Cinta Aira

Cinta Aira
post 37


__ADS_3

Satu jam setengah Bayu menutup matanya sejenak menghilang rasa ngantuk yang mendera , walaupun hanya tidur di atas sofa yang kurang nyaman tetapi Bayu menikmati tidurnya .


"Anak anak jangan berisik ayah kalian sedang tidur !" ucap Ayunda .


"Ayah tidak akan bangun bunda hanya karena kami berdua bercanda !" ucap Ken


Kiki pun tak mau kalah dengan Abang kesayangannya , " iya bunda lihatlah ayah mendengkur sangat keras membuat air liurnya keluar dari sarangnya !" ucap Kiki tanpa dosa .


"Hus , kamu gak boleh seperti itu kamu jangan biarkan mulutmu mengeluarkan makian terhadap siapapun apalagi ayah mu sendiri nak ! " ucap Ayunda menasehati .


Hoooam......


Bayu menguap


Bayu yang belum sepenuhnya sadar hanya melihat sekilas istri dan kedua anaknya yang terlihat sangat lucu .


"Kalian kenapa melihatku seperti melihat hantu saja !" ucap Bayu


Ayunda ,Ken dan Kiki hanya tersenyum terbahak bahak ," lihatlah ayah ada anak sungai yang mengalir deras " ucap Kiki yang sedang meledek sang ayah .


Anak sungai apa ? tanya Bayu yang masih pusing sehabis tidur .


Bayu langsung ke kamar mandi membersihkan wajahnya dengan air .


Bayu melihat dirinya di cermin , hah!" pantas saja mereka sangat mengejek ku saat ini , ini karena sungai Musi yang ada di wajahku yang tampan ini .( Bayu yang masih narsis tingkat dewa )


" Setelah Bayu keluar dari kamar mandi .Ken Kiki nanti setelah bunda pulang dari rumah sakit kalian semua ikut ayah ya ke rumah ayah yang ada di Jakarta !" ucap Bayu .


"Lalu bagaimana dengan sekolah kami ayah ,masa kami tidak sekolah sih aku ingin jadi orang hebat dan bahagiakan bunda ku tercinta ! " ucap Ken .


Kiki juga mau sekolah ayah , kiki ingin jadi dokter dan menolong mereka yang sakit seperti bunda saat ini !" ucap Kiki.


Kalian memang anak anak ayah dan bunda yang hebat ayah sangat bangga dengan kalian berdua .


mas ...


"mas Bayu ! " panggil Aira


Ya ada apa , "mama Anita bagaimana kabarnya aku ingin sekali melihat ibu dan memeluknya !" ucap Aira .


Mama selalu menangis setiap malam karena memikirkan masih murid dan menantu kesayangannya .

__ADS_1


"Bisakah mama Anita menemui aku dan anak anak di sini !" ucap Aira .


"Tentu saja , aku akan telpon mama dulu , apakah mama bisa ke sini atau tidak karena sekarang di sekolah sedang ada ujian otomatis mama sibuk dengan urusan murid muridnya di sekolah !" ucap Bayu .


"Baiklah , aku sangat kangen dengan masakan mama dan ingin melepaskan rinduku sama mama !" ujar Aira .


"Aira kamu rindu sama mama tapi sama aku gimana apakah kamu juga rindu padaku suamimu ?" tanya Bayu


"Aku sangat rindu dengan mu mas , tapi bagaimana dengan status kita , kita sudah berpisah cukup lama apa kita masih suami istri ?" tanya Aira .


"Kalau begitu kita menikah ulang saja lalu mengelar resepsi pernikahan kita yang tertunda !" sahut Bayu.


"Bagaimana ideku bagus tidak ?" tanya Bayu


Bayu tersenyum jahil dan sambil mengedipkan sebelah matanya .


"Aira yang melihat hanya tersenyum kecil dasar gombal !" imbuh Aira


"Iya aku mau tapi , kita harus bereskan ibu tiri ku dulu aku gak mau dia mengganggu keluarga kecil kita ! " ucap Aira .


