CINTA ABADI

CINTA ABADI
episode 32


__ADS_3

Ada apa ini aku minta penjelasan kamu jangan ada yang kau tutupin.


Bastian hanya tersenyum kecil, "oke aku akan jelasin semuanya" dengan santai nya dia menjelaskan semuanya maaf kemaren aku tidak sengaja mau kirim tugas ke anak-anak eh malah foto kamu terkirim dan apesnya sudah dilihat, dan anak-anak curiga ya sudah aku bilang saja kamu calon istri ku, terus aku mau jelasin tapi sudah tersebar, dan sebenarnya tadi pagi aku kerumah kamu mau bilang itu tapi mama kamu dan papamu nanya-nanya tentang keluarga ku dan ternyata mamaku dan mamamu temanan waktu sekolah dulu dan sialnya kita dijodohkan dulu,dan kami dulu di cari sangat tidak mudah karena kami dulu pindah - pindah rumah dan sekarang ketemu lagi, tetapi kamu malah sudah menikah duluan sama Bayu yang ternyata teman aku SMA itu menurut mama kamu dan sekarang kita harus bagaimana menurut kamu, ya salah satu cara kita terusin tunangan ini dan kalo tidak cocok kita bisa pisah bagaimana lagi.

__ADS_1


Dan tiba-tiba dari belakang ada yang nepuk bahu bastian, "eh bro bagaimana kabar elu, kok engga ngomong kalo elu mau nikah" ucap seorang laki-laki jangkung tidak kalah sama bastian dan bastian memeluk laki-laki itu dan berucap Erick apa kabar elu "oya kenalin calon istri gw Dinda" Hai dinda kok mau sih sama temen gw mendingan sama gw "dasar lo dan mereka asyik ngobrol dan aku pengen ke kelas tapi bastian tiba-tiba memegang tangan aku dengan erat dan tidak pengen pergi jauh dari aku, dan aku pelan-pelan melepaskan tangan nya tapi dia tetap pegang erat dan aku akhirnya mencubit tangan nya dan dia menjerit kesakitan ada apa sih sayang aku mau ke kelas oh bilang dong sayang"ucap bastian.


"Erick aku mau antrin calon istri aku ya".Oke aku tinggal dulu ya mau kerja lagi oya elu sama calon kakak ipar entar main ya ke kafe gw. "Oke" ucap bastian.

__ADS_1


Dan akhirnya selesai juga mata kuliah hari ini karena cuma satu saja dan aku memutuskan untuk pulang kerumah karena hari ini sangat melelahkan karena banyak tragedi yang tidak diharapkan dan aku ingin menenangkan diri dan tiba-tiba didepan pintu sudah ada bastian yang sudah tunggu aku dan anak-anak pada deham pada aku, aduh dalam hati males banget temuin dia tapi ya sudahlah kalo aku harus ketemu bagaimana lagi, berbohong juga tidak mungkin.Dan dia langsung menghampiri aku dan dia memegang tangan aku, tapi aku langsung melepaskan karena risih, dan dia akhirnya melepaskan tangan aku dan kami berjalan ber sampingan dan dia membuka pintu mobilnya dan kita saling diam dalam mobil tanpa satu katapun, dan akhirnya dia mengeluarkan ngomong nya dan dia mengajak aku untuk mampir ke kafe temannya erick, tapi aku menolak nya karena sudah lelah dan akhirnya kami pulang dan aku langsung masuk rumah tanpa kata sepatah kata dan begitu juga dengan bastian yang melajukan mobil nya dengan kencang aku tahu dia sangat kesal pada aku.


Dan tiba-tiba mama aku berada diruang TV dan langsung berbicara pada aku sayang besok keluarga bastian akan kerumah untuk melanjutkan kejenjang pernikahan, oh ucap aku terserah mama aja deh, lagian kalo aku bicara pun percuma dan aku langsung ke kamar dan berbaring dengan lelah sampai lupa untuk ganti baju dan aku tertidur sampai pagi dan tiba-tiba pintu bunyi tok... tok aku langsung bangun dari tempat tidur dan aku merasa kaget ternyata bastian yang mengetok pintu tersebut kamu ada apa kok kamu kesini sambil mengucek mata, kan masih pagi. Dia hanya terdiam dan tersenyum licik kan kamu istri aku sebentar lagi emang tidak boleh dan dia menyuruh aku untuk mandi sambil memegang kepalaku dan rambutku yang berantakan dan aku menyuruh dia pergi tapi dia tidak mau malah langsung memaksa ke kamar aku engga mau ke bawah aku mau nunggu kamu di sini. Dan aku berteriak pergi tidak dan tiba-tiba dia mendekap mulut ku dengan tangan nya yang kekar dan aku tidak berdaya dan dia memojokkan badanku ditembok bisa tidak diam nah kaya begini kamu manis deh kalo diam dan aku langsung mengigit telapak tangan nya dan dia menjerit aduh.. dan aku melarikan diri dan dia mengajar aku dan akhirnya aku ketangkep juga dan aku dirangkul erat dan tiba-tiba dia mencium pipiku dan berbisik jangan nakal lagi ya, nyonya Bastian, udah sana kamu mandi dan tiba-tiba hatiku berdetak begitu juga dengan dia.Dan aku langsung menuju kamar mandi dan membawa baju dan handuk berwarna putih.

__ADS_1


Sedangkan Bastian melihat kamarku dan dia melihat foto- foto ku yang terpajang di kamar disitu juga ada foto mantan suamiku yang sudah meninggal, Bastian hanya tersenyum dan hanya berucap akhirnya istri mu yang kau amanah ni oleh aku sekarang akan jadi istriku.Dan aku langsung masuk ke kamar mandi.


__ADS_2