
Ken apa kita salah ya , memberitahukan ayah , bahwa Bu Lalita dan om Agung mau menikah ?" tanya Kiki .
"Aku rasa tidak Ken , aku rasa ayah hanya cemburu saja kepada om Agung , karena om Agung juga dulu suka sama bunda !" seru Kiki .
Orang dewasa memang membingungkan !
"Kalau aku sudah dewasa aku tidak ingin mengenal wanita , wanita bikin ribet !" kata Ken .
Kamu yakin Ken ! , " bagiku perempuan hanya ingin di mengerti , coba lihat bunda deh ,Ken ?" tanya Kiki .
Pasti bunda ngambek kalau kita di suruh tidur atau belajar kita menolaknya!"
Itu sih beda Kiki , perempuan itu kalau belanja matanya jelalatan , di rumah minta ini Samapi pasar semuanya di beli .
Coba kamu lihat nenek Anita , kalau nenek dan bunda bersatu pasti kita cape dan pegel pegel kaki kita karena mengikuti mereka pergi !
"Sudahlah , aku mau fokus belajar saja !" kata Ken
Setengah hari Ken dan Kiki belajar di sekolah , dan tak lama bel sekolah berbunyi menandakan belajar telah usai .
"Ken ,kiki!" panggil Om Agung .
Ken dan Kiki menoleh saat ada yang memanggil nama mereka ." om Agung !" teriak mereka berdua .
Agung mensejajarkan tinggi badannya dan memeluk Ken dan Kiki bersamaan .
"Om kangen kalian , kenapa kalian tidak ke Surabaya lagi menjenguk nenek Hesti dan kakek Hendra di sana ?"tanya Agung.
Ken dan Kiki hanya diam saja
"Om sama siapa ke sini !" mata Kiki celingukan mencari seseorang .
"Kamu cari siapa ha ?" tanya Agung .
__ADS_1
"Kiki tanya om ke Jakarta sama siapa , emang om gak takut di culik apa !" imbuh Kiki polos
Kata bunda kita gak boleh pergi sendirian nanti ada orang jahat dan menculik kita , gitu om pesan bunda !
Agung hanya tersenyum melihat tingkah laku Kiki ," pantas saja bunda kamu melahirkan anak kembar , lah yang satu takut pergi jauh jadi ada yang nganterin Sampai dunia , hhhhhhh!
Ih , om Agung di kasih tahu malah ketawa sendiri !
"Mas Agung !" panggil Lalita .
Mereka bertiga menoleh sumber suara !
"Mas sudah lama menunggu aku ? " tanya Lalita
"Baru saja ,dek !" jawab Agung .
"Om , Agung main ke rumah kita yuk bunda pasti senang melihat om Agung !"imbuh kiki.
Agung yang merasa tidak enak dengan Lalita hanya diam saja , " nanti saja ya om masih banyak urusan "
Kiki berlari keluar sekolah dan ikuti Ken yang menyusul ," Kiki tunggu aku kita pulang sama sama ,Kiki aku ini kakak kamu dengar gak sih !"
Agung hanya tersenyum kikuk , " mas jangan kasar sama anak kecil !" kata Lalita .
Dalam hati aku begini karena kamu Lalita ,aku gak tahu perasaan ku nanti setelah bertemu dengan Aira wanita yang sempet mampir di hatiku .
Sudahlah Lalita , biarkan saja toh mereka hanya Anka kecil esok lusa juga mereka ceria seperti sedia kala !.
Terserahlah mas , kalau itu yang terbaik buatmu , aku hanya mengikuti nya .
Dengan derai air mata , Kiki berlari ke taman . Nafas yang masih terengah-engah Ken mengikuti saudara kembarnya ,Ken memanggil Kiki " Kiki tunggu".
Kiki kamu kenapa , jangan marah sama om Agung , om agung sebentar lagi akan menikah dengan Bu guru Lalita , mungkin om agung merasa tidak enak dengan Bu guru jika bunda ketemu sama om agung .
__ADS_1
Ucapan Ken menyadarkan Kiki "begitu ya "
"Ya sudah ayo kita pulang , nanti bunda khawatir !"
"Mereka berdua pulang sekolah dan sang sopir Bayu sudah menunggu dari tadi !"
Ayo den pulang mag Ujang sudah di telpon ibu dari tadi menanyakan kalian kenapa belum pulang sekolah .
…………
"Mas Agung aku boleh tanya sesuatu padamu?" tanya Lalita .
"Ya tanya kan saja !"kata Agung.
"Apa hubunganmu dengan Aira , mengapa kamu begitu dekat dengan Ken dan Kiki ?" tanya Lalita to the poin .
Aku......
Aku.....
Sudahlah mas , tidak usah di teruskan lagi hubungan kita ini , percuma kita membangun rumah tangga tapi kamu masih belum move on dari Aira .
"Bukan begitu cerita Lalita , kenapa kamu egois kamu belum mendapatkan penjelasan dariku !"imbuh agung yang masih setia menunggu Lalita .
Lalita lalu berdiri lalu berjalan meninggalkan agung seorang diri !.
Sebelum Lalita pergi jauh , agung berkata ," aku memang mencintai Aira tapi setelah melihat Aira bahagia bersama keluarganya aku rela melepaskan Aira".
Karena kebahagian tidak bisa di paksakan , termasuk bahagia bersamamu Lalita .
"Kalau memang kamu tidak bisa bahagia bersamaku , aku rela melepaskan mu !"
Agung pergi meninggalkan Lalita yang mematung seorang diri . Sesakit inikah mencintai .
__ADS_1
.