
"Assalamualaikum Bu , Cantika pulang !" Cantika membuka pintu kontrakan rumahnya .
"Sepi sekali , ibu kemana ya !" gumamnya dalam hati, mungkin ibu di dapur atau di kamar mandi .
Cantika lega melihat ibu Lastri sedang berada di belakang rumah ,"Bu , lagi apa sih di belakang rumah ?"
"Astagfirullah , Cantika kamu bikin ibu jantungan saja !" ucap ibu Lastri sambil mengelus dadanya .
"Hehehe , maaf Bu Cantika lupa beri salam buat ibu!"ucap Cantika sambil nyengir kuda .
Tak lama kemudian Bu Lastri masuk ke dalam rumahnya , karena yang di cari pergi entah kemana ?
"Bu , ibu tadi nyari siapa sih kayaknya penting banget ?"tanyaku kepo
"Ibu lagi cari Ferdy !"kata ibu
Aku mengerutkan kening ku ," Ferdy siapa Bu ! calon bapak tiriku ya ?"
"Hus sembarangan kamu kalau ngomong Cantika !"
Terus si Ferdy itu siapa ? malah malam malam ibu ada di belakang rumah gelap gelapan lagi ! kataku menaikan suara satu oktaf .
Ibu Lastri hanya tersenyum manis melihatku kebingungan !
Tuh , benerkan wajah ibu seneng banget ! Untung Cantika pulang cepat tidak lembur , entah bagaimana ibu Sama si Ferdy itu kalau Cantika tidak ada di rumah !
"Ingat Bu , ibu udah tua ! bukan waktunya cari pacar ! lebih baik ibu banyak pergi ke majelis taklim ibu ibu pengajian deh !"ucapku tanpa di rem .
Ibu Lastri yang sudah kesal sambil tersenyum meraup bibirku dengan tangannya ,"ini mulutnya gak pernah makan sekolahan apa ya !"
Bu Lastri duduk di sampingku dan berkata , Cantika yang cantik tapi otaknya belum pul ! , sini ibu sampaikan si Ferdy itu kucing ibu , ia datang sudah beberapa kali minta makan tapi hari ini ia datang hanya sebentar karena sudah di satroni kucing tetangga sebelah !
Cantika yang merasa malu hanya ber oh saja ! ya sudah Bu lanjut deh kegiatannya , Cantika mau bersih bersih dulu !
Cantika langsung ngibrit melarikan diri dari amarah Bu Lastri .
Bu Lastri hanya tersenyum simpul! Cantika , Cantika sudah gadis masih saja seperti anak kecil ! tak terasa merawat dan mengasuhmu dari bayi sudah beranjak dewasa , bapak pasti bahagia melihat anaknya jadi anak yang Sholehah dan berbakti kepada orang tua walaupun kami bukan orang tua kandungmu , Cantika !
-
-
-
Braaak......
Suara yang sangat keras terdengar di jalan raya tak jauh dari rumah Cantika .
Cantika yang hampir terlelap tidur mendengar suara yang sangat keras menjadi bangun dan matanya enggan menutupnya .
__ADS_1
Aaaakh , mata ini seger sekali padahal badanku sangat letih , dengan langkah lemes karena kurang tidur , Cantika memaksakan diri untuk melihat apa yang terjadi di sebrang rumahnya .
Sesampainya di depan pintu , aku lihat dulu deh di kaca jendela siapa tahu ada orang jahat yang mengganggu atau iseng saja !
Cantika melihat sebuah mobil yang menabrak pohon mangga di sana ada seorang pria yang wajahnya berlumuran darah di depan kemudi .
Tanpa pikir panjang dan Cantikapun menghilangkan rasa takutnya , ia hanya berpikir positif saja yaitu untuk menolong sesama manusia !
ceklek , Cantika membuka pintu rumah dari bergegas pergi menuju mobil yang menabrak pohon tadi .
Pak , pak bangun ,"Cantika menggoyangkan punggung pria tersebut ".
Tak ada jawaban Cantika segera membuka pintu mobil dan membawa pria asing tersebut keluar dari sana .
"Berat sekali pria ini !"
