
"Kringgg"...Suara alarm dari kamar,seorang gadis cantik terbangun lalu mematikan alarm dikamarnya.
"Ahhh aku lupa sekarangkan awal mula aku masuk kesekolah baruku".
Anggun adalah wanita cantik yang memiliki rambut yang lurus,bulu matanya yang lentik membuat dirinya terlihat sangat anggun.Anggun pindah rumah kebandung,membuatnya harus pindah sekolah juga.
Tadinya Anggun di jakarta,tapi keluarga Anggun pindah kebandung karna ayahnya berbisnis dibandung,dan akhirnya Anggun harus jadi murid baru di smk barunya.
Anggun masuk ke Smk yang kebanyakan didalam sekolahnya cowo,karna jurusan disekolah itu tentang mesin,meski kebanyakan cowo,tapi disekolah itu juga ada cewenya.
******
"Selamat pagi anak-anak",ucap pa guru menyapa kedalam kelas.
"Pagi pa",ucap semua murid.
Didalam kelas ini wanita hanya ada 5 orang dan 25 orang laki-laki."Anak-anak kita kedatangan murid baru".Semua menoleh kearah pintu,Anggun perlahan memasuki kelas barunya.
Semua menatap Anggun yang begitu cantik dan semua terpesona.Anggun memperkenalkan dirinya.
"Hallo nama saya Anggun,saya dari jakarta,pindah rumahnya kebandung".
"Hallo Anggun",Sepakat membalas sapaan Anggun.
"Anggun silahkan kamu duduk sama Rara",ucap pa guru.
kebetulan Rara duduk dibangku paling depan,dan Rara duduk sendiri.Saat pelajaran berlangsung semua murid tidak berhenti bicara,mereka terus membicarakan Anggun.Bel istirahatpun berbunyi.
Semua murid cewe menghampiri Anggun."Hallo Anggun aku lala".
"kalo aku fifi",ucap fifi menjulurkan tangannya.
"Aku Nida",tersenyum kepada Anggun.
"Klo aku cerly",memberi senyuman.
Mereka perkenalan dan mulai hampir akrab dengan Anggun.Ridho murid yang gak bisa diem dikelas,dia terkenal sedikit nakal,Ridho menghampiri Anggun bersama cowo-cowo lainnya.
"Hallo Anggun",Sapaan manis sambil menjulurkan tangannya.
"I..Iya hallo",Anggun tidak menjulurkan tangannya.
Dikelas Ridho terus mendekati Anggun,dan terus merayu Anggun dengan gombalan mautnya,tapi Anggun tidak tergoda karna dia cewe kalem dan tidak mudah baper.
*******
Setelah selesai istirahat,bel masukpun berbunyi dan dikelas bagian pelajaran matematika,kebetulan Anggun suka pelajaran itu,dan juga dia dikelas dulunya pintar matematika.
Pa guru matematika disekolah ini dia masih muda,banyak murid-murid cewe mendekatinya,tapi pa guru itu tetap kalem,namanya pa Gibran.
Saat pa Gibran memulai pelajaran,pa Gibran menatap Anggun dan mendekatinya."Kamu murid baru?".Ucapnya sambil tersenyum.
"I..Iya pa,ucap Anggun.
__ADS_1
Pelajaran matematikapun dimulai,saat pa Gibran menyuruh salah satu muridnya mengerjakan soal satu nomor dipapan tulis yang pa Gibran berikan,tidak ada yang mau kedepan,karna pelajarannyapun begitu sulit.
Tapi Anggun mengetahui materi itu,karna disekolahnya materi itu sudah dibahas,Anggun memberanikan dirinya mengacungkan tangannya.
"Saya pa",ucap Anggun sambil maju kedepan.
Semua menoleh ke Anggun dan tak percaya murid baru itu bisa mengerjakan soal dipapan tulis yang begitu sulit."Owh bagus ok Anggun silahkah",ucap pa Gibran merasa senang lihat Anggun kedepan.
Anggun mengisi soal itu dengan cepat dan hasilnyapun memuaskan,semua murid tak percaya dan mereka semakin kagum kepadanya karna dia tidak hanya cantik,melainkan pintar juga.
"Bagus Anggun bapa bangga sama kamu bisa mengerjakan soal ini",ucap pa Gibran.
"Pacar saya dia pa",ucap Ridho dengan merasa PD.
Semua murid tertawa dan Anggun menghiraukan ucapan Ridho,Anggun tidak tersenyum sama sekali.
"Halah klo ada yang cantik aja kamu semangat do",ucap pa Gibran.
