
Ayo kita segera ke rumah sakit kasihan Mira sendirian , ajak Ken dan Kiki juga ! ujar pak Hendra .
Mereka bergegas menaiki mobil dinas pak Hendra .
25 menit mobil melaju menuju rumah sakit , sampai di rumah sakit pak Hendra segera memakirkan mobilnya di parkiran ,
"Ayo cepat !" ucap pak Hendra
"Ini juga sudah cepat pak , tunggu aku dan si kembar mas !"ujar Bu Hesti .
Mereka bersama sampai di meja resepsionis rumah sakit ," maaf mba , mau tanya pasien kecelakaan yang bernama Amira berada di kamar no berapa ya !" ucap pak Hendra.
"Tunggu sebentar ya pak ! " ujar pak Hendra.
Pasien yang bernama Amira ada di kamar melati no 11!" ucap resepsionis rumah sakit .
Mereka semua sampai di depan kamar rawat inap Mira , mereka masuk satu persatu .
Bunda ," teriak Ken dan Kiki "
Ibu Hesti dan pak Hendra pun tak kuasa menahan air mata yang jatuh tanpa permisi .
Hiks...
Hiks ...
Bunda bangun ...
Bangun bunda ...
"Ken dan Kiki tidak akan nakal lagi , Ken dan Kiki akan jadi anak yang penurut , tapi bunda bangun ya !" ucap mereka .
"Sudah sayang , doakan bundamu supaya cepat sadar dan mengantarkan kalian ke sekolah , ya !" ucap Bu hesti .
"Iya , nek pasti bunda akan bangun kan nek ?"sahut Ken
Iya sayang nanti bunda tidur sebentar bunda mungkin lagi capek saja ! " imbuh Bu Hesti .
……………
Di tempat lain .
"Halo bos kami sudah kerjakan apa yang bos perintahkan , sekarang kami minta bayaran yang bos janjikan kemarin !" ucap pria bertopi .
"Kalian tenang saja nanti saya akan transfer !" ucap wanita tersebut .
Tak lama notifikasi hp berbunyi , ....
"Terimakasih bos kirimannya , kalau ada kerjaan lagi jangan lupakan kami ya ! " imbuh sang pria .
__ADS_1
"Rasanya sungguh damai jika melihat anak tiri ku menderita ,haha! "Siska tertawa renyah.
Ya wanita yang mencelakai Mira adalah Siska ibu tiri nya , semoga saja kau lekas menyusul ayah dan ibumu Aira .
"Sekarang waktunya santai dan menikmatinya hasilnya , aku ingin berkeliling dunia karena aku sudah berhasil melenyapkan anak itu , jadi harta warisan peninggalan ayah dan ibumu jatuh ke tangan ku anak tiri ku sayang "
Bayu yang mendengar dari anak buahnya bahwa Mira mengalami kecelakaan segara pergi ke tempat tersebut , walaupun masih banyak pekerjaan yang belum ia selesai kan , tapi ini lebih penting dari semuanya .
Dalam sambungan telepon seluler , " kenapa kalian sangat ceroboh menjaga satu perempuan saja kalian tidak mampu , awasi terus Aira yang berada di rumah sakit , aku takut masih ada yang ingin mencelakakan nya .!" ucap Bayu .
"Siska apa kurang penderitaan yang kau berikan pada Aira , hingga aku dan keluargaku terpisah dasar wanita sundel kau Siska !" ucap Bayu marah .
Dua hari sudah Mira terbaring dengan damai di alam mimpinya .
Bu Hesti yang masih setia menunggu Mira yang belum sadar , Bu Hesti duduk di pinggir tempat tidur Mira .
"Bangun Mira kamu tidak kangen sama anak anakmu Ken dan Kiki selalu menanyakan dirimu !" ujar Bu Hesti.
Mira mengerakkan jari jemarinya , "dokter , dokter " panggil Bu Hesti .
"Dokter segera memeriksa Mira , Bu Mira belum ada reaksi apapun Bu , tapi tenang saja Bu Mira masih kami pantau !" ucap dokter jaga .
