Cermin Ajaib.

Cermin Ajaib.
17. Candu Baru Sang Kaisar Tiran.


__ADS_3

***Kerajaan Estrella***


Semalaman penuh kaisar Rey mengusai tubuh Luna, sensasi kenikmatan yang di berikan oleh tubuh Luna memberikan suatu kepuasan berbeda terhadap kaisar Rey. Penyatuan yang mereka lakukan berkali-kali, entah mengapa? membuat sang kaisar tidak ingin melepaskan Luna sedetikpun.


Mereka hanya akan beristirahat sejenak untuk memberikan sedikit ruang kepada Luna, agar kehamilannya yang memasuki usia 4 bulan tidak bermasalah. Kaisar begitu merasa ingin memiliki, ingin menyayangi dan menaklukkan hati Luna Hermosa.


Wanita yang pernah ia berikan rasa trauma di awal pertemuan mereka, karena kesalahpahaman. Kini wanita inilah yang telah memberikan kepuasan yang tidak pernah kaisar Rey dapatkan dari wanita lain yang menjadi selir ataupun ratunya di kerajaan Estrella.


Wanita satu satunya yang mampu menerima dan mengandung benih sang kaisar dari sekian wanita sepanjang hidupnya. Sejak dirinya di nobatkan sebagai seorang kaisar yang menguasai 5 kerajaan sekaligus. Tidak ada satupun wanita yang mampu menerima benih sang kaisar yang termasuk istimewa.


Kaisar menatap intens wajah Luna yang tertidur pulas, karena lelah akan penyatuan mereka beberapa kali. Perlahan tangannya menyapu lembut anak rambut yang jatuh pada wajah Luna. Kaisar Rey tersenyum melihat wajah cantik alami Luna yang tidak memakai make up sama sekali.


"terima kasih telah hadir di dalam hidupku." Ucap pelan kaisar Rey menatap lembut wajah Luna, lalu mengecup hangat kening Luna.


"terima kasih, karena sudah berhasil mengandung anakku." Ucap pelan kaisar Rey sembari mengelus lembut perut buncit Luna.


"mulai sekarang kamu adalah milikku seutuhnya, hati ini sudah jatuh pada pesonamu. Aku telah jatuh cinta padamu, dengan sikap lembutmu, kebaikan, kesabaran, ketakutan dan keluguanmu selama ini. Aku berjanji akan selalu menjagamu, karena kamu adalah satu satunya wanitaku dan ibu dari anakku." Ucap janji kaisar Rey memandang lembut dan hangat wajah Luna yang masih tertidur pulas.


Di dalam dasar hatinya dia berjanji akan selalu menyayangi, mencintai dan menghargai seorang Luna Hermosa. Seorang wanita yang menjadi selir pertamanya yang berasal dari rakyat jelata. Kaisar tidak peduli, jika banyak yang akan menentang Luna karena status sosialnya. Namun yang terpenting adalah, Luna lah wanita satu satunya yang mampu memberikannya seorang keturunan untuknya.


Itu lebih dari cukup untuk alasan Luna pantas ada di sampingnya. Mendampinginya menjadi calon seorang permaisuri dari kerajaan Estrella. Itulah janji dan keinginan kaisar Rey saat ini.


Kaisar Rey membawa tubuh Luna masuk ke dalam pelukan hangatnya. Kaisar Rey tidak ingin ada jarak di antara mereka berdua, perasaannya yang kini dia rasakan. Di penuhi oleh Luna Hermosa, kaisar benar-benar menginginkan mereka selalu bersama dan tidak terpisahkan.


...--------------------------------...


Pagi menjelang, begitu terik cahaya mentari masuk melalui celah celah lubang udara kamar mewah kaisar Rey. Menyadarkan Luna pada dunia nyata, setelah semalaman dirinya tertidur lelap akibat ulah dan keganasan sang kaisar yang menguasai tubuhnya.


Luna berusaha mengerjapkan mata dan membuka perlahan kelopak matanya. Tubuhnya terasa terhimpit dan sesak, gerakkannya terbatas. Perlahan Luna mencari sebab mengapa tubuhnya tidak leluasa untuk bergerak?


Betapa terkejut dirinya memandang wajah tampak bak dewa Yunani terpampang jelas di hadapannya. Kelopak mata yang besar dengan bulu matanya yang lentik dan lebat. Hidungnya mancung menantang, dan bibirnya sensual berbentuk hati semerah cerry.