"Baiklah semua bisa atur , kamu tenang saja . kamu persiapkan diri mu saja untuk pernikahan kita lalu memberikan adik adik yang lucu untuk Ken dan kiki ! jawab Bayu yang semakin menggoda Aira .


Apaan sih mas mereka masih kecil kasihan , nanti mereka kekurangan kasih sayang ayah dan ibunya .


Ih , mas Bayu kaya beli snack makanan ringan yang ada hadiah aja deh .


Bayu dan Aira tertawa bersama melupakan sejenak derita yang selama ini mereka rasakan .


Sayang aku sudah menanyakan prihal pernikahan kita , sebaiknya kita nikah ulang saja untuk memperbaiki semuanya , aku tidak mau terjadi suatu hal di kemudian hari .


Aku ikut kamu saja deh mas , bagaimana baiknya kamu adalah suami dan ayah dari anak anakku .


…………………………


Siska yang mendengar Aira sudah sadar dari amnesia , segera pergi ke bandara , ia hendak melarikan diri ke negara lain .Tapi sayangnya garak gerik Siska telah menjadi buruan polisi di sana .


Jangan bergerak ibu Siska ", ucap polisi berpakaian preman "


Siska yang tidak mau membusuk di penjara langsung lari dari kejaran polisi .Semakin Siska berlari semakin cepat pula polisi mengejarnya .


Dor....

__ADS_1


Suara tembakan ke atas terdengar , tapi Siska masih belum bergeming ia masih saja mencari cara agar lepas dari jeratan hukum .


Dor...


Dor...


Ibu Siska jatuh ke lantai di bandara , banyak orang yang melihat bagaimana Siska begitu gigih ingin melarikan diri , Sampai akhirnya polisi tak punya cara lain yaitu menembak kaki kanan Bu Siska yang terkenal licin .


Ambulance pun datang membawa Siska yang terkena timah panas polisi .


Kejadian ini banyak menyita perhatian publik , tapi polisi tersebut sangat mudah untuk membubarkan aksi kepo para pencari berita tersebut .


…………………………………………


Gunawan pun tak kalah gusar , Gunawan yang mendengar Siska akan hengkang dari negara ini membuat nyalinya menciut . Bagaimana ini akh ..." teriak Gunawan frustasi ".


"Ini samua karena keserakahan kamu Siska , aku juga harus ikut menanggungnya !" cicit Gunawan.


Tok ....


Tok....


Suara ketukan pintu terdengar , " silakan masuk tidak di kunci " , bos di luar ada polisi mencari bos .!"ucap sekretaris Gunawan .


"Biarkan mereka masuk !" titah Gunawan


Selamat siang pak Gunawan kami membawa perintah atas penangkapan Bapak Gunawan atas tuduhan membantu penculikan atas nama nona Aira , Lebih lanjutnya silahkan bapak ikut kami ke kantor polisi .


Kedua polisi itupun memborgol Gunawan dan membawanya ke kantor polisi , para karyawan yang melihat bos besarnya di bawa polisi dengan cara tidak hormat langsung berasumsi jelek .


"Seperti sebentar lagi kita akan jadi pengganguran !" ucap karyawan Gunawan.


Ada juga yang lain berkata , " mana istri muda ku minta gelang emas lagi , kalau aku jadi pengangguran berarti nganggur juga dong terong aku ke istri mudaku ."


Ada juga yang lain ," cicilan kredit rumah sama mobilku gimana nih , stres deh "


Sudah sudah kalian kerja saja masalah ini biar polisi yang mencari solusinya .


……………………


Agung yang mendengar Mira /Aira kecelakaan dari sang ibu , langsung cus mengunjungi Aira ke rumah sakit bersama ibu RT .

__ADS_1


"Ibu bagaimana keadaan Mira , aku sangat cemas Bu !" ucap agung .


"Sabar agung ,Mira hanya luka kecil saja cuma lecet lecet doang !" imbuh Bu rt.


__ADS_2