Cinta Aira

Cinta Aira
post 54


__ADS_3

Hari berganti hari , bulan berganti bulan .


Tak terasa kandungan Aira sudah memasuki bulan ke 8 mendekati persalinan .


Hamil kali ini Aira sedikit lega , ia tidak mengalami ngidam , hanya trimester pertama Bayu yang mengalami ngidam ,dari mual pusing dan pengen yang aneh aneh di alami Bayu .


"Sayang kapan kamu kontrol ke dokter kandungan ?" tanya Bayu yang sedang sarapan pagi .


"Nanti sore mas !" ucap Aira .


"Jam berapa ?" tanya Bayu , nanti jam 4 sore aku sudah buat janji dengan dokter Hanna di RS Harapan Bunda ,"jawab Aira ".


"Baiklah nanti aku antar ya , tunggu ayah ya baby kecilku !" jawab Bayu sambil mengelus perut Aira yang sudah membesar .


"Ayo anak anak , ayah antar ke sekolah !" ajak Bayu kepada Ken dan Kiki .


25 menit kemudian , mobil mereka sampai di depan pintu gerbang sekolah .


Ken dan Kiki sekolah dulu ya ayah , da....." Ken dan Kiki melambaikan tangannya ."


"Ayo Ken kita masuk ke kelas sudah jam 7 !" kata Kiki yang melihat jam di pergelangan tangannya .


Mereka berlari menuju kelas masing masing .Suasana yang riuh menjadi hening kala Bu guru Lalita datang ke kelas hendak ingin memberi pelajaran .


"assalamualaikum anak anak ?" tanya Bu guru


"Wa'alaikumusallam Bu guru ! "sahut siswa siswi


Anak anak Minggu besok adalah ulangan kelulusan kalian , ibu harap kalian bisa mengerjakan tugas dengan baik dan lulus , dan bisa melanjutkan sekolah madrasah ibtidaiyah atau sekolah dasar .


Rafa , tolong kamu handle semua urusan kantor saya mau pulang , sayang ingin Aira untuk cek ke dokter kandungan .


Baik , tuan !


Bayu pulang sebelum Azar berkumandang . Assalamualaikum , sayang aku pulang .


Tidak sahutan Bayu mencari istrinya di segala penjuru , dari dapur , halaman belakang , ke ruang tamu dan terakhir di kamar .


Lelah mencari akhirnya ketemu juga , "Sayang , istriku tercinta ternya kamu di sini ".


Huf....." Bayu membuang nafasnya lewat mulut dada yang turun naik akibat kelelahan mencari istrinya ."

__ADS_1


Mas gimana sih aku kan mau ke dokter kandungan jadi harus siap siap , masa mau ketemu orang bau asem !


Heheh!" Bayu hanya cengengesan .


Kalau mas mau antar aku ke dokter kandungan mandi sana biar fresh , kayak jeruk yang baru di petik .


Nanti dulu sayang , "haduh kenapa irama jantungku rasanya tidak karuan apa aku sudah tua y !"


Sebelum pergi ke rumah sakit , Bayu dan Aira berpamitan dengan kedua anaknya dan mama Anita .


"Mama aku nitip si ganteng ya !" ujar Aira , aku dan mas Bayu mau cek kandungan .


"Ya , anakku sayang jangan cemaskan kedua jagoan mu , mereka anak yang baik dan juga patuh sam neneknya !" ya kan jagoan nenek .


"Bunda kapan dedek bayi keluar , Ken ingin mengendong dedek bayi !" Ken sambil mengelus perut Aira yang sudah membesar .


"Sabar KK nanti aku juga keluar !" sahut Aira yang menirukan suara anak kecil .


Mereka tertawa bersama , " ayo sayang kita berangkat , kalau terlalu sore dijalan bisa macet , karena ini jam pulang kantor ".


Bayu dan Aira masuk ke dalam mobil , mereka berdua bercengkrama satu dengan yang lain .


Bayu tidak ingin melewatkan kesempatan ini , sewaktu Aira mengandung si kembar Aira tidak di dampingi Bayu .


Sedih , tentu saja


Marah apalagi ," huh , sayang beban di perut mu apa sangat berat aku tidak tega melihatmu seperti ini .Aku janji akan selalu menjaga dan menyayangi keluarga kecil kita ".


Mas ngomong apa sih , aku tuh senang banget bisa jadi wanita sempurna untuk mu dan anak anak kita .


Bisa jadi ibu sekaligus istri , banyak wanita yang ingin di posisi ku , melahirkan anak anak yang soleh ,punya suami yang ganteng membahana dan plusnya tajir melintir ....hhhhh


Sekarang kamu pandai ngegombal ya , tambah gemez sama bunda nya anak anak .


"Sayang ayo kita masuk saja ke ruangan dokter Hanna !" ucap Bayu


Jangan mas , kamu gak lihat mereka , jangan jadikan uangmu jadi serakah , " kata Aira " .


Bagaimana kalau kita yang berada di posisi mereka , merasa terabaikan , karena kita tidak memperdulikan mereka".


"Baiklah nyonya , perkataan mu adalah perintah !" ucap Bayu sambil membukukan tubuhnya .

__ADS_1


Bayu mengambil nomer antrian , walaupun sudah membuat janji dari kemarin tapi Aira tidak tega melihat ibu ibu yang sudah menunggu lama Dangan perutnya yang membuncit .


30 menit menunggu nomer panggilan , belum juga ada panggilan Bayu pergi ke kantin rumah sakit untuk membeli minuman dan makanan kecil untuk istrinya .


Ini sayang minum dulu , jangan sampai dehidrasi akibat kekurangan cairan .


Aira meminumnya dengan cepat , ah ....enaknya .


Nomer Aira terpanggil .


"Nyonya Aira !" panggil suster .


Bayu dan Aira masuk ke dalam ruangan praktek dokter Hanna ." silakan duduk "


Dokter Hanna memeriksa buku catatan kehamilan Aira ." bagus , coba naik ke atas tempat tidur dan memeriksa perut Aira dengan gel "


Melihat monitor komputer ," posisi bayinya bagus ya pak , jenis kelamin perempuan !" ucap dokter Hanna .


Bayu sangat gembira ," beneran dokter anak saya perempuan "


Ya pak , jaga ibu dan anaknya ya kalau sudah terjadi kontraksi langsung saja datang ke rumah sakit ini .


"Dokter apa saya boleh bertanya ?"


"Silakan pak , apa yang bapak mau tanya kan !" ucap dokter Hanna .


"Masalah itu ,dokter !


Dokter Hanna yang mengetahui pertanyaan si bapak bayi tersebut langsung tersenyum .


Kandungan yang mendekati HPL justru di anjurkan untuk sering sering menjenguk si bayi , dengan catatan tidak melukai bayi yang ada di perut si ibu .


"Benarkah dokter !" wajah Bayu langsung cerah secerah pagi ini.


Aira merasa malu dengan pertanyaan suaminya .


Terimakasih dokter atas segalanya .


Setelah menebus obat di apotek , Bayu dan Aira segera pulang ke rumah .


"

__ADS_1


__ADS_2