Semua murid tertawa dan Ridho tetap merayu Anggun."Anggun punya saya,gaboleh ada yang ganggu dia",ucap Ridho.Semua murid terbahak-bahak.
Beberapa jam telah berlalu saatnya bel pulang,kringggg...Suara bel pulang,semua murid buru-buru pulang.Ridho menghampiri Anggun
"Pulang bareng gue mau ga",ucap Ridho.
"Engga,aku bawa motor sendiri ko",ucap Anggun dengan ketus sambil pergi keluar.
"Haduh cantik banget tuh orang",ucap Ridho sambil senyum-senyum sendiri.
"Emm..kenapa pa?",ucap Anggun kebingungan.
"Pulangnya bareng bapa yu",ucap pa Gibran.
semua temen Anggun berbisik-bisik.
"Cieee sana bareng aja gun",Ledekan dari Rara.
"Owh gausah pa,Aku bawa motor ko",ucap Anggun menolaknya.
"Owh gitu,yaudah bapa pulang duluan ya",pa Gibran pergi.
Temen Anggun meledek Anggun supaya jadian sama pa Gibran,karna pa Gibran masih jomblo katanya,tapi Anggun hanya tersenyum.
*****
Saat sampai dirumah,tidak ada siapa-siapa karna ibu dan ayah sibuk berbisnis dan Anggun anak satunya-satunya.Melepas maju sekolah dan menggantikannya dengan baju tidur.
"Ahh begitu gerah hari ini",Sambil berbaring.Tiba-tiba Anggun ketiduran.
Beberapa jam kemudian Anggun terbangun dan melihat jam sudah pukul 3,dia segera mandi setelah mandi sholat.Sudah beres semuanya Anggun berbaring lagi dikasurnya.
"Pengen main tapi sama siapa".
Suara mobil dari arah depan pintu.Anggun segera menghampirinya."Ibu ayah",ucap Anggun dengan senang.
__ADS_1
"Ini ada coklat buat kamu,tapi ibu sama ayah mau berangkat lagi,kita pulang mau ngambil barang nak",ucap ibu sambil tergesa-gesa mengambil barang.
Anggun hanya berdiri didepan pintu,tidak menoleh kesana-sini,dan hanya melamun.
"Anggun ayah berangkat dulu ya",ucap ayah sambil mencium kening Anggung.
"Ibu juga yah,mungkin ibu sama ayah pulangnya agak larut malam",ucap ibu sambil pergi bersama ayah.
Anggun menutup pintu rumah dan kembali pergi kekamar,melamun dijendela kamar dan menikmati udara yang berhembusan kedalam kamar Anggun.
******
Keesokan harinya Anggun telat bangun dan akhirnya pasti kesiangan masuk sekolah,segera bergegas siap-siap.Diperjalanan motor Anggun mogok dan dia berhenti dibengkel.
Beberapa jam kemudian Anggun sampai disekolah tiba-tiba dikelasnya sudah masuk,Anggun memberanikan diri untuk masuk kelas.Membuka pintu secara perlahan.
"Assalamualaikum,maaf pa saya telat",ucap Anggun sedikit gugup.
"Kenapa kamu bisa telat?bukannya kamu murid baru?",ucap pa guru sambil berdiri.
"I..Iya pa tadi motor saya mogok,saya juga kesini jalan kaki",ucap Anggun.
"Yaudah kamu boleh duduk",ucap pa guru merasa kasihan.
Anggun segera duduk dikursinya,tiba-tiba Ridho membisik ke Anggun,karna tempat duduk Ridho dibelakangnya.
"Anggun minta no hpnya".
Anggun terdiam dan segera duduk dibangkunya.Beberapa jam kemudian saatnya istirahat.Semua murid pergi kekantin tapi Anggun terdiam.
"Gun kekantin yu",ucap Rara.
"Emm enggadeh Ra aku masih kenyang",ucap Anggun menolaknya.
Temen cewe menghampiri Anggun.
"Gun kamu beneran gamau ikut kekantin nih?",ucap Fifi.
"Emm tapi aku..",Cerly memotong pembicaraan Anggun.
"Udah ayok kita kekantin",ucap Cerly sambil menarik tangan Anggun.
Saat menuju kekantin mereka asik ngobrol dan didepan kelas lain ada banyak cowo.Mereka menatap Anggun.
"Cherly kenalin temen barunya dong",ucap cowo itu.
Semua tertawa,Anggun dan temannya terus menuju kekantin.
*Bersambung*
Hai aku penulis baru,mohon maaf jika ada kekurangan dalam penulisan.
Tolong dukung aku ya ka🤗
__ADS_1