
Di rumah Siska ...
"Gunawan , apa kamu sudah menemukan Aira ?" tanya Siska .
"Aku rasa Anak tirimu sudah meninggal terbawa arus sungai , karena waktu itu air sungai habis di guyur hujan yang mengakibatkan Aira terpeleset jatuh kedalam sungai yang cukup deras !"ucap Gunawan ,
Gunawan adalah selingkuh Bu Siska , Siska terpaksa melayani nafsu bejat Gunawan di karenakan , Gunawan mempunyai bukti bahwa Siska telah meracuni ayahnya Aira yaitu Danu Wijaya .
"Kamu yakin Aira sudah meninggal , tapi kenapa jasadnya belum juga di temukan bahkan sudah 5 tahun berlalu !" ucap Siska .
Kamu tenang saja sayang ,"Gunawan sambil mencium tengkuk leher Siska dengan liar"ucap Gunawan .
"Sudahlah Gunawan , aku lelah kau menghajar ku di ranjang tanpa ampun !" kata Siska.
"Yah , namanya juga janda lagi hot hotnya , aku takkan mengampuni mu lagi !".
Pasangan zina itupun melakukan rutinitas panasnya hingga 3 kali ,( gempur dah tuh Siska pasti jalannya kayak bebek peking).
Setelah melakukan yang enek enak , Siska berbaring di sebelah Gunawan .....
"Mas kalau aku hamil anak kamu gimana , kita sudah melakukan rutinitas panas sudah beberapa kali !" ucap Siska
"Atau kita nikah saja , bagaimana !"ucap Siska.
"Itu adalah ide paling konyol yang pernah aku dengar .Dengar Siska hubungan kita sebatas simbiosis mutualisme saling menguntungkan jadi jangan berharap lebih dari ku .!"ucap Gunawan.
"Gunawan pergi memunguti pakaiannya yang berserakan di lantai , dasar wanita di kasih hati minta jantung , dasar ****** .!" dengan wajah kesal Gunawan pergi tanpa pamit dengan Siska .
"Siska yang mendengarnya sangat terasa sakit , mengapa jadi begini ya Allah !" ucap Siska .
Dalam lamunannya , dulu sewaktu bersama Danu , Siska tak pernah sekalipun di bentak oleh laki laki yang pernah ia sakiti , bahkan Danu laki laki yang romantis juga penyayang ....
Hiks .....
Hiks ....
Maafkan aku Mela , aku sudah merusak rumah tangga mu bersama Danu , dan aku juga yang menghancurkan Aira
Semoga saja kalian memaafkan kesalahan dan dosa dosa ku "doa Siska"
…………………………
__ADS_1
di tempat lain
"ayang lihat deh ini kayaknya pas buat si kembar !" ucap agung .
"Apaan sih mas agung , panggil Mira pakai ayang segala ,!"keluh Mira
"Kamu memang kesayangan bang agung ! hihi Agun tersenyum tanpa dosa.
Abang Agung 1000 rius Mira , Abang ingin kamu menjadi pendamping ku , kita menua bersama anak-anak kita ayang! ucap agung.
"Mira hanya menjulurkan lidahnya , "
Coba lihat kalau begini Abang agung tambah gak tahan lagi , sangat mengemaskan ! "sabar sabar agung ini ujian untuk mendapatkan sarangnya Mira "
"Aku rasa ini cukup untuk keperluan si kembar sekolah taman kanak-kanak ."
Satu jam berada di pasar akhirnya Mira mengakhiri perjalanan menjelajahi pasar tradisional di sana , sebaiknya aku pulang deh takut Ken dan Kiki menunggu lama !
Agung segera menghampiri Mira , sebelumnya agung menggambil motor nya yang berada di parkiran pasar tersebut .
ciit.....
ayolah , jangan kau menjulurkan lidah kau nanti aku tersedot ke dalamnya !" ucap agung tanpa di filter.
"iya !" jawab singkat mira
"Pegangan yang erat ayang !" ucap agung
Akan tetapi Mira hanya duduk dan berpegangan di pinggir jaket agung
Ais , bukan begitu berpegangan kenapa calon suamimu .....
Agung yang usil .....
agung menyala kan motornya ,motor berjalan kencang tapi tiba tiba agung mengerem motornya ...
ciiit.....ah enak sekali ( buah ****Mira menempel sempurna di punggung agung)
"Mas agung sengaja ya menggambil kesempatan dalam kesempitan !" ucap Mira marah .
"Dah ah , Mira mau pulang naik angkot aja , dasar pria !"decih Mira
__ADS_1
Mira , Mira , yah dia marah ....," huh wanita memang susah di mengerti "
"ya sudah lah , mungkin Mira ingin sendiri dulu !" ucap agung .
alhamdulilah Samapi juga di rumah ...
"pak berhenti di jalan gang mangga 3 ya !" ucap Mira kepada pak supir angkot.
"siap neng !" jawab supir
"ini pak uangnya ,"ucap Mira .
Setelah berjalan melewati gang , akhirnya Mira sampai .
assalamualaikum , Bunda pulang .....!
"wa'alaikumusallam , nak kamu dari pasar ?" ibu Hesti yang melihat banyak barang belanjaan yang di bawa Mira .
"iya Bu , ini baju Koko buat Ken dan Kiki besok hari Senin mereka sudah bisa sekolah di taman kanak-kanak mutiara!" ucap Mira .
Ibu salut sama kamu Mira ,kamu bisa membesarkan anak kamu seorang diri dan banyak lelaki yang datang untuk melamar kamu tapi kamu kekeh mempertahankan pendirian mu .
Bukannya begitu Bu, saya juga masih binggung mengapa Sampai saat ini saya belum mengingat masa lalu saya .
"Saya hamil mempunyai suami atau hamil tanpa ayah ! ragu Mira
"Kalau kamu mempunyai suami , pasti suami kamu mencari mu Mira , tapi Sampai saat ini belum ada satupun orang yang mencari mu .!"ucap Bu hesti.
"Mira dengarkan ibu bicara , hukum agama jika suami tidak menafkahi istri lahir dan batin selama 3 bulan lamanya itu sudah termasuk cerai Mira , lah ini kamu sudah lima tahun suami kamu belum mencarimu .!" ucap Bu hesti.
"Pikiran lagi nasib anak anak mu hadir tanpa ayah , apa kamu mau melihat anakmu bersedih karena selalu di olok olok oleh teman sebayanya di cap anak haram !"ucap Bu Hesti panjang lebar.
"Dan ibu rasa , Agung cocok dengan anak anakmu Mira !"
"Agung pemuda yang baik , sabar dan pekerjaan keras !" ucap Bu Hesti.
"iya , Bu terima kasih telah menampung kami bertiga , Mira gak tahu bagaimana nasib anak-anak kalau ibu dan bapak tidak ada !" ucap Mira
Mira , Mira kamu sudah kami anggap anak sendiri tidak usah berterima kasih karena itu kewajiban sebagai orang tua .
"Sudahlah Mira jangan menangis lagi , sudah cukup air mata yang kau keluarkan , ibu ingin kamu bahagia dengan keluarga kecilmu !" ucap Bu Hesti
__ADS_1