Cermin Ajaib.

Cermin Ajaib.
15. Perasaan Lega Dan Degupan Jantung.


__ADS_3

***Istana Kerajaan Estrella***


Air mata terus mengalir di atas pipinya yang pucat. Dia yang kini telah menjadi salah satu selir dari kaisar Gun Reyan Estrella, bukanlah hal yang membutnya bahagia. Dirinya merasa menjadi seorang tawanan bagi sang kaisar yang terkenal kejam dan bengis tersebut.


Kaisar Gun Reyan Estrella yang masih terlihat muda dan gagah perkasa, jauh dari perkiraan yang ada di dalam pikiran seorang Luna Hermosa. Dia yang hanya seorang rakyat jelata tanpa kasta sama sekali tidak pernah berpikir, jika sang kaisar sangatlah masih terlihat muda, tampan dan berkharisma.


Selama ini di dalam pikiran Luna, kaisar Gun Reyan Estrella adalah kaisar yang berumur lebih dari 100 tahun, dengan otomatis wajahnya tentu saja sudah tua. Namun, itu semua salah. Luna Hermosa tidak mengenal baik kaisar Rey sama sekali, tidak ada satupun yang ia ketahui, kecuali rumor kekuasaan yang menguasai beberapa kerajaan lainnya di bawah kendalinya yang kejam dan bengis.


Kini dirinya di hadapkan langsung oleh sosok sang kaisar. Kaisar yang sungguh membuat tubuh Luna selalu bergetar, karena rasa takut dan trauma yang dia alami beberapa bulan sejak pertama kali pertemuannya dengan sang kaisar. Pertemuan pertama yang sungguh sangat membuat Luna tidak ingin mengingat kejadian tersebut.


Getaran halus tubuhnya yang sedang menangis masih terlihat jelas, tubuhnya yang terlihat rapuh duduk terkulai dan bersandar pada pohon sakura, berada tepat di depan sebuah sungai buatan yang terlihat asri dan indah, dengan beberapa pohon bunga dan pohon-pohon kecil seperti sebuah semak pembatas sungai.


Luna Hermosa benar-benar merasakan kesedihan dan kerinduan yang mendalam terhadap keluarganya. Keluarga yang beberapa bulan ini telah dia tinggalkan, dirinya sungguh merasakan kerinduan yang mendalam. Beberapa kali terlihat dia menghapus lembut jejak air mata yang ada di atas pipinya. Menghela nafasnya yang terasa berat, berharap beban perasaan hatinya yang gundah dan sedih sedikit berkurang.


Perlahan dia pun bangkit dari duduknya, Luna sadar jika saat ini dirinya telah kabur dari kamar yang selama ini dia tempati. Keluar kamar melalui sebuah jendela samping yang kebetulan terbuka dan tidak sedang di jaga oleh seorang penjaga. Dirinya berhasil keluar melalui jendela tanpa di ketahui sama sekali, dan kabur keluar ke arah istana bagian selatan.


Luna hanya ingin menghirup udara di luar kamar dan ingin berdoa untuk menenangkan hati dan pikirannya. Hanya itu yang ingin Luna lakukan, setelahnya dia akan kembali lagi ke dalam kamar yang sedang dia tempati saat ini. Istana bagian barat, istana Esencia kawasan istana yang tidak sembarang orang dapat memasukinya, selain kaisar dan orang-orang terdekat kaisar.


Tanpa Luna sadari, apa yang Luna lakukan saat ini? telah membuat kacau suasana di dalam istana Esencia. Kaisar yang tiba-tiba ingin melihat dan mengunjunginya, murka karena kepergiannya. Kepergian Luna sungguh membuat kaisar murka sekaligus merasa takut dan kehilangan di dalam hatinya.


Kaisar merasakan perasaan yang belum pernah sama sekali dia rasakan selama ini. Perasaan takut kehilangan seseorang yang baru beberapa bulan ini dirinya kenal, sungguh membuat hatinya sedikit berdenyut dan terasa aneh yang ia rasakan. Kaisar tidak mengerti akan apa yang hatinya rasakan saat ini? Dia hanya tahu bahwa dia tidak ingin kehilangan Luna dan calon bayi pertamanya.


