Cinta Aira

Cinta Aira
post 39


__ADS_3

Di rumah sakit .


Akh.....kakiku sakit sekali !" Siska hanya bisa mengelus ngelus kakinya saja yang tertembak timah panas anggota polisi ," ini semua karena kamu mas Danu " gumam Siska dalam hati .


Seandainya kamu menerima cintaku , mungkin kini semua tidak akan terjadi ,tapi kamu lebih memilih Mella si gadis cupu miskin di bandingkan aku siswa yang cantik kaya populer di sekolah kita .Apa kurang nya aku ," gumam Siska ".


Sampai detik inipun aku masih merasakan kamu tidak mencintai ku setelah kita menikah , kamu hanya kasihan kepada Aira karena dia kekurangan kasih sayang ibu .Tega kamu mas Danu , hiks...


"Aku ingin semua keturunan mu mati , hahah !" Siska tertawa sendiri .


Polisi yang menjaga pintu kamar inap Siska hanya menggelengkan kepalanya saja lalu berkata dasar wanita gila .


Dalam keadaaan tangan di borgol kaki yang tertembak timah panas sungguh bsangat mengenaskan tapi masih saja otak kejamnya di bisa di tolerir lagi .


Di ruang inap Aira


Bunda , teriak Ken dan Kiki," anak bunda yang soleh dan ganteng ini mau menjemput bunda ya "


Mereka berdua hanya mengiyakan saja , tapi sebelum itu peluk bunda dulu ," mereka berpelukan dan saling melepas rindu".


"Aduh sepertinya anak anak bunda ini sudah besar besar , sampai sampai bunda tidak kuat menggendong kalian berdua !" ucap Aira .


"Tentu saja bunda , kami sudah besar kami sekarang sudah sekolah dan bisa makan sendiri dan mandi sendiri !" ucap Kenan.


Sudah sudah , bunda kalian masih masa pemulihan belum sembuh benar , ayo kita pulang itu ayah kalian sudah mengunggu lama !" ucap Bu Hesti .


"Ayo anak anak ayah yang Soleh kita pulang !" ucap Bayu .


Mobil hitam Mitsubishi Pajero , berjalan membelah jalan aspal yang cukup mulus tanpa hambatan yang berarti .


"Ayo turun kita sudah sampai !" ucap Bayu .


Aira memandang sekilas rumah tersebut ," mas ini rumah siapa ?" tanya Aira .


"Ini bukan rumah Bu Hesti mas , mas salah rumah kayaknya deh !" ucap Aira .


Bu Hesti yang mendengar perkataan Aira hanya tersenyum kecil . "Nak ini rumah mu yang di belikan suamimu dua hari yang lalu," ucap Bu Hesti.

__ADS_1


"Hore rumah ayah besar sekali , apa di dalam ada kolam renang nya ayah !" ucap si kembar .


"Ini bukan rumah ayah ini juga rumah kalian !" ucap Bayu .


Si kembar mendengar perkataan sang ayah sangat gembira , ayo ayah kita lihat ke dalam rumah .


"Setelah memarkirkan mobilnya , Bayu bergegas membukakan pintu mobil !" ayo sayang kita lihat rumah baru kita .


Bayu mengulurkan tangannya kepada Aira , dengan langkah anggun Aira mamasuki pintu rumah yang menjulang tinggi .


Ceklek...


Gangang knop pintu terdengar membukakan pintu rumah yang baru di belinya 2 hari yang lalu .Aira berdecak kagum rumah bernuansa elegan mendominasi bangunan tersebut .


Si kembar berlari lari ke sana ke sini dengan riang gembira , mereka masuk ke dalam rumah yang sudah di sambut oleh mama Anita ( mamanya Bayu dan ayahnya Bayu).


"Kesayangan mama akhirnya datang juga !" ucap mama Anita .


Aira juga sayang dan kangen sama mama !" ujarnya .


Ayo masuk ke dalam , mama Anita lalu berjongkok dan menyapa kedua bocah pecicilan tadi " ini pasti cucu cucu nenek ya " .


