CINTA ABADI

CINTA ABADI
44.nafsu


__ADS_3

Carrie yang melihat miguell yang sedang tertawa lepas itu hanya menatapnya dengan tatapan aneh dari wajahnya, merasa dirinya di pandang dengan tatapan berbeda, membuat Miguell langsung diam dan menghentikan tawa nya seketika,


" apa kau sudah selesai tertawa??" tanya Carrie dengan wajah datar, sembari menyilangkan kedua tanganya di atas perut,


" ah baik.... baik aku sudah selesai " jawab Miguell,


"lalu sekarang bisa tolong kamu jelaskan presdir Abraham, apa yang membuat Anda harus datang ke kediaman kecil ini" ketus Carrie, yang masih berwajah datar, dengan sedikit sombong.


" ya bagaimana ya, aku ke sini untuk mengajak nyonya Abraham kembali " ...


"apa nyonya Abraham, siapa ya nyonya Abraham saya tidak mengenal nya" Carrie menjawab, dengan logat yang seakan tak kenal siapa yang Miguell bicarakan.


Miguell yang mendengarnya sedikit tersenyum kecil di wajannya, lalu ia mulai berdiri dari sofa yang ia tempati, dan berjalan menuju ke tempat Carrie berdiri saat ini, dan ia mulai menatap Carrie dengan tatapan yang mendalam dalam jangka waktu yang agak lama,


Carrie yang di pandang Miguell menjadi salting dan ia mulai gelapan,


" ap.... apa yang kamu lihat " ucapnya dengan gelapan,


" aku melihat seorang wanita " Miguell menjawab, dengan menggoda


" lihatlah wanita lain jangan lihat diriku,banyak wanita yang akan menatap mu di sana" ketus Carrie,


" tapi aku hanya ingin melihat dirimu, bukan yang lain " jawaban yang tak Carrie sangka keluar dari mulut Miguell, yang di mana langsung mebuat hati nya berdebar kencang berasa akan lepas dari tubuhnya, dan membuat nya tersipu malu sendiri membuat wajahnya langsung memerah seperti tomat, dengan segala cara ia mencoba mengalihkan pandangannya ke arah lain, namun Miguell tetap tak menyingkir dari hadapannya,


" pergilah dari hadapanku, jangan menggodaku" teriak Carrie

__ADS_1


"bukankah kamu tadi menyuruh ku mencari nyonya Abraham, bagaimana jika aku membawanya kemari dengan ciuman" goda Miguell,


Carrie semakin kesal di buatnya,


"kau......... " pekik dirinya,


"kenapa bukankah kamu menyuruh ku mencari nyonya Abraham, bukan kah kamu tak kenal dirinya"


Carrie terdiam dengan ekpresi marah, mengarahkan pandangan nya ke arah lain dengan menyilangkan kembali kedua tanganya di atas perutnya,


Miguell pun mengarahkan wajah Carrie untuk menatap pada dirinya,


hal itu membuat mata mereka saling bertatapan satu sama lain dalam waktu lama,


lama kelamaan wajah Miguell mulai mendekati wajah Carrie bersamaan dengan bibirnya yang mulai mendekati bibir Carrie,


seakan terhipnotis oleh ketampanan Miguell Carrie mulai terpesona dan hanya diam saja saat mulut mereka mulai saling bersentuhan,


rasa lembut dari bibir Miguell seakan membuat dirinya candu dan membalas sentuhan itu dengan nikmat,


sentuhan itu berubah menjadi kecupan hangat dari bibir mereka berdua , hingga membuat mereka saling ******* bibir masing masing,


"cup...... cup..... cup" suara itu berulang kali terdengar dari mulut mereka,


mereka terlihat saling menikmati dengan apa yang mereka lakukan,

__ADS_1


seakan tak tahan Miguell mendorong tubuh Carrie terbaring di atas sofa dengan keadaan bibir mereka masih saling *******, dan di atas sofa Miguell masih melanjutkan aksinya dan malah bertambah nikmat bagi mereka berdua,


lama kelamaan tangan Miguell mulai merambah ke arah lain, yang sontak membuat Carrie terkaget, dan langsung mendorong kencang dirinya, ciuman mereka pun berakhir,


" ap..... apa yang kau lakukan " ucapnya dengan mata yang terpelotot dan baju yang sudah berantakan,


"ak..... aku " jawab gagap Miguell, yang masih tak sadar dengan apa yang ia lakukan,


"sudahlah....... cukup" pekik Carrie, lalu ia mulai berdiri dari sofa nya, dan berteriak mengusir Miguell dari rumahnya,


" sekarang juga kau pergi dari rumahku" ucap Carrie dengan nada sedikit merintih, sambil menunjuk pintu rumahnya agar Miguell pergi dari hadapanya,


" Carrie... dengar aku dulu" jawab Miguell seperti ingin memberikan sebuah penjelasan, namun tak sempat karena Carrie langsung mengusirnya,


"Pergi......... " pekik Carrie kembali kali ini lebih keras, dengan ekpresi sangat marah terlihat di wajahnya,


Miguell yang mendengar dan melihatnya, ia pun mulai berjalan perlahan menuju pintu rumah Carrie untuk keluar dari sana,


sebelum Carrie menutup pintu rumahnya ia menyiratkan suatu kata pada Miguell,


"jika kamu tidak mencintai wanita itu, setidaknya jangan beri dia harapan untuk mencintai mu"ucapnya lalu, dengan keras ia langsung menutup pintunya,


"brak...... " suara keras dari pintu yang ia tutup.


____NEXT____

__ADS_1


__ADS_2