Kaisar Rey yang telah mengetahui keberadaan Luna saat ini, begitu lega dan ingin segera menemuinya. Melihat apakah Luna baik-baik saja atau tidak? melihat apakah Luna tidak melakukan hal-hal yang akan melukai tubuh dan bayi yang ada di dalam kandungannya, jika mengingat Luna saat ini sedang tertekan hati dan pikirannya.


Kaisar Rey dapat melihat dari kejauhan, bagaimana Luna berusaha untuk berdiri? dengan tangan kirinya yang berpegangan erat pada batang pohon sakura, sedangkan tangan kanannya memegang erat perutnya yang sudah terlihat sedikit membuncit. Sungguh pemandangan yang tidak biasa kaisar Rey lihat.


Seorang wanita yang terlihat rapuh dan lemah, namun tahu bagaimana cara melindungi bayi di dalam perutnya. Ada rasa kelegaan saat ini di dalam hati kaisar Rey, lega melihat Luna dan calon bayinya baik-baik saja. Lega dapat melihatnya kembali, dan senang melihat keduanya sehat serta selamat tanpa terluka sama sekali.

__ADS_1


Beberapa pengawal bayangan sang kaisar telah berjaga dan bersembunyi di setiap sudut yang ada di sekitar sungai, mereka mendapatkan perintah langsung dari sang kaisar, untuk melindungi selir Luna yang sedang mengandung calon putra mahkota kerajaan Estrella.


Perlahan Luna membalikkan tubuhnya untuk kembali ke istana Esencia, namun belum beberapa langkah tubuhnya seketika terdiam dan menjadi kaku. Melihat sosok yang selama ini sangat ingin dia hindari, melihat sang kaisar berdiri tidak jauh di depannya. Luna tidak pernah menyangka jika dirinya akan ketahuan kabur dari dalam kamar, mengingat baru satu jam dirinya keluar diam-diam meninggalkan paviliun Esencia.


Rasa takut yang hebat dan degupan jantungnya yang cepat, kini Luna rasakan. Tubuhnya seketika bergetar karena rasa takut, langkahnya perlahan mundur dengan memeluk perutnya yang sedikit membuncit, seolah melindungi bayi dalam perutnya. Langkah mundur Luna perlahan dan tidak melihat di sekitarnya.


Tanpa Luna ketahui, kaki belakangnya tersandung sebuah akar kecil pohon sakura yang terlihat sedikit keluar dari permukaan tanah. Yang mengakibatkan tubuh Luna tidak seimbang dan akan jatuh ke arah belakang, kaisar sontak terkejut melihat hal tersebut.


Luna berteriak dan masih berusaha membuat tubuhnya untuk seimbang agar tidak jatuh tersungkur kebelakang. Tangan kiri Luna melayang di udara berusaha menggapai sesuatu untuk pegangan sekaligus untuk mengimbangi tubuhnya, sedangkan tangan kanannya tetap memeluk erat bawah perutnya, untuk melindungi bayi dalam perutnya.


Apa yang sedang Luna usahakan? hanyalah sia-sia belaka, tubuhnya benar-benar tidak seimbang dan akhirnya rebah ke arah belakang. Teriakkan keluar dari mulutnya dan matanya terpejam karena rasa takut dan lemas.


Namun sesuatu yang aneh sedang Luna rasakan saat ini, bukan rasa sakit yang di akibatkan tubuhnya jatuh di atas tanah, tetapi tubuhnya terasa melayang di udara dan merasakan sebuah tangan yang kuat dan hangat sedang mendekapnya.


Perlahan Luna membuka matanya yang tertutup karena rasa takut, sebuah mata kuning keemasan dengan sedikit lingkaran hitam menambah kesan mata madu yang indah. Luna terpaku akan sorot mata yang terdapat kekhawatiran di dalamnya, Luna terlena akan pandangan mata yang ada tepat berada beberapa centi dari wajahnya.


