
seakan sangat marah di benak Miguell, hingga membuat dirinya menarik kencang tangan Carrie untuk keluar dari ruang ruang rapat nya itu ,hingga membuat dirinya kesakitan,
" aw..... berhentii...... aw " rintih Carrie, lalu dengan cepat ia menarik tanganya kembali,
"apa sih yang kamu lakukan, kamu..... terlihat aneh semenjak di ruang rapat tadi, marah tidak jelas, tidak membiarkan aku bersalaman, sekarang menarik tanganku dengan kencang, apa sebenarnya maumu" pekik Carrie, dengan ekpresi marahnya,
Miguell yang awalnya hanya diam mendengarnya , setelah beberapa menit ia pun mulai menjawabnya
"apa kamu mau tau kesalahan mu" jawab Miguell dengan dingin,
" IYA " Carrie menjawab dengan beraninya tanpa rasa takut,
"apa kamu benar benar ingin tau" jelas kembali Miguell,
" sudahlah dari tadi aku mengatakan IYA, IYA, DAN IY....... (umphhhh........)" ucapan nya terhenti seketika saat secara tiba-tiba dan tanpa ia sadari Miguell mencium paksa dirinya di depan banyak orang kantor yang sedang ada di sana,
dengan cepat Carrie pun langsung mendorong kencang tubuh Miguell dari tubuhnya, namun Miguell tak menyerah begitu saja dan masih mencoba mencium paksa dirinya,
" umphhhh........ ahhh... migg.... umph"
ciuman itu berangsur berubah menjadi sebuah ciuman panas di mata karyawan lain, yang sedang melihat mereka berdua,
hingga membuat Carrie benar-benar marah dan...
"plakk..... " sebuah tamparan keras dari tangan Carrie mendarat di pipi Miguell,
__ADS_1
begitu juga ekpresi dirinya berubah menjadi kesedihan, Carrie menangis tersedu di hadapan Miguell
" aku membencimu " ucap dirinya dengan terisak, sembari mengusap ngusap air matanya lalu berlari meninggal kan Miguell yang masih berdiri di sana sendirian,
seakan tak sadar dengan apa yang ia lakukan, Miguell terlihat seperti orang linglung, ia mulai melihat sekitar nya dan ia baru sadar bahwa karyawan nya sedang menatap dirinya semua,
dengan mulut yang masih memerah, dan dengan keadaan bingung ia berjalan sempoyongan untuk menuju ke ruanganya,
lalu mulai terduduk
di sana ia berfikir keras dengan apa yang ia lakukan, ia mulai merasa bersalah, dan merasa malu dengan perbuatan nya kali ini,
"ya Tuhan apa yang kulakukan" bingung dirinya, sembari mengacak ngacak rambutnya sendiri,
"kali ini dia pasti akan benar-benar marah padaku" gumam nya.
di sisi lain Carrie
sedang berlari kencang dengan terisak berusaha pergi dari kantor ABRAHAM , ia mencari taksi dan tak mau pulang dengan tumpangan milik Miguell,
di dalam taksi itu ia hanya menangis, hingga membuat supir taksi di dalam bertanya,
" nyonya mengapa Anda menangis"
tidak ada jawaban dari Carrie dan hanya terdengar isakan tangisnya,
__ADS_1
" pasti karena cinta ya nyonya, anak muda jaman sekarang pasti seperti itu " sambung supir taksi itu,
tak lama Carrie mulai bicara pada supir
" pak mengapa lelaki mencium wanita yang tidak ia cintai" tanya Carrie pada supir itu,
"nyonya setau saya lelaki akan mencium wanita yang ia cintai, jika memang ia tidak cinta biasanya rasa ciuman itu berbeda"
"tapi dia tidak pernah mengatakan dia mencintai ku pak"
"nyonya Anda harus bersabar, karena terkadang lelaki itu sangat pemalu, bahkan saya dulu sangat susah mengatakan cinta pada istri saya,tapi akhirnya kami sekarang memiliki 5 anak yang kami sayangi, hahahhaha" jawab supir itu dengan santainya sambil tertawa,
" itukan bapak " ketus Carrie,
"oh ya nyonya sebenarnya kita mau kemana ya??? "
Carrie berfirikir,
"aku tak akan pulang ke rumah aku malas melihat wajahnya" batin dalam hatinya
"pak tolong antar di gang kecil itu saja ya pak"
"oh baik nyonya"
_____selesaiiii...
__ADS_1
jangan lupa like, Sucreab, comment ya
🤣🤣🤣bantu vote juga