
"Udara malam kian dingin menusuk relung Sukuma , sinar rembulan malam menyinari indahnya malam ini , malam indah yang tak pernah terganti ."
Setelah sampai di restoran xx , Aira sangat terkejut apa yang dilakukan oleh Bayu.
Sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya Aira tidak menyangka bahwa tuan Bayu sangatlah romantis .
"Tuan ini sangat indah !" ucap Aira .
"Apakah kau menyukai nya aira?" tanya Bayu.
"iya ...iya ...saya suka , suka sekali tuan , apakah tuan yang menyiapkan ini semua untuk saya !"ujar Aira .
"Hem.....!" jawab Bayu
Makan malam romantis , tak ada sepatah kata terucap hanya benturan sendok dan garpu yang terdengar , dan suara gesekan biola terdengar sangat indah mengiringgi makan malam tersebut.
"setelah selesai , Aira ada yang ingin aku sampaikan !" ucap Bayu.
"Bola mata mereka saling bertatapan , saling berbicara lewat Indra penglihatan mereka , sungguh indah sekali bola matamu Aira sangat menyejukkan hatiku ini."
"Aira apakah aku boleh memiliki mu , memiliki hatimu , memiliki bola mata indahmu memiliki cintamu."! ucap Bayu panjang lebar Sama dengan luas.
"Aira hanya menganggukkan kepalanya saja ."
Sebuah kotak beludru berwarna merah di keluarkan dari saku Bayu, sebuah cincin bertahtakan berlian berwarna putih sangat manis di jari Aira yang lentik.
"Aira , maukah kau menikah dengan ku menjadi istri dan ibu dari anak anakku !" ucap Bayu.
i....iya saya mau , pak Bayu .
…………………………………………………
setibanya di apartemen
assalamualaikum mama Bayu pulang " wa'alaikumusallam , mama Anita sangat terkejut dengan penampilan mereka berdua sangat serasi , melihat mereka datang beriringan , mama Anita bertanya ?" seperti nya mama akan dapat kabar gembira malam ini ".
"iya mama Kamis akan segera meresmikan hubungan antara kita agar tidak terjadi fitnah , di hadapan Allah dana masyarakat !"ucap Bayu .
"alhamdulilah , mama sangat senang mendengarnya mama sudah tidak sabar menimang cucu!".
"ih....mama menikah saja belum kok minta cucu, kami menikah dulu baru launching deh Bayu junior,!"
Aira yang mendengarnya pun melotot merasa malu , Karana urat malu Bayu entah kemana , berbicara sangat vulgar terhadap mama Anita .
__ADS_1
sudah sudah , Bayu kamu gak lihat mukanya Aira kayak gitu , " Aira maafin kelakuan Bayu ya , dia memang begitu kalau ada mama , tapi kamu tenang saja Bayu berbicara seperti itu hanya sama kamu saja , mama jaminannya , mama Anita sambil memberi jempol ke arah Aira ."
setelah Aira pergi ke kamarnya , membersihkan diri , ia tak lama terlelap menuju alam mimpinya .
mama, papa ....
berbahagialah Aira bersama Bayu , mama dan papa merestuinya " mimpi Aira " terimakasih mama papa restui kami menjalani bahtera rumah tangga ....aamiin.
Bayu , jadi kapan kamu mau melaksanakan pernikahan mu bersama Aira " tanya mama Anita "
terserah mama aja , lebih cepat lebih baik , mama .
huh , itu sih maunya kamu !
"tapi mama dan papa merestui kami menikah dalam dekat inikan ?" tanya Bayu .
iya mama sangat merestui ku menikah dengan Aira , dia gadis yang baik ! kata mama Anita.
……………………………………
Di rumah Siska .
Prang....
"ini gak mungkin , Aira yang bodoh itu gak mungkin menikah dengan CEO Bayu , ini semua
gara gara kalian , kalian lamban dalam berkerja , menculik Aira saja kalian tidak sanggup !" amarah Siska memuncak
"pergi kalian cepat , bawa Aira ke sini hidup ataupun mati tidak masalah bagiku ,hah !" tawa Siska menggema .
……………………
hari yang di tunggu-tunggu tiba .
pagi yang cerah menyinari indahnya bumi sinar matahari yang tampak malu malu mulai keluar dari peraduannya , kicau burung melengkapi suasana pagi ini .
di kamar Aira ...
"wah , kamu cantik sekali nak !"ucap mama Anita .
ah mama bisa aja"Bismillah ya Allah"ya Allah berilah kami kelancaran dalam proses ijab Kabul , semoga keluarga kami menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah...aamiin"ucap Aira dalam hati".
proses ijab Kabul segera dilakukan....
__ADS_1
"siap pak Bayu ?" tanya pak penghulu setempat.
"insyaallah saya siap lahir batin "
sambil berjabat tangan dengan pak penghulu , saya kawin dan nikahkan Bayu Bagaskara bin David Bagaskara dengan Aira Anggraeni binti Danu Wijaya dengan mas kawin rumah berserta isinya dan seperangkat alat sholat di bayar tunai.
saya terima nikah dan kawinnya Aira Anggraeni binti Danu Wijaya dengan mas kawin tersebut di bayar tunai....
dengan sekali ucapan mengucapakan kalimat sakti tersebut di hadapan Allah , penghulu juga kerabat.
gimana para saksi ...
sah ....
sah...
sah....
tak lama kemudian Aira datang ke luar dari kamarnya , dengan anggun .Aira berjalan menuju meja penghulu dan sungkem kepada pak Bayu
Bayu pun memberikan tangannya kepada sebagai simbol wujud hormat kepada sang istri, tak lama Bayu memberikan kecupan singkat di kening Aira .
proses ijab Kabul memang sederhana tak banyak menggundang banyak orang hanya keluarga terdekat dan tetangga yang menghadirinya , walaupun sederhana tapi di lakukan secara khidmat .
Sore berganti malam ....
"tok tok , suara ketukan pintu terdengar , Aira melihat ke depan pintu , dengan gugup Aira menjawab , siapa !"
aku Aira suamimu bayu" Aira membisu , " iya pak Bayu masuk aja tidak di kunci pintunya.
masih berbalut dengan kebaya pengantin yang dikenakan Aira ...
hening...
Aira kamu tidak ingin....."Bayu menggantungkan pertanyaannya" kamu tidak ingin mandi dan bersih bersih .
i...iya pak Bayu saya mau mandi dulu dan bersih bersih dulu di kamar mandi " gugup , rasa panas dingin menerpa Aira , inikah akhir dari my virgin".
setelah 30 menit berada di kamar mandi , Aira pun keluar , dan nampak segar berbalutkan kimono mandi yang masih enggan untuk pergi rambut yang masih basah menambah kecantikan kulit yang putih mulus menggoda setiap kaum Adam yang melihatnya .
"Pak Bayu , mau mandi juga ?"tanya Aira polos.
te...tentu saja saya mau mandi , tunggu aku ya !" imbuh Bayu
__ADS_1