"Ayo peluk nenek Anita !" ucap Aira .


Kenan dan Kiki mendengar instruksi sang bunda tanpa ragu lengsung memeluk nenek Anita dengan erat .


"Jangan tinggalkan nenek lagi ya , nenek sangat kesepian tidak ada teman !" Rajuk nenek Anita .


"Sudahlah mama jangan menangis lagi semuanya sudah berlalu , sekarang kami tidak akan meninggalkan mama lagi !" ucap Aira .


Mama Anita pun yang masih sangat merindukan Aira dan cucu cucunya , melupakan Bu hesti yang masih berdiri dan juga pak Hendra .


"Maaf Bu Hesti dan pak Hendra saya jadi mengabaikan Bu Hesti dan pak Hendra !" ujar mama Anita .


"Tidak apa-apa Bu Anita , saya mengerti kalau Bu Anita sangat merindukan Aira dan cucu cucu kalian !" ucap Bu Hesti .


"Ayo silahkan duduk Bu , jangan sungkan anggap saja ini rumah ibu sendiri !" ujar mama Anita .

__ADS_1


"Sebelumnya saya sangat berterima kasih kepada bapak dan ibu karena sudah merawat dan menjaga Aira dan kedua cucu cucu saya !" ucap mama Anita .


"Tidak perlu berterima kasih Bu Anita , saya sudah menggagap Aira dan si kembar darah daging saya sendiri dan saya ikhlas memberikan kasih sayang saya kepada mereka !" ujar Bu Hesti .


"Apa Bu Anita keberatan saya menggap Aira dan si kembar anak dan cucu cucu saya ?" tanya Bu hesti .


Mama Anita menggenggam tangan Bu Hesti , tentu saja tidak keberatan Bu saya malah bahagia kita akan jadi keluarga , saya juga sangat terharu atas apa yang di alami Aira semasa hidupnya yang penuh derita akibat ibu tirinya .


Kedua wanita paruh baya itu saling berpelukan seperti adik dan kakak yang saling merindukan .


"Ih, mama sama ibu kok jahat sih sama Aira , kalian sudah tidak sayang lagi sama Aira !" Aira masang wajah mode merajuk


Tiga wanita beda generasi itu pun saling berpelukan .


Bayu yang melihat tingkah laku ketiga wanita tersebut ," sampai kapan kalian berpelukan seperti Teletubbies "


Ketiga wanita itu lalu melepaskan diri seperti amoba , lalu cengengesan .Ayo sekarang kita makan dulu pasti kalian lapar " ucap mama Anita ".


Mereka semua pergi ke ruang makan yang berada di tengah , mereka makan dengan teratur tanpa ada sepatah kata terucap , hanya suara sendok makan dan garpu yang terdengar .


Selesai mereka makan , para ketiga wanita itu membersihkan alat alat makan , sedangkan para laki laki ( Bayu , si kembar , pak Hendra dan ayah Bayu ) berada di pinggir kolam renang sambil beristirahat menurunkan nasi .


Ayah Bayu berkata ," Bayu setelah ini apa yang kamu lakukan , nak," ucap ayah Bayu .


Bayu akan menjeboskan siapa yang mencelakai Aira dan kedua orang tuanya , dan Bayu ingin mengulang ijab kabul bersama Aira dan mengelar resepsi pernikahan !" ujar Bayu .


"Iya , ayah setuju dengan tindakanmu , karena mereka sangat sadis sampai sampai menghabisi nyawa seseorang itu adalah tidak kriminal dan harus mendapatkan hukuman yang setimpal !"


"Ayah Ken dan Kiki boleh berenang tidak !" tanya Kiki polos .


"Tentu saja boleh , memang nya kalian bisa berenang !" ucap Bayu .


"Kamu tenang saja mereka pintar berenang itu Adalah olahraga favorit mereka !" ucap pak Hendra


"Mau ayah temani tidak berenang !" ujar Bayu .


iya , " kata si kembar "

__ADS_1


Mereka berenang dengan riang gembira .....


.


__ADS_2