Cinta Anak Smk

Cinta Anak Smk
Eps.10 Ayah dan ibu Anggun berangkat kejakarta


__ADS_3

Sampai dirumah Anggun."Makasih ya pa",ucap Anggun.


"Iyya sama-sama gun",ucapnya sambil senyum.


Anggun segera masuk kedalam rumah,terlihat dari jendela pa Gibran terus menatap pintu dan tidak pergi.


Anggun membuka pintu."Pa?".


"Ehh maaf gun",pa Gibran kaget langsung pamit pulang.


Anggun segera masuk kekamar dan berbaring,difikirannya tetap Bintang,entah kenapa Anggun merasa sulit menerima kenyataan ini klo Bintang ga sama Anggun lagi.


Tiba-tiba ada ibu masuk kekamar,Anggun terkejut."Ibu?aku kira gaada dirumah".


"Anggun ibu mau bilang sesuatu",ucap ibu sambil mengusap kepala Anggun.


"Bilang apa bu?".


"Tadi ibu lihat klo kamu dianterin guru kesini,kenapasih kamu ga bawa motor sendiri?".


"Anggun mau naik angkutan umum aja bu berangkat sekolahnya,soalnya klo bawa motor Anggun suka lambat masuk sekolah karna santai-santai".


"Emang klo naik angkutan umum kamu ga santai?".


"Engga bu karna Anggun suka buru-buru takut angkutannya penuh,kan klo naik motor Anggun suka santai-santai sama waktu,ohh iyya ibu mau ngomong apa tadi?".


"Ibu sama ayah mau berangkat kejakarta lagi,klo kamu ikut pasti kamu pindah lagi sekolah".


"Hah?ga ah bu pindah-pindah mulu.


Ibu menjelaskan klo ibu dan ayah harus kerja kejakarta sekitar 4bulanan jadi Anggun kemungkinan dirumah sendiri selama itu.


Awalnya Anggun gamau tapi harus gimana lagi karna itu pekerjaan penting dan akhirnya Anggun membolehkan ibu dan ayah kejakarta.


"Kamu harus belajar mandiri ya,jaga diri kamu baik-baik disini",ucap ibu.


"Bu emangnya gakecepetan berangkatnya besok?".


"Ibu sama ayah besok harus berangkat karna pekerjaannya mau dimulai gun".


"Yaudah klo gitu sekarang makan diluar yu bu sama ayah".


"Sekarang ayah lagi beres-beres ditempat kerjanya,ibu juga mau bantuin kesana",ucap ibu sambil pergi dari kamar Anggun.


Anggun merasa sedih karna ibu dan ayah akan kejakarta,merasa belum bisa mandiri meski jarang berkumpul dengan mereka.


Tapi Anggun berusaha tangguh untuk membuat ayah dan ibu tidak khawatir memikirkan Anggun disini.


****


Keesokan harinya Anggun menelpon Rara ,Anggun izin sekolah karna ayah dan ibunya mau berangkat kejakarta.


Saat ayah dan ibu siap-siap Anggun segera memasak makanan untuk mereka,Anggun harap mereka menyukai makanannya.

__ADS_1


Selesai beres-beres ayah dan ibu menghampiri Anggun,Anggun menyuruh makan dimeja makan.Saat ayah dan ibu memakannya ternyata makanannya enak.


"Emm..Ayah udah lama gamakan buatan kamu,ternyata enak juga ya makanan buatan anak ayah ini",ucap ayah.


"Emm..Enak banget ini,siapa dulu dong yang buat Anggun cantik",ucap ibu.


"Anggun seneng klo ayah dan ibu menyukai makanannya",ucap Anggun.


Belum juga beres makan ada yang nelpon,ternyata ayah dan ibu harus segera berangkat kejakarta.


Ayah dan ibu langsung minum tanpa menghabiskan makanannya dan mereka sibuk ganti baju.


Anggun yang sedang makan berhenti dan merasa tidak nafsu makan."Ayah ibu?apa gamau habisin makanannya dulu?",ucap Anggun.


"Ga bisa nak,kita harus buru-buru",ucap ayah.


Saat ayah dan ibu sudah siap mereka mengangkat barang-barangnya kemobil dan tiba-tiba Anggun berkata.


"Ayah ibu Anggun sayang kalian".


Seketika ruangan sepi yang tadinya pada sibuk tiba-tiba berhenti.Ayah dan ibu menoleh kearah Anggun.


