
Seorang wanita dengan pakaian lusuh terlihat bersembunyi di balik semak-semak liar. Terdengar langkah beberapa orang yang sedang mengejarnya.
" Ya Tuhan, selamat kan hamba mu ini" rintihnya pelan dengan tubuh yang gemetar ketakutan. ia mencengkram kerah bajunya dengan erat dan menutup mulutnya berusaha untuk tidak bersuara sedikitpun.
" Kemana wanita tadi???" pekik salah satu pria berbadan kekar pada salah satu temannya.
" Ya kalau gua tau juga langsung gua tangkep kali. Kalau bos tau dia lolos bisa mati kita" sahut temannya.
" Kita cari lagi cepat atau kita yang bakalan di habisin sama bos!!" serunya. mereka segera berpencar mencari keberadaan wanita tersebut.
Sementara wanita itu masih bersembunyi, ia melirik sekitar dan tidak terlihat dua orang berbadan kekar yang tadi mengejarnya.
" Mereka udah gak ada" lirihnya pelan sambil keluar perlahan dari semak tersebut. Dia hendak berlari kebelakang ia menabrak tubuh kekar dengan setelan jas rapi.
" Mau kemana?" tanyanya singkat. Wanita tersebut mendongak perlahan dengan gemetar. Saat melihat senyum picik pria tersebut seakan roh dalam tubuhnya hendak keluar. Dengan gemetar, perlahan ia ingin bergerak mundur tetapi lelaki tersebut langsung mencengkram tangannya.
" Lepasin! Dasar cowok brengsek!bajingan!gak tau diri! lepasin gue bangsat!!" pekiknya berusaha sekuat tenaga melepaskan genggaman pria tersebut yang semakin erat.
" Mulut Lo gak pernah disekolahin atau gimana ha? Lo kayaknya perlu gue kasih pelajaran biar tau gimana cara menghormati yang lebih tua ya" sahutnya dengan senyum licik.
Kedua bawahannya terlihat datang dengan tergesa-gesa.
" Darimana saja kalian?" ucap pria tersebut dengan tatapan penuh kekesalan.
__ADS_1
" Kami habis mencari gadis ini bos, maaf kami sedikit terlambat bos" ujar salah satu pengawal dengan menunduk ketakutan.
" Sedikit terlambat" serunya lalu ia mengeluarkan pistol dari balik jas dan menembak tepat kepala mereka. Bukan hanya sekali tapi berkali-kali yang membuat wanita itu semakin ketakutan.
" Terlambat sedikit artinya kematian untuk kalian, semoga kalian tenang disana" lirihnya lalu menatap wanita yang terlihat begitu ketakutan.
Dia kemudian menggendong wanita tersebut ala bridal style menuju markasnya. Ketika wanita itu ingin memberontak, pria tersebut menatapnya dingin.
" Lepasin gue! gue janji gak akan lapor polisi tapi tolong lepasin gue. Papa pasti lagi nyariin gue sekarang " seru wanita tersebut dengan nada mengiba. Ia mencoba melakukan penawaran dengan pria tersebut berharap pria itu mau bernegosiasi dengan nya.
" Polisi. Lo pikir gue takut ha sama mereka. Walaupun Lo ngelaporin gue, itu gak akan ngaruh apapun ke bisnis gue jadi dari pada Lo mikir hal gak penting itu lebih baik Lo pikirin hal yang bisa naikin mood gue biar gak ngebunuh Lo" jelasnya dengan senyum licik itu lagi.
Ni orang pasti banyak dekingannya. Gimana caranya gue bisa bebas? polisi aja dia gak takut. Gue gak mungkin nyerahin badan gue kan buat naikin mood cowok bangsat ini tapi gue harus gimana lagi dong? batinnya panik, bingung, takut, semua rasa kini campur aduk sementara pria itu masih melirik tajam kearahnya.
" Ngapain Lo liatin gue?" seru wanita tersebut.
" Gue janji akan ngikutin apapun mau Lo asal Lo jangan bunuh gue" ucapnya tanpa pikir panjang.
" Lo yakin. Apa Lo bisa ngikutin semua keinginan gue? apapun itu, karena mulut Lo yang gak disaring itu buat kepercayaan gue ke Lo nol besar jadi kemungkinan Lo gak.... " belum selesai pria itu berbicara wanita tersebut langsung memotongnya.
