
namaku ada Carolina Carrie terlahir dari desa dan dari keluarga yang biasa saja, aku memiliki ayah, ibu dan nenek dan juga 1 adik yang hanya 1 tahun lebih muda dariku, dari kecil nenek tak pernah menyayangiku, ayah yang tidak memperdulikan diriku, bahkan adik yang yang tak meng anggap ku,
dalam keluarga hanya ibu yang benar-benar sayang dan slalu ada untukku, tak pernah membedakan aku dan catrene (adikku) ,
berbeda dengan ayah dan nenek yang sangat menyayangi adik tapi tidak denganku.
namun aku tak pesimis fikir ku adik lebih kecil jadi wajar jika mereka lebih menyayangi nya, tapi tak terkadang juga aku pesimis hati kecilku bberkata
"apakah aku anak kandung mereka, tapi mengapa perlakuan mereka berbeda padaku, dan orang-orang juga mengatakan bahwa aku lebih cantik tak mirip seperti ibu dan ayah dan Catrine yang wajahnya mirip dengan ayah dan ibu" namun aku mengesampingkan itu semua dan tetap berfikir positif.
__ADS_1
hari demi hari aku mulai terbiasa dengan siksaan nenek padaku dan ejekan dari adikku,
hingga pada suatu hari saat aku sudah menginjak bangku SMP tak ada satupun yang mau bermain dengan ku karena hasutan dari caterine yang menyebarkan hal tak benar tentang diriku, yang membuat ku slalu sendirian dan disanalah datang lah seorang teman yang sudah ku anggap seperti malaikat ku dimana tidak ada yang mau berteman denganku namun anak itu dengan sendirinya mengajakku untuk bermain bersama "ayo marilah kita bermain bersama" itulah kata yang ia ucapkan saat bertemu pertama kali denganku, ya dia adalah Dina.
Dina segalanya bagiku teman, saudara, aku menyayangi dirinya lebih dari siapapun setiap dia menyuruh diriku aku slalu menuruti apa yang dia katakan,Dina baik kepadaku,
aku bersahabt denganya hingga duduk di bangku SMA karena saat kuliah dia tidak mau lanjut dan lebih memilih untuk mengikuti traine menjadi model saat itu karna itulah impian dirinya, aku slalu mendukung apapun yang ia lakukan.
aku menjalani kasih dengan Fian sampai kami lulus kuliah hingga dia berkata bahwa ia akan melanjutkan kuliah di luar negri, mendengarnya aku sedikit sedih dibuatnya, hatiku hancur, namun Fian meyakinkan ku bahwa ia lanjut kuliah yaitu untuk memberikan kehidupan yang layak untukku saat kita menikah nanti,Fian pergi ke luar negri, dan aku juga pergi dari desaku untuk menuju ke kota berharap memberikan kehidupan lebih baik pada mereka, dan juga lepas dari nenekku,
__ADS_1
aku juga menjalani LDR dengan Fian selama bertahun-tahun.
*____*____*
17 November 2018
inilah waktu yang di katakan Fian bahwa ia akan kembali Eropa saat ini, ya mendengar nya aku senang sekali, aku bahagia akhirnya penantian ku selama ini tercapai,
untuk merayakan nya Dina menelfon dan mengajakku untuk minum dengan dirinya. aku meng iyakan apa yang ia minta, datang aku di sana di sebuah bar yang sudah kami janjika, sampai di sana kami berbincang bincang panjang lebar, hingga perkataan Dina yang merayu ku untuk memberikan hadiah pada Fian, aku bingung hadiah apa yang harus ku berikan dan Dina berkata "berikan keperawanan mu".
__ADS_1
udah ya PROV nya kepanjangan dan telat juga 😁