Sungguh pahatan yang sangat sempurna, Luna tertarik untuk menyentuhnya. Perlahan telunjuk kanannya terangkat dan mendekati ujung bulu mata lebat nan lentik. Luna seketika tersenyum, ada suatu kepuasan yang ia dapatkan saat menyentuh bulu mata sang kaisar.


Jarinya turun perlahan pada pangkal hidung sang kaisar hingga ke ujung hidungnya. Lagi-lagi Luna merasa ada kepuasan di dalam hatinya, hingga kini jarinya terus turun ke arah bibir semerah cherry milik kaisar Rey.


Luna tersenyum senang melakukan hal itu, ada kebahagiaan di dalam hatinya yang tidak dapat di gambarkan dengan kata-kata. Dia menyentuh lembut dan perlahan bibir semerah cerry tersebut, namun betapa terkejutnya ia saat bibir itu bergerak dan mengucapkan sesuatu.

__ADS_1


"Apa kau sedang menggodaku?" Ucap kaisar Rey dengan mata yang masih terpejam , tetapi sebenarnya ia sudah bangun sejak pergerakan yang di lakukan oleh Luna.


Luna yang sadar akan sikap tidak sopannya terhadap kaisar, sontak ingin menarik tangannya. Namun di cegah oleh sang kaisar.


"Tetaplah lakukan itu, jika kau suka melakukannya." Ucap kaisar Rey yang kini telah membuka matanya. Ia tahu Luna tersenyum bahagia saat menyentuh setiap inci wajahnya.


Kebahagiaan Luna adalah kebahagiaannya juga.


Tatapan mata mereka bertemu. Luna tersipu malu, wajahnya terasa mulai memanas karena tatapan teduh dan hangat sang kaisar. Kini Luna sudah tertangkap basah telah menyentuh wajah kaisar Rey. Dia sungguh malu dan mengumpat dirinya sendiri.


'Apa yang kau lakukan Luna? Kau sungguh bodoh dan sudah lancang pada seorang kaisar. Matilah aku, pasti akan mendapatkan hukuman lagi dari yang mulia.' Gumam Luna di dalam hatinya merasa takut.


Dia masih mengingat bagaimana kekejaman sang kaisar saat pertama kalinya mereka bertemu? Ingatan itu kembali lagi di dalam pikiran Luna. Kaisar Rey tahu dan dapat merasakan nya, dia juga dapat mendengar apa isi hati Luna yang baru saja di ucapkan?


Tidak ada yang bisa di sembunyikan dari kaisar penguasa 5 kerajaan tersebut. Dia akan tahu segalanya dengan berbagai cara.


"Tatap mataku, apa aku marah padamu?" Ucap kaisar Rey melihat raut takut Luna yang menundukkan pandangan matanya.


Luna masih terdiam karena rasa takut yang telah timbul di dalam hatinya.


"Ma…maaf yang mulia." Ucap Luna dengan terbata-bata dan gemetar. Pandangan matanya masih menunduk melihat ke arah dada bidang sang kaisar.


"Tidak yang mulia." Tepis Luna akan ucapan sang kaisar. Seketika pandangan matanya melihat ke arah wajah kaisar Rey yang tersenyum melihat tingkah gugup Luna, terlihat menggemaskan dengan wajah Luna yang sudah merah merona karena malu.


Kaisar Rey mencium sekilas bibir Luna. Dia merasa gemas dan tidak tahan akan godaan bibir sensual Luna di matanya.


Luna terkejut hingga matanya membulat sempurna akan ciuman cepat kaisar padanya. Luna malu, ya dia sangat malu akan situasi ini.


"Yang mulia." Ucap Luna dengan wajah yang masih terkejut dan merah merona, bahkan pipinya bertambah merah karena malu.


'Cup cup.' Kaisar Rey kembali memberikan dua buah kecupan ringan pada bibir Luna yang sangat menggoda dirinya, di saat Luna memanggil yang mulia.


Tubuh Luna kaku, namun tatapan matanya masih melihat ke arah mata kaisar yang melihat dengan sorot yang hangat dan penuh akan kasih sayang serta cinta.


