanya masing-masing.
Kaisar Rey tahu, Luna sedang ketakutan saat ini. Tetapi dia tidak peduli, dia juga ingin tahu bagaimana Luna bisa mempunyai kekuatan penyembuh tersebut? kaisar Rey tidak ingin di bohongi lagi oleh seorang wanita.
"jawab pertanyaan ku tadi !" perintah Dewi Santa dengan tegas.
Dewi Santa berhenti beberapa langkah dari Luna. Dia sebenarnya tidak tega melihat Luna ketakutan seperti itu. Dewi Santa hanya ingin kejujuran dari Luna.
__ADS_1
"hamba bisa menyembuhkan diri hamba sejak masih kecil Dewi. Hamba memiliki kekuatan penyembuh itu begitu saja." jawab Luna dengan gugup.
Dewi Santa masih mencerna apa yang di katakan oleh Luna, sedangkan kaisar Rey masih diam hanya melihat dan menyimak saja.
"apa kau tidak bohong selir Luna?"
"hamba berani sumpah Dewi, hamba berkata jujur." ucap Luna dengan satu telapak tangannya dia angkat sejajar dengan kepalanya.
Dewi Santa tahu Luna berkata jujur, terlihat jelas kejujuran pada sorot mata Luna saat ini. Tapi yang dia pertanyakan, bagaimana Luna bisa menguasai kekuatan penyembuh itu? kekuatan yang hanya di miliki oleh para Dewa dan Dewi khayangan langit dengan posisi tinggi. Bahkan dirinya saja yang merupakan Dewi khayangan langit, tidak memiliki kekuatan penyembuh tersebut.
"apakah kekuatan penyembuh yang kau miliki di ketahui oleh banyak orang di kerajaan Atala?"
"tidak Dewi." geleng Luna. "tidak ada yang tahu selain nenek hamba yang sudah lama meninggal dunia. Bahkan seluruh anggota keluarga dan kedua orang tua hamba tidak tahu tentang hal ini." jawab Luna apa adanya.
Dewi Santa melihat ke arah kaisar Rey yang ada di belakangnya. Kaisar Rey hanya menatap dengan tatapan datarnya.
"selir Luna…aku harap kau tidak akan menggunakan kekuatan penyembuh itu di hadapan sembarang orang. Kau tahu itu kekuatan terlarang, yang hanya di miliki oleh beberapa orang saja." ucap Dewi Santa.
Dewi Santa sengaja tidak mengatakan, kalau kekuatan penyembuh hanya di miliki oleh para Dewa dan Dewi khayangan langit. Dewi Santa ingin menyelidiki Luna terlebih dahulu. Apakah Luna benar-benar tidak tahu tentang kekuatan penyembuh itu?
"aku harap kau bisa mengerti maksud ku. Ingat mulai sekarang kau ada di bawah pengawasan ku." tunjuk Dewi Santa ke arah Luna. "kau mengerti !"
"berdiri lah. Tidak baik untuk mu duduk bersujud terlalu lama, ingat ada seorang anak di dalam kandungan mu saat ini." perintah Dewi Santa.
Luna dengan segera bangkit dari sujudnya, kakinya masih gemetar karena rasa takut. Namun Luna menahannya dengan susah payah. Dewi Santa membalik badannya, dia melangkah mendekati kaisar Rey. Luna tidak tahu apa yang mereka bicarakan secara berbisik. Luna tidak ingin tahu itu, yang dia inginkan adalah cepat pergi dari ruangan yang dia tidak tahu dimana?
"pelayan." panggil kaisar Rey.
Seorang pelayan yang memang sudah ada di depan ruangan segera datang. Pelayan tersebut memberikan hormatnya kepada kaisar Rey.
"bawa selir Luna ke paviliun Esencia kedua. Dan bersihkan tempat ini." perintah kaisar Rey pada pelayan yang masih setia menundukkan kepalanya di hadapan kaisar Rey.
"baik yang mulia." jawab si pelayan.
Kaisar Rey berlalu pergi dari ruangan tersebut bersama Dewi Santa, meninggalkan Luna yang masih melihat kepergiannya.
Pelayan itupun mendekati Luna, dia menunduk tubuhnya memberikan hormat kepada Luna. Lalu menunjukkan jalan untuk Luna ke kamar barunya. Pelayan itu sudah tahu perintah yang di berikan oleh sang kaisar. Seorang selir yang di berikan tempat tinggal di paviliun Esencia kedua adalah wanita special bagi sang kaisar.