Kaisar Rey memandang khawatir wajah Luna yang ada tepat di hadapannya dengan lembut. Kaisar Rey yang melihat Luna akan jatuh karena tersandung ranting dari arah belakang, dengan cepat berteleportasi dan segera membawa tubuh Luna ke dalam gendongannya ala bridal. Tepat waktu sebelum tubuh Luna benar-benar jatuh ke atas tanah.


Wajah Luna yang pucat dan sedikit sembab karena habis menangis, masih terlihat cantik di mata kaisar Rey. Dirinya terhipnotis akan pandangan mata biru bening indah yang di miliki oleh wajah cantik Luna Hermosa. Kaisar Rey terus memandang keindahan dan kecantikan yang ada di hadapannya tersebut, wajah cantik yang di miliki oleh salah satu selirnya.


Dapat kaisar Rey rasakan degup jantungnya berpacu sedikit cepat dari biasanya, degupan jantung karena rasa khawatir sekaligus bergetar karena melihat wajah cantik alami Luna dari jarak yang cukup dekat. Kaisar Rey yang melihat Luna hanya diam terpaku pun mengeluarkan suaranya, ingin tahu kondisi Luna saat ini.


"apa kau baik-baik saja?" itulah pertanyaan yang terlontar dari mulut sang kaisar.


Satu dua detik Luna mendengar tetapi tidak merespon ucapan kaisar Rey. Luna masih diam memandang dan menikmati mata madu yang indah, lalu beralih turun ke hidung, dan ke arah bibir yang berbentuk hati semerah cerry di hadapannya. Luna belum sepenuhnya sadar jika berada di dalam gendongan sang kaisar yang selama ini membuatnya takut, sekaligus berusaha di hindarinya.


"apakah kau baik-baik saja?" tanya ulang kaisar Rey karena Luna hanya diam tidak menjawab.

__ADS_1


Luna masih diam tanpa ingin menjawab sama sekali. Sehingga kaisar sedikit menggoyangkan halus tubuh Luna, untuk membuatnya sadar. Luna yang merasakan adanya guncangan halus pada tubuhnya yang melayangpun sadar.


Kini Luna melihat di sekitarnya, dirinya sadar sedang berada di dalam gendongan kaisar Rey, kedua tangannya memegang erat kain jubah yang di gunakan oleh sang kaisar. Iya dirinya sadar sepenuhnya dan kini terlihat terkejut dengan kondisinya saat ini. Malu yang saat ini di rasakan oleh Luna sampai mulutnya sedikit terbuka tetapi cepat dia tutup dengan telapak tangan kanannya, sedangkan matanya membulat sempurna memandang wajah sang kaisar yang ada di hadapannya.


Begitu kaisar Rey melihat perubahan dari mimik wajah Luna yang terlihat terkejut, dia pun bertanya lagi untuk ketiga kalinya.


"apakah kau baik-baik saja?" tanyanya.


Luna yang masih terkejut sekaligus malu, hanya bisa menganggukkan kepalanya tanda untuk menjawab pertanyaan dari kaisar Rey.


"jangan hanya mengangguk saja, jawab pertanyaan ku…!!" ucap sekaligus perintah kaisar Rey pada Luna. Dirinya tidak puas akan jawab isyarat anggukkan kepala dari Luna.


"i…iya ya…yang mulia…!!" jawab gugup Luna yang terlihat masih terkejut, takut sekaligus malu yang terlihat jelas dari rona merah pada wajah Luna.


Luna yang awalnya menatap intens dan menikmati ketampanan wajah dari kaisar Rey, kini hanya bisa tertunduk takut dan malu. Perubahan mimik wajah Luna dapat di lihat jelas oleh kaisar Rey.


Kaisar Rey tahu saat ini Luna terlihat takut dan malu padanya, diapun dapat merasakan perubahan gerak dari tubuh Luna yang kini sedikit kaku dan bergetar. Kaisar Rey tahu Luna masih merasa takut dan trauma bila berada dekat dengannya. Kaisar Rey hanya bisa menghela nafasnya perlahan, sembari memandang ke arah wajah cantik Luna yang saat ini tertunduk di hadapannya.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2