CINTA ABADI

CINTA ABADI
episode 27


__ADS_3

Mobil menuju sekolah dan Dinda langsung tergopoh-gopoh untuk menuju kelas karena ini pertemuan terakhir tinggal menunggu hasilnya. Tet.... tet bel berbunyi waktu hanya 120 menit untuk mengerjakan soal- soal tersebut, dengan nafas lega dinda langsung ke luar ruangan dan bersiap-siap untuk pulang karena sudah lelah dan ingin santai-santai apalagi suaminya tidak ada di rumah merasa bebas tetapi masih ada rasa kuatir karena suaminya bersama perawan centil, Dinda panggil Susi dari kejauhan, dinda langsung menengok dan berhenti sejenak untuk menunggu Susi yang berjalan terburu-buru menuju dinda, Susi kamu ada waktu tidak hari ini nginep ya di rumahku suamiku lagi dinas keluar negeri, eh bagaimana ya ikut engga tapi aku pulang dulu ya ambil pakaian dan pamitan sama ortu dulu ya. Oke jawab Dinda,handphone berdering dinda kayanya telepon elu tuh bunyi males ah diangkat paling suami gw yang kabarin dia udah sampai tujuan sama cewe gatel, handphone itu terus berdering sampai berkali-kali dinda angkat siapa tahu penting ya aku angkat biarin kamu puas entar kalo dia lagi bermesraan elu tanggung ya, Susi hanya tersenyum ternyata telepon tanpa nama Hello.. siang ya mba ini saya dari pihak polisi saya mau kabarin suami anda kecelakaan mobil menuju hotel dinda terkejut dan menangis kencang handphone tersebut langsung diambil alih susi coba pak namanya suami teman saya siapa, siapa tahu anda ber bohong dan benar saja dia menyebutkan detail semuanya susi sangat kaget dan memastikan semuanya dinda kamu hubungin mertua kamu dan kakak ipar mu dinda, dinda langsung membuka chat dari sepupu bayu dan membetulkan apa yang sedang terjadi pada suaminya ya kalo mas bayu tiada karena kecelakaan menuju hotel dinda di jemput kakak ipar nya dari sekolah dan Susi selalu ada disebelah nya dan tamu satu persatu berdatangan dan mertuanya datang begitu pula dengan kedua orang tuanya Dinda langsung merangkul Dinda dengan kasih perhatian sayang Mama mas bayu tinggal kan aku dia sudah janji akan pulang Mama secepatnya kenapa harus dinda yang mengalami ini Dinda hanya menangis sabar ya sayang semuanya akan alami semuanya tinggal tunggu waktunya ucap mertua dinda.

__ADS_1


Pagi pun tiba jenazah bayu tiba dari Malaysia bersama asistennya Roy dan Erlin yang masih hidup, mobil bayu terpisah sama Roy dan Erlin dan tidak tahu kenapa Bayu berkeinginan untuk memakai mobil sendiri untuk mempercepat ke hotel Roy dan Erlin melarangnya tapi bayu tetep ingin berkendaraan sendiri dan karena kelelahan bayu menabrak mobil di depan nya. Dinda hanya bisa menatap muka bayu untuk terakhir dan anehnya tidak ada yang terluka mukanya senyum dan wangi dinda hanya berucap semoga kamu di sana senang ya maafkan aku sambil mengecup kening bayu.

__ADS_1


Ke esok pagi nya Dinda selalu dikamar dan tidak pernah turun dari kamarnya mamanya semakin khawatir melihat tingkah laku anak bontotnya begitu dengan yang lainnya tiba-tiba dinda turun dan dengan muka yang memelas dia tabah dan ikhlas dan mereka berada diruang makan dan langsung berada diruang tamu dan menanyakan kepada dinda apa yang akan dilakukan untuk kedepannya dengan tegas dinda berucap dia ingin mewujudkan impiannya menjadi seorang dokter dan bulan depan dia ingin masuk umptn untuk masuk kedokteran di Universitas Airlangga surabaya dan keluarga memberikan semangat kepada dinda.

__ADS_1


Rasa penasaran terus menghantui dinda, handphone berdering ternyata Susi menelepon ingin bertemu dengan Dinda di sebuah Mall.

__ADS_1


Dinda melajukan mobilnya dan tidak sengaja menabrak mobil didepannya diparkiran gara-gara asyik mendengar kan musik, astaghfirullah aduh bagaimana nih dinda langsung turun dan melihat yang rusak dan mengetok kaca pemilik mobil,pemilik mobil itu hanya tersenyum melihat Dinda maaf pak saya tidak sengaja menabrak mobil bapak lecet biarin saya ganti kalo harus diperbaiki ini kartu nama saya, maaf banget sekali lagi dan Dinda hanya terdiam kenapa cowok ini hanya menatap aku saja dan tidak bicara hanya tersenyum dan ternyata tanpa sadar cowok itu masyaallah ganteng banget aduh apa yang aku ucap kan maaf ya mas bayu, sambil tersenyum maaf mba sapa laki itu iya pak ada apa sudah saya maafkan mba tuh mobilnya pada ngantri dibelakang, maaf ... maaf pak, sambil tangannya memohon maaf kepada pengendara yang lain.

__ADS_1


__ADS_2