Dalam alam sadar Mira/Aira , " ayah ibu Aira kangen Aira ingin ikut ayah dan ibu "
"Jangan sayang tempatmu bukan di sini , pergilah anak anak dan suamimu menunggumu di sana "
"Berbahagialah Aira "
"Bu Hesti yang mendengarnya langsung sigap menuju Mira !" nak kamu sudah bangun
"Mira kamu sudah sadar nak !" panggil Bu Hesti
"Mira , saya bukan Mira Bu saya Aira !" ucap Mira
Bu hesti yang mendengar perkataan Mira , ya sudah (dalam hati mungkin Mira sudah pulih ingatan nya ) ucap Bu Hesti dalam hati .
"Ibu panggil kan dokter ya , sebentar kamu tunggu di sini dulu !"
Baik Bu .
dokter datang dengan sigap ," dokter bagaimana keadaan anak saya! " ucap Bu Hesti .
"alhamdulilah anak ibu sudah bisa pulang nanti setelah pemeriksaan lebih lanjut !" ujar dokter .
"Kalau begitu saya permisi dulu !" kata dokter .
Tak berselang lama Bayu datang ...
Tok...
__ADS_1
tok...
Permisi , "Bayu masuk ke dalam Bayu melihat Aira yang duduk menyandarkan kepalanya di dasboard tempat tidur !"
"Aira !" ucap bayu.
"Mas Bayu !" sahut Aira .
Kamu datang mas , aku kangen kamu mas kamu kemana saja kenapa lama sekali menjemputku ,
"Mereka sangat jahat mas , Bu Siska dan Gunawan yang telah menyandera ku di suatu tempat yang jauh dari kerajaan !" ujar Aira panjang lebar .
Bu Hesti yang mendengarnya merasa tidak paham , lalu Bu Hesti menyuruh Aira tidur untuk istirahat supaya cepat pulih , Aira pun menurut .
Bu Hesti menarik lengan Bayu untuk keluar berbicara empat mata tentang apa yang di alami Aira sebelum Aira bertemu dengan Bu hesti dan pak Hendra
Bayu pun menganggukkan kepalanya tanda setuju .
"Mari Bu keluar saya jelaskan sama ibu lebih detail tentang siapa sebenarnya Aira atau Mira yang ibu rawat selama ini !" ucap Bayu
Mereka pergi ke kafe yang berada tidak jauh dari rumah sakit di mana Aira di rawat .
"Silakan Bu duduk dulu !" ucap Bayu
"Katakan semua tentang Mira /Aira !" ucap Bu Hesti .
Begini Bu Aira adalah korban kekejaman ibu tiri , ibunya di bunuh waktu mereka pergi tamasya ke puncak , mobil yang di alami ibu Aira yaitu Bu Mela mengalami rem blong dan mengalami kecelakaan .
Ibu Mela meninggal di tempat dan Aira masih hidup Samapi sat ini , tapi penderitaan tidak sampai di situ saja .
Tak berselang lama ayahnya pak Danu menikah dengan ibu Siska , Siska adalah orang yang sangat licik , ayah Aira selalu mengkonsumsi obat , tapi bukan obat yang di beri Bu Siska tapi itu adalah racun agar beliau mati secara berlahan .
Karena ketamakan Bu Siska menghalalkan segala cara agar menguasai perusahaan pak Danu Wijaya .
Dan tak lama kami menikah selingkuhan ibu Siska yaitu Gunawan yang merupakan sahabat saya juga menaruh hati terhadap Aira , mereka menculik Aira hingga Aira hilang di sungai .
Sudah sekian lama saya menunggu kabar dari anak buah saya dan mendapat hasil tapi saya menerima laporan bahwa Aira tidak mengingat siapa dirinya sendiri alias amnesia , saya yang mendengar nya langsung kaku tak tahu apa yang harus saya lakukan .
Ibu Hesti yang mendengar penuturan Bayu langsung menangis .
"Sungguh berat hidup mu nak ! " ucap Bu Hesti
"Oh iya Bu , bagaimana kabar anak anak saya !" ucap Bayu
"Mereka sehat semua nak Bayu , mereka sangat aktif dan cerdas !" ucap Bu Hesti .
"Saya ingin bertemu dengan mereka bu , apakah mereka menyukai saya selaku ayah kandungnya saya tak pernah menemui mereka , saya hanya melihat dari laporan anak buah saya yang selau mantau Aira dan anak anak dari jauh ! " ucap Bayu .
"Mereka pasti bahagia bisa bertemu dengan ayahnya !" ucap Bu Hesti
__ADS_1
"