Kaisar tidak bisa menahan godaan yang ada di hadapannya tersebut, dia pun melahap dengan sempurna bibir Luna. Terasa lembut dan manis yang ia kecap. Pagutan pagutan kecil yang kaisar lakukan, membuat Luna terlena akan suasana yang di buat oleh kaisar Rey.


Tangan Luna perlahan naik dan menyentuh dada bidang sang kaisar. Sedangkan kaisar Rey mengeratkan pelukannya dan memperdalam ciuman dengan lembut. Semakin dalam dan semakin nikmat saat dirinya mengabsen setiap sudut rongga mulut Luna.

__ADS_1


Luna pun sama karena terbawa suasana dan dia terbuai akan sikap lembut sang kaisar. Luna hingga tidak dapat bernafas, namun pikiran dan rasa takutnya tadi hilang begitu saja akan perlakuan lembut dari kaisar Rey.


"Bernafaslah sayang." Ucap kaisar Rey mengetahui jika Luna kesulitan untuk bernafas di sela-sela pagutan panas mereka berdua.


Luna yang memang kehabisan pasokan oksigen di dalam paru parunya, menghiruf udara sebanyak-banyaknya.


"Terima kasih, sayang ku." Ucap sang kaisar sembari membawa tubuh Luna di dalam pelukannya. Lalu mengecup lembut pucuk kepala Luna.


"Kau hanya lah milikku seorang." Ucapnya lagi, Luna mendengarkan namun tidak mampu untuk menjawabnya.


Apa boleh dia merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan oleh kaisar Rey? Dia yang masih sadar sebagai rakyat jelata tentu saja di haruskan mencintai dan menghormati sang kaisar. Boleh kah perasaan hatinya mempunyai rasa cinta sebagai lawan jenis pada kaisar Rey, seperti layaknya sebuah pasangan.


Itulah yang ada di dalam pikiran dan hati Luna saat ini. Tentu saja kaisar Rey dapat mengetahui itu, sejak kehamilan Luna. Dirinya dan hati Luna bisa terhubung dengan sangat bagus. Apapun yang di pikirkan oleh Luna, kaisar Rey pasti mengetahuinya.


"Kau boleh mencintai ku sepuas yang kau mau. Aku adalah milikmu." Ungkap kaisar Rey memberikan sebuah harapan pada Luna, sekaligus mencurahkan perasaan hatinya kepada Luna Hermosa.


Luna bukan orang yang bodoh, yang tidak mengerti akan perkataan sang kaisar. Namun dia tidak bisa begitu saja percaya akan ucapan cinta yang kaisar Rey utarakan.


"Maaf yang mulia, tolong jangan berbicara seperti itu. Anda adalah milik seluruh rakyat. Bukan milik hamba seorang." Itu adalah jawaban yang tepat bagi Luna untuk di ucapkan pada seorang kaisar.


Kaisar Rey tahu Luna tidak akan mudah percaya akan perasaan hatinya, karena dia masih sadar akan perilakunya yang telah memberikan Luna sebuah rasa trauma di saat pertama kali pertemuan mereka. Kaisar dapat mengerti itu, dan dia kan menerima serta mendapatkan hati Luna secara perlahan.


Ini adalah untuk pertama kalinya, seorang kaisar Gun Reyan Estrella. Penguasa dari 5 kerajaan ingin meraih hati seorang wanita yang menjadi hidup barunya saat ini dan di masa depan. Wanita yang mampu mengalihkan semua kasih sayang, cinta dan perhatian seorang kaisar Tiran, mengarah pada seorang Luna Hermosa. Ibu dari calon keturunannya, putra mahkota kerajaan Estrella, serta calon permaisuri pertama kerajaan tersebut.


"Aku tahu. Lakukan seperti yang kau inginkan. Kebahagiaan dan kenyamanan mu adalah kebahagiaan dan kenyamanan bagiku." Balas kaisar Rey dengan senyum yang menawan khusus untuk Luna.


Luna mengerti, dan dia hanya diam. Kaisar sungguh tidak tahan untuk tidak mencium setiap inci bagian wajah Luna. Sikap patuh dan tersipu malu Luna, kini salah satu candu baru untuk sang kaisar Tiran. Mampukah dia akan berpisah lama dan jauh dari Luna Hermosa.


Hanya takdir yang mengikat mereka berdua yang bisa menjawabnya. Takdir yang tidak bisa di tentang dan di pisahkan oleh siapapun?


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2