__ADS_1
Istana Esencia adalah tempat tinggal kaisar, di mana paviliun Esencia berada di istana bagian barat. Istana Esencia memiliki 3 paviliun khusus untuk tempat tinggal keluarga kekaisaran kerajaan Estrella. Paviliun Esencia pertama adalah paviliun kaisar Rey, paviliun Esencia kedua dan ketiga untuk keluarga kekaisaran kerajaan Estrella lainnya, seperti permaisuri, anak dari kaisar dan juga kedua orang tua kaisar.
Dari dulu hanya paviliun Esencia pertama yang di tempati oleh kaisar Rey. Paviliun Esencia kedua dan ketiga sudah lama kosong. Tidak memiliki penghuninya sama sekali. Namun saat ini, Luna lah wanita pertama yang akan menempati paviliun Esencia kedua. Ini adalah berita besar bagi kerajaan Estrella.
Apakah sang kaisar, akhirnya akan mengangkat seorang permaisuri? Itulah yang menjadi pertanyaan mereka yang mengetahuinya.
Luna kini sudah berada di dalam paviliun yang sama besar dengan paviliun sebelumnya. Luna belum tahu kalau paviliun tempatnya tadi dan saat ini adalah istana Esencia bagian barat, tempat tinggal kaisar dan keluarga kekaisaran kerajaan Estrella.
Yang Luna tahu ini hanyalah sebuah paviliun mewah yang ada di dalam istana kerajaan Estrella. Luna tidak ingin banyak berpikir lagi, dia ingin membersihkan dirinya lalu mengistirahatkan tubuhnya yang sudah terlalu lelah dan masih lemas.
Sebenarnya saat Luna menyembuhkan dirinya tadi, itu akan sangat menguras energi di dalam tubuhnya, Luna tidak tahu kalau energi yang ia pakai adalah kekuatan spiritual dan energi Qi yang ada di dalam tubuhnya. Luna hanya tahu, kalau untuk menyembuhkan dirinya sendiri akan menguras semua energi dan tenaga yang ada di dalam tubuhnya, bahkan dia juga sering akan tidak sadarkan diri karena menggunakan kekuatan penyembuh itu.
Luna dengan cepat membersihkan dirinya dengan bantuan beberapa pelayan yang ada di dalam kamarnya. Gaun panjang berwarna merah muda lembut, sangat nyaman dan pas pada tubuhnya. Rambut hitam panjangnya di biarkan tergerai, dia juga tidak memoles wajahnya dengan make up apapun? sederhana tetapi tetap cantik dan anggun. Itulah pandangan para pelayan yang melayaninya.
Luna juga di suguhkan beberapa makanan enak dan sehat. Namun Luna tidak memiliki selera makan saat melihat semua menu yang tersaji di atas meja. Dia menginginkan sesuatu yang tidak pernah dia makan sebelumnya. Menu makanan yang ia sebutkan beberapa bahannya, semua pelayan tahu menu makanan yang di inginkan oleh Luna saat ini.
Pelayan sebenarnya ingin segera menyiapkan menu tersebut, mereka tidak ingin mendapatkan masalah karena tidak mematuhi keinginan selir pilihan dari kaisar Rey. Menu makanan yang merupakan makanan kesukaan dari kaisar Rey. Tetapi para pelayan harus mendapatkan izin dari kaisar Rey terlebih dahulu.
Sebelumnya salah satu pelayan memberitahukan keinginan Luna kepada Dewi Santa, karena tidak ada yang boleh untuk ikut memakan menu special yang di sukai oleh kaisar Rey. Jadi agar semuanya berjalan baik, mereka harus meminta saran terlebih dahulu kepada Dewi Santa.
Dewi Santa juga tidak ingin mendapatkan masalah hanya karena hal tersebut. Dewi Santa bertanya kepada kaisar, apakah Luna boleh memakan menu special yang di sukai oleh kaisar Rey tersebut? Tidak ada jawaban dari kaisar Rey, wajah datarnya masih tetap setia menghiasi wajah tampan sang kaisar.
"apakah wanita ini mulai bertingkah?" tanya kaisar Rey, sebenarnya dia tidak suka akan keinginan Luna yang ingin makan menu kesukaannya.
"sepertinya, calon anak anda yang memintanya yang mulia." jawab Dewi Santa dengan santai.
"itu tidak mungkin." Kaisar Rey tidak percaya akan hal-hal seperti itu.
"aku tidak mengizinkannya, biarkan dia makan dengan menu yang sudah di suguhkan." perintah kaisar Rey.
Kaisar Rey tidak akan membiarkan Luna untuk menentang semua yang sudah dia tetapkan. Larangan, aturan, dan juga perintahnya akan tetap berjalan seperti semestinya. Tidak ada yang boleh melanggarnya, sekalipun itu Luna. Wanita yang kini telah mengandung anak pertamanya.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.