" Gue yakin bisa. Asal Lo jangan nyentuh gue "
" Nyentuh Lo? Gue? hahaha itu gak akan mungkin karena tipe gue jauh lebih berkelas dari sekedar anak SMA kayak Lo. Asal Lo tau bahkan cewek yang lebih cantik dan seksi dari Lo itu ngantri buat tidur sama gue jadi gak usah kege-eran kalau gue bakalan tidur sama bocah ingusan kayak Lo" jelasnya yang membuat wanita itu tidak terima. meskipun dia memang anak SMA tapi umurnya kini sudah 20 tahun ya memang seharusnya dia sudah lulus tetapi karena kemalasannya ia tertinggal dua kali dikelas 3 SMA. Wajahnya yang baby face membuatnya tak seperti anak 20 tahun melainkan masih seperti anak belasan tahun.
__ADS_1
" Jaga mulut Lo ya! Meskipun gue masih SMA tapi gue udah dewasa ya karena umur gue udah 20 tahun, jadi Lo gak boleh manggil gue bocah ingusan lagi" protesnya kesal karena dianggap masih seperti anak kecil.
" 20 tahun! jelas-jelas Lo masih pakai seragam SMA gini mau ngibulin gue gak akan bisa bego!" balasnya.
" Gue gak bohong, gue bawa KTP. gue bakalan liatin langsung ke Lo tapi Lo turunin gue dulu" sahut wanita tersebut.
" Lo kira gue bodoh apa, Lo pasti mau kabur kan. Udah ya mendingan Lo diam aja karena semakin banyak Lo bicara itu buat gue semakin pengen ngehabisin Lo secepatnya " serunya yang membawa wanita itu kedalam mansion megah bak istana. ia tak menyangka ada tempat seperti ini di dalam hutan.
Gila gede banget tempatnya, ini pasti rumah cowok brengsek ini tapi ngapain dia bawa gue kesini batin wanita itu takut.
Mata wanita tersebut melotot seakan ingin keluar karena melihat beberapa hewan karnivora berbahaya terkurung dalam beberapa kandang berbeda. Ia juga melihat tulang belulang yang berserak, saat melihat dengan pasti ia terkejut karena itu tulang manusia yang semakin membuat harapan hidupnya semakin kecil saja.
Sepertinya hidup gue bakalan berakhir hari ini, kalau bukan karena cowok resek ini pasti jadi santapan binatang buas itu hahaha batin wanita itu yang terlihat tanpa harapan. ia hanya melihat kematian dihadapannya kini.
Selamat tinggal dunia, selamat tinggal papa sayang maaf karena belum bisa jadi anak yang baik, selamat tinggal Aya sahabat baik gue semoga Lo gak bakalan sedih gue tinggalin ya, selamat tinggal Devan crush gue yang belum sempat gue jadiin pacar gue hiks, selamat tinggal paopao kucing kesayangan gue semoga Lo nanti bisa dapat majikan baru yang bisa jaga Lo dengan baik batin wanita itu yang masih mengucapkan selamat tinggal pada semuanya.
Melihat wanita tadi yang awalnya bawel tiba-tiba diam membuat pria tersebut merasa heran. Sesampainya di dalam mansion, Para pengawal dan pelayan terlihat hormat padanya.
" Tuan makan malam sudah di siapkan" ujar salah satu pelayan paruh baya.
" Tuan transaksi dengan Mr. Yan sudah dilakukan dengan lancar " ujar salah satu pengawalnya.
" Tuan saham perusahaan kita semakin naik dan ada begitu banyak tawaran kerja sama dari perusahaan- perusahaan dan brand-brand terkenal dalam maupun luar negeri" seru sekretarisnya.
__ADS_1
Satu persatu laporan didengarkan dengan baik oleh pria tersebut lalu ia menurunkan wanita tersebut terlihat tertidur karena kelelahan dan ketakutannya yang berlebihan.
" Antar dia ke kamar saya dengan hati-hati, jangan lupa borgol tangannya " serunya pelan lalu ia menatap wajah lelah wanita tersebut " Akan ada kejutan untuk Lo besok"