Akhirnya Cantika berhasil membawa keluar pria tersebut , "pak , pak bangun ! akh mungkin ia pingsan ! sebaiknya aku bawa ke rumah sakit saja !"
Cantika menyetop taksi , dan meminta sang sopir taksi mengantarkannya ke rumah sakit terdekat .
Dua puluh menit akhirnya mobil taksi tersebut tiba di sana dan langsung di bawa ke UGD .
"Suster tolong !" teriak Cantika menggelar di lorong rumah sakit .
Dengan sigap para suster langsung mengevakuasi korban tersebut .
Cantika yang mendengar perkataan sang suster tidak mengiyakan juga tidak berkata apa-apa hanya diam saja .
Akh ! aku lupa memberitahu ibu, kalau aku mengantarkan pria ini ke rumah sakit pasti ibu cemas deh !
Setengah jam menunggu .
"Keluarga pasien !"ucap suster dari dalam ruang tindakan .
"Saya suster , ada apa ya ?"tanya ku
Begini mba , ayah anda banyak mengeluarkan darah hingga saat ini kondisinya kritis , kalau bisa tolong Carikan darah 0- di rumah sakit ini stok darah tersebut tidak ada , jika dalam waktu 2 jam pasien tidak menerima mendapat pendonor maka pasien di katan kritis !"
"Suster , ambil darah saya saja , darah say 0-!"ucapku yakin .
"Ayo mba , kasihan ayah anda , sebaiknya saya periksa dulu !
"Cantika hanya diam saja , mengapa dari pertama datang suster tadi terus menyebut pria asing tadi ayah ya ?"
"Silahkan mba berbaring !"ucap suster
Cantika segera berbaring di banker rumah sakit untuk di ambil darahnya . Satu jam kemudian Cantika sudah bisa berjalan kembali setelah di ambil darahnya !
"Mba kalau masih pusing duduk saja dulu , nanti saya bawakan susu dan telur !"ucap suster .
__ADS_1
Cantika masih duduk menunggu di lorong rumah sakit , " lama sekali aku sangat ngantuk ! aku tidur di sini saja deh mata ini seperti ada lemnya !"Cantika akhirnya memejamkan matanya .
Dua jam kemudian .
"Mba , mba bangun ayahnya sudah siuman !"kata suster .
Cantika mengucek matanya yang masih terasa lengket .
"Mba , ayahnya menyuruh mba untuk segera menemuinya !"
"Baik suster saya akan ke dalam tapi saya mau ke kamar mandi dulu , baur seger !:ucapku kepada suster tadi.
Cantika pergi ke kamar mandi , setelah itu baru menemui pria asing semalam .
Tok...tok...
Pria yang sudah siuman dari kecelakaan tersebut menoleh , "masuklah !"
Cantika masuk dengan pelan dan berdiri di samping tempat tidur pria asing itu .
"Siapa namamu nak ?" tanya pria itu .
Cantika mendongkakkan wajahnya ke arah pria asing itu dan menyebutkan namanya ,"nama saya Cantika pak !"
Nama yang bagus sesuai orangnya , "kenalkan nama saya Bayu !".
Mereka berjabatan tangan .
"Maaf saya merepotkan mu ! kalau boleh saya tahu dimana tempat tinggalmu ! biar sopir saya yang akan mengantarkan mu sebab saya belum kuat untuk berjalan !"imbuh Bayu .
"Tidak usah pak , saya bisa pulang sendiri !"ucapku .
"Tidak apa-apa , jangan sungkan saya sudah menganggap kamu sebagai anak saya sendiri !"kata Bayu .
Baiklah pak saya juga tidak membawa uang ,semalam saya membawa bapak dengan taksi itu juga punya tetangga saya yang berprofesi sebagai sopir .
Bayu mengeluarkan kartu namnya , "ini kartu nama saya jika kamu buruh apa apa datang saja ke kantor nanti asisten saya yang akan mengurus keperluanmu!.
Cantika merasa tidak enak , hanya diam saja .
"Terimalah nak !" kata Bayu
"Baik pak !" ucap Cantika
"Kalau begitu saya permisi dulu pak karena sebentar lagi saya mau berangkat bekerja !"
Baiklah nak , hati hati di jalan !
bersambung....
__ADS_1