Cinta Aira

Cinta Aira
post 59


__ADS_3

Pagi yang cerah secerah hati Agung , bagaimana tidak senyum terus mengembangkan membayangkan wajah istrinya yang berada di bawah kuasa Agung .


Aw.....pekik Lalita ," kenapa beb sakit ya , aku gendong ya !"ucap Agung .


Agung segera membawa istrinya ke kamar mandi ." Sekalian aku mandiin ya , aku kasihan sama kamu ".


Gak usah mas aku mandi air hangat saja nanti juga bengkaknya reda .


"Apa yang bengkak boleh , mas lihat !"


Lalita menelan Saliva , bagaimana tidak rasa malunya saja belum hilang setelah pertarungan semalam sampai 3 ronde , menjelang pagi baru memejamkan mata .


"Gak ah , aku malu, sana mas keluar aku mau mandi sendiri !"


Ya sudah kalau ada apa apa ayang beb panggil mas saja ya !.


"hmmm!" jawab Lalita singkat .


20 menit Lalita berada di dalam kamar mandi memanjakan dirinya dari mencukur pulau seribu hingga luluranpun di sambangi Lalita .


"Ayang beb kamu lama banget , kamu pingsannya di dalam !"ucap Agung .


"Gak mas aku lagi luluran aja kok biar seger badanku !"sahut Lalita .


Jangan lama lama di kamar mandi nanti kamu masuk angin .


"Ya , cerewet sekali suamiku itu !" kata lalita .


Lalita keluar dari kamar mandi dengan wajah segar dan aroma luluran yang wangi membuat predator Agung datang .


Agung memeluk Lalita dari belakang yang masih menggunakan handuk sebatas dadanya .


"Sayang kamu harum sekali aku suka banget !" ucap Agung yang masih mencium tekuk leher istrinya .


"Mas geli tahu !" Lalita seperti cacing kepanasan tak bisa diam .


Sayang terima dan nikmati saja !" suara serak Agung .


Dengan rakus Agung ****** bibir istrinya .mereka bertukar Saliva tanpa jeda .


Di malam yang syahdu itu Agung kembali bercocok tanam di ladang Lalita . Hawa panas dan banjir keringat membasahi tubuh Agung dan Lalita .


"Agung ambruk di samping istrinya !" terimakasih sayang .


Lalita yang masih tak berdaya ," sudah kewajiban ku mas melayanimu "


bersambung...


…………………………

__ADS_1


Di rumah Bayu .


Empat bulan sudah baby Tiara mengisi keramaian di keluarga Bayu .


Oek....


Oek....


"Bunda , kenapa adik bayi menangis tidak berhenti ya ?" tanya Ken .


"Tidak apa apa kakak , adik bayi habis di imunisasi tadi makannya ia nangis terus !" ucap Aira yang sambil menenangkan baby Tiara .


Kita ajak keluar saja Bun mungkin , bayi Tiara bosan di rumah terus ! kata Ken menyakini bundanya .


Baiklah kita ketaman di belakang rumah saja ya , soalnya ayah belum pulang dari kantor ,ok !.


Iya Bun .


"Aira , sini Tiara mama yang gendong pasti kamu lelah !" ucap mama Anita .


Ya maaf ngerepotin mama terus !


Kamu ngomong apa sih , justru mama seneng mama punya temen dan mainan baru , jadi mama gak kesepian .


Semenjak Aira melahirkan , mama Anita sudah tidak mengajar lagi katanya sih sudah cukup bekerja . Sekarang waktunya senang senang ," senang 2 bersama anak mantu dan juga cucu cucunya ."


Setiap weekend pasti di rumah Bayu ramai dengan celotehan si kembar dan keaktifan baby Tiara .


"Makannya mama Bayu ingin banyak anak karena tidak enak jadi anak tunggal !"


Maafkan mama Bayu , bukan maksud mama begitu itu semua sudah takdir yang penting sekarang jaga keluarga kecil mu beri mereka kebahagiaan .


"Itu pasti ma ," Bayu memeluk mama Anita "


Ken Kiki sudah berenangnya , nanti kalian masuk angin .


Mas ajak anak anak naik ke atas ," Ken Kiki kalian tidak dengar perintah bunda kalian !" kata Bayu sambil melotot .


I....iya ayah , "ayo Ken " seru Kiki.


………………


ke rumah Agung dan Lalita .


uek....


uek...


"Beb , kamu kenapa masuk angin !" kata Agung .

__ADS_1


"Gak tahu mas , akhir akhir ini. kepalaku pusing tak enak makan , mungkin penyakit mag ku kambuh !" jawab Lalita .


"Ya sudah kita ke dokter saja yuk , daripada nanti repot sendiri ?" tanya Agung .


Hemmm Lalita hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju .


Mereka mengendarai sepeda motor Agung , 15 menit mereka sudah sampai di depan klinik kandungan .


Agung dan Lalita mengantri menunggu giliran . Bu Lalita ," panggil suster ".


Ya saya , " Lalita yang masih bersandar di bahu suaminya ."


"Ada keluhan apa Bu ?" tanya bidan


Istri saya mual ,muntah , dan juga pusing Bu !" jawab Agung .


"Kapan ibu datang bulan ?" tanya bidan .


"Seingat saya tanggal 10 Bu !" jawab Lalita .


"Ibu Lalita kita tes urine ya , ini wadah untuk menampung air urine ibu !" imbuh bidan .


Lima menit kemudian Lalita datang dengan urine yang sudah di taruh di wadah kecil.


"Maaf Bu bidan ini urine saya !" ucap Lalita


Sang bidan menaruh tespek di wadah urine tersebut , tidak membutuhkan waktu lama hasil dari tespek.


Hasilnya positif ,garis dua .


"Selamat ya , pak Bu istri nya positif hamil !" ucap bidan


Agung dan Lalita yang mendengar berita itu sungguh sangat bahagia .


"Mas kita akan punya anak !"


Iya sayang ," Agung mencium kening istrinya "


Heeem !" suara deheman bidan membuyarkan keromantisan suami istri itu ," maaf Bu bidan kami terlalu bahagia".


Usia kandungan ibu Lalita baru 2 Minggu , masih rentan keguguran jadi jaga istri baik baik jangan kelelahan saat beraktivitas , ini saya kasih resep vitamin penggiat kandungan dan juga tambah darah ,


Ibu hamil juga harus makan makanan yang bergizi .


"Baik Bu bidan terimakasih !" ucap Agung sambil mengulurkan tangannya .


Mereka pulang dengan wajah berseri-seri ." Lalita terima kasih sudah mau menerima benihku " .


Apaan sih mas , aku juga senang akan jadi seorang ibu .Mereka berdua segera tidur setelah drama sore ini .

__ADS_1


bersambung ......


__ADS_2