CINTA ABADI

CINTA ABADI
58.pertemua tan di sangka


__ADS_3

tak lama selang beberapa waktu,


seseorang mengetuk pintu rumah Miguell, dan Carrie bejalan membukanya,


" iya, anda siapa ya? " tanya dirinya seusai ia melihat seorang lelaki yang sama sekali belum pernah dia lihat datang ke rumahnya.


" ah nyonya, perkenalkan saya adalah dokter yang di kirim khusus oleh tuan Abraham untuk menjaga anda " jawab lelaki itu dengan senyuman sembari menunduk sesaat.


" Abraham apakah Miguell yang mengutus dia, ini benar-benar berlebihan"


Carrie memasang wajah sedikit curiga, ia memandangi lelaki itu dari atas sampai bawah dengan tatapan yang aneh, membuat lelaki itu canggung di buatnya, namun dengan segala upaya lelaki itu memastikan kepercayaan Carrie padanya.


" Nyonya jika nyonya tak percaya dengan saya anda dapat langsung menghubungi tuan Abraham "


" ah tidak perlu seperti nya anda memang terlihat di utus oleh dia, namun kenapa sampai membawa dokter ke rumah "


" mungkin dia tak mau melihat anda kesakitan kembali jadi seperti itu "


hah.....lelaki itu benar-benar berlebihan


" oh ya sudah tunggu apalagi mari masuk "


ajak dirinya.


Carrie mempersilakan lelaki itu memasuki ke kediaman miliknya, dan melayani lelaki itu seperti seorang tamu padahal sesungguhnya dia bukan tamu namun dokter yang akan menetap lama di sana.


"nyonya sya tak perlu minum atau apapun saya di tugaskan untuk memeriksa anda, oh sebelum itu perkenalkan dulu nama saya eric, dokter kepercayaan kluarga Abraham turun temurun "


" apa!!!! , dokter kepercayaan maksudnya dokter pribadi, waw " Carrie tampak kaget namun juga kagum.


" nyonya tak perlu sampai seperti itu, bagaimana kalau sekarang saya langsung memeriksa nyonya saja, karena saya juga sibuk ingin mengurus urusan rumah sakit "


" oh benarkah baiklah tunggu apalagi silahkan, mari ke atas "


mereka berdua beranjak berdiri, dan Carrie mulai mengantar eric menuju kamar miliknya untuk di periksa di ikuti pelayarandi belakang nya agar tidak menimbulkan omongan yang tak penting, sampai di sana Carrie langsung berbaring dan eric mengeluarkan alat alat medisnya yang telah ia simpan sedari tadi dalam sebuah tas ransel besar yang di bawanya, dengan cepat ia langsung memeriksa detak jantung dan seluruh keluhannya.

__ADS_1


lalu wajahnya tampak terkaget saat dirinya memeriksa bagian dada Carrie,


" tunggu detakan jantung nya tak normal sangat cepat seperti mengalami gangguan irama jantung jika ini terus di biarkan bisa menyebabkan gagal jantung,dan lagi dia sedang hamil, aku harus lakukan sesuatu"


dokter melepas stetoskop nya,


" oh ya nyonya apa anda mengalami beberapa keluhan "


" sepertinya saya sering merasakan sakit di bagian dada saya, apa ada sesuatu yang parah dok"


" tidak.... tidak ada apa apa yang terjadi, anda baik baik saja, ini cuman gangguan kehamilan biasa "


" apakah benar ini tidak apa apa dok "


" tidak ada yang perlu anda khawatir kan, cukup nyonya meminum obat ini 3x sehari, dan mungkin semuanya bisa sedikit baik "


eric memberikan sebuah obat pada Carrie,


yang di mana Carrie sendiri tak mengetahui itu obat obatan apa saja, karena banyak sekali, di tambah dia sedang hamil bukankah tak baik ibu hamil mengonsumsi obat obatan yang berlebihan, wajahnya sedikit cemas, dan tetap saja dia masih tidak percaya bahwa penyakit nya hanyalah penyakit ringan, ingin dia menanyakan hal ini pada dokter tapi seperti nya hasilnya akan sama, dan lebih baik jika dia memilih untuk diam.


seusai eric memeriksa dan memberikan obat pada dirinya ia pun berpamitan untuk pergi dari sana, Carrie mengantar baik kepulangan eric dari rumahnya, lalu di mulai memikirkan sesuatu.


" oh ya Tuhan aku lupa Miguell menyuruhku mengantarkan makan siang bagaimana aku lupa "


dia pun mulai berjalan menuju mobil,


yang di kemudikan oleh supir, sambil membawa sarapan yang sudah ia siapkan, hatinya merasa bahagia, akhirnya dia bisa menjadi istri yang sesungguhnya.


*_____*______*


tak lama sampai juga ia di kantor, dan mulai jalan menuju ruangan Miguell, dalam perjalanan seseorang tiba-tiba memanggilnya dari belakang,


" Carrie "


panggil Albert sembari melambaikan tangan.

__ADS_1


Carrie menoleh,


" Albert, kenapa kamu di sini "


" aku selesai rapat "


Albert menengok ke arah barang bawaan Carrie di tangannya,


" apa itu yang kamu bawa "


"oh ini " jawab nya seraya meng angkat tangannya.


" ini mau ku berikan pada Miguell, dia menyuruh ku untuk mengantar ini ke kantor nya "


" wah terlihat enak "


Carrie membalasnya dengan senyuman,


" oh ya bagaimana jika kamu makan bersama kami saja "


Albert terlihat sumringah mendengarnya, dan kebahagiaan terlihat dari wajahnya,


" benarkah boleh, tapi apa Miguell akan membolehkan nya "


" ya kita lihat saja nanti "


jawabnya dengan santai lalu mereka mulai berjalan menuju ruangan Miguell, dalam perjalanan tak di sangka melihat sosok yang tak asing di matanya sedang menunggu di ruang tunggu presdir, dia pun terhenti dari langkahnya dan melihat lebih jelas sosok wanita berbaju merah tua yang sedang terduduk di sana,betapa kaget nya dia tak di sangka dia adalah wanita yang sama siapa jika bukan Joy, ia pun hanya terbelalak kaget dan terdiam.


melihat Carrie yang terpaku berdiri dan menghentikan langkah kakinya membuat Albert curiga,


" Carrie ada apa?? "


Carrie terdiam,


ia sama sekali tak menggubris apa yang di sedang di katakan Albert,karena matanya masih tertuju pada Joy yang seperti sedang mengharapkan Miguell untuk bertemu dengan dirinya.

__ADS_1


" wanita itu joy..... ,mengapa dia ada di sini"


... Next...


__ADS_2