
Miguell menancap gas kencang untuk menuju ke tempat Carrie saat ini,
sampai di sana dengan cepat ia turun dari mobil mewahnya dan langsung berjalan kaki menuju gang kecil rumah Carrie,
sampai di rumah itu ia pun langsung mengetuk pintu tanpa fikir panjang,
" tok..... tok..... "
Carrie yang mendengar nya mulai berjalan membukanya,
dengan wajah muram ia membuka pintu itu seakan tau siapa orang yang sedang berada di balik pintu luar rumahnya,
"cklek..... " pintu terbuka dengan di suguhkan wajah Miguell di baliknya,
" kemarikan pakaian ku " pintanya dengan ketus sembari menodong kan tanganya yang meminta, tanpa mengarahkan pandangan matanya pada Miguell,
Miguell tak memberikan pakaian itu dengan mudah saat istrinya itu meminta nya dan dengan sengaja ia tetap menggenggam pakaian itu di tanganya hingga Carrie menunggu cukup lama,
wajah Carrie mulai kesal lama ia menunggu pakaian itu untuk di berikan padanya namun ia sama sekali tak merasa ada barang yang di berikan untuk nya, dan itu membuat dirinya menatap sinis ke arahnya yang sebelumnya tak ia pandang sama sekali,
" kenapa diam saja,
berikan pakaian ku " pintanya kembali dan ia mulai mencoba merebut pakaian yang ada di tangan Miguell,
dengan cepat Miguell pun langsung mengarahkan tanganya ke atas lebih tinggi agar istrinya itu tak dapat mengambil nya,
wajah Carrie kembali semakin muram,
berkali-kali ia Melompat-lompat di tempat nya berdiri saat ini berusaha untuk mengambil pakaian itu,namun gagal dan hanya membuat dirinya lelah sendiri,
" Miguell kemarikan pakaian ku, jangan
__ADS_1
buat aku kesal " pekik dirinya pada Miguell, masih dengan wajah marah,
Miguell terdiam dan malah terpancar senyum licik di wajahnya,
ia merasa senang bisa membuat istrinya yang biasanya sabar dan lembut itu marah besar, seperti ada kemenangan tersendiri yang telah ia capai,
" mengapa kamu tersenyum licik seperti itu " ketus Carrie, melihat Miguell yang tersenyum pada dirinya,
" em.... aku suka melihat dirimu " jawab Miguell dengan nada menggoda,
sontak mendengar itu membuat Carrie tersipu malu di buatnya wajahnya merona seperti jambu, dan ia menjadi salting dan malu untuk menatap wajah Miguell, lalu mengalihkan pandangan matanya ke arah lain lagi,
" ap..... apa.... yang kau katakan" ucapnya dengan gagap dengan ekperesi bingung,melihat ke samping
Miguell tersenyum kecil melihat Carrie yang kebingungan ia pun berjalan mendekat padanya, hingga mungkin nafasnya itu dapat dirasakan oleh Carrie,
lalu ia membisikkan bisikan menggoda di telinga kanan milik istrinya itu " maafkan aku " ucapnya lembut tepat di telinganya,
Miguell berjalan masuk dan langsung terduduk di sofa kecil dalam rumah,
ia yang melihat Carrie masih berdiri di terpaku di dekat pintu mulai memanggilnya,
" istriku......istriku..... " ucapnya lembut seraya memanggil ,
Carrie tersadar dari lamunannya dan kaget melihat Miguell yang sudah tidak ada di hadapan dirinya, setelah ia menoleh ke belakang ia baru sadar bahwa Miguell sudah duduk manis di sofa miliknya, dan mulai berjalan ke arahnya,
" apa yang kau lakukan disini " tanya dirinya dengan kasar,
" duduk apa lagi " Miguell menjawab dengan santai,
Carrie membulat kan matanya seakan kesal dan sudah kehabisan kata kata untuk di ucapkan,
__ADS_1
" dengar ya tuan Abraham, sekarang juga tolong anda pergi dari rumah saya dan berikan pakaian milik saya, anda dengar "
pekik Carrie dengan menunjuk tanganya menuju pintu keluar rumahnya, kepada Miguell,
Miguell tak berkata apapun, ia beranjak berdiri dan berhenti tepat di hadapan Carrie,
seketika hal itu membuat Carrie semakin berdebar, dan ia kembali mengalihkan pandangan matanya ke arah lain,
"deg.... deg...... deg"
" jantungku diamlah " batinya dalam hati,
"me...... meng.... apa kamu berhenti, cepat keluar " ucapnya terbata bata dan seperti ketakutan,
" Carrie sekarang juga tatap mataku "
ucap Miguell langsung serius terpancar dari mata tajamnya,
" untuk apa aku menatap mu " Carrie menjawab tanpa melihat wajah Miguell,
" mengapa apa kamu takut akan terpesona olehku " goda Miguell,
" takut....., hmphh aku tak akan takut semudah itu " dengan cepat ia langsung mengarahkan kembali pandangan matanya ke arah Miguell, dan membuat mereka saling bertatap mata,
mereka saling menatap mata satu sama lain tanpa berkedip, hati keduanya juga saling berdebar, mereka saling terhipnotis dengan tatapan masing-masing,
hingga Miguell mengucapkan suatu kata yang mengagetkan,
"aku menyukai mu " ❤❤ ucap dirinya.
____ NEXT____
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK***.