Anggun meneteskan air matanya,ibu segera mengusapnya."Anggun..Meski ibu dan ayah sibuk,tapi kita sayang kamu nak",ucap ibu sambil memeluk Anggun.


"Suatu saat ayah dan ibu akan membahagiakanmu nak,sekarang kamu harus mengerti dulu keadaannya,karna ini juga buat kamu nak",ucap ayah sambil memeluk Anggun dan ibu.


"Jaga diri kamu baik-baik ya disini,ibu dan ayah disana akan 4bulan,dan nanti ibu ayah akan terus telpon kamu",ucap ibu.


"Iyya nak",ucap ibu dan ayah.


Ayah dan ibu segera berangkat,mereka mencium kening Anggun dan bersalaman."Dadah Anggun,jaga diri kamu baik-baik ya",ucap ibu.


"Dah sayang,ayah dan ibu menyayangimu",ucap ayah.


"Dadah ayah ibu,hati-hati dijalan ya",ucap Anggun menahan air mata.


"Assalamualaikum",ucap ayah ibu.


"Waalaikumsalam".


Mobilpun maju dan Anggun tetap berdiri terus menatap mobil.Setelah mobil sudah jauh sudah tidak terlihat lagi Anggun lari kekamar dan duduk dibelakang pintu kamar sambil menangis.


Anggun merasa dipaksa oleh keadaan untuk kuat menjalani semua ini,meski hanya 4 bulan tapi itu cukup lama.


Anggun terus menangis sampai ketiduran.Beberapa jam kemudian ada yang nelpon,Anggun terbangun.


"Aduh aku ketiduran,ada yang nelpon..Ohh iyyah pasti ayah dan ibu".


Saat Anggun melihat telpon ternyata Bintang menelpon Anggun,padahal Anggun kira itu telpon dari ayah dan ibu.


Anggun mengangkat telpon."Ada apa?",ucap Anggun.


"Lu ngapainsih izin sekolah?",ucap Bintang.

__ADS_1


"Loh ko kamu bisa tau aku izin?".


"Tadi gue galiat lu ada dikelas terus gue tanyain si Rara,bilang aja klo lu males sekolah kan?".


"Dih apaansih..Serah akulah mau sekolah atau engga".Anggun mematikan telponnya.


"Loh?dimatiin",ucap Bintang kebingungan.


"Ngapainsih dia buat aku kesel aja",ucap Anggun.


Beberapa jam kemudian Anggun terus menunggu kabar dari ayah ibu,tapi belum ada juga,Anggun ingin menelponnya tapi takut ganggu.


Tiba-tiba ada suara motor berhenti didepan rumah ,Anggun segera keluar rumah."Loh Bintang?",ucap Anggun.


Bintang menghampiri Anggun dan memegang kening Anggun."Gapanas tubuhmu berarti ga sakit".


"Dih siapa juga yang bilang aku sakit".


"Katanya izin ko ada dirumah".


"Mau apa kamu kesini?".


"Mau jenguk lu".


"Ihh aku udah bilang,aku gasakit".


"Sekalian aku mau ngomong sesuatu".


"Yauda ayok masuk kerumah",ucap Anggun.


Saat Bintang duduk,dia melihat kesana sini dirumahnya terasa sangat sepi.Anggun mengambil minum untuk Bintang.


Bintang menanyakan kemana ayah dan ibu,lalu Anggun menceritakannya,tiba-tiba Bintang terdiam merasa kasihan sama Anggun.


Bintang segera minta maaf karna tadi udah mengejek Anggun,Anggun hanya memberi senyuman.


"Yang sabar ya gun,gue bakal tetep ada disamping lu ko".


"Inget..Kamu tuh udah punya pacar".


"Nah ini yang mau gue omongin",ucap Bintang.


Bintang menceritakan tentang Bintang punya pacar padahal itu bohong agar Anggun menjauhi Bintang,dan dia juga cerita klo sebenernya dia lakuin ini karna Bintang gamau bersaing dengan pa Gibran.


Tiba-tiba Anggun terdiam dan mencubit Bintang."Kamu nih ihhh...Aku kira beneran udah punya pacar,hah bersaing?maksudnya?",ucap Anggun.


"Ya..Bersaing dalam soal percintaan".


Anggun terkejut dan ga menyangka klo Bintang mengatakan hal itu.


***Bersambung.


Jangan lupa like,komen dam vote ya ka🤗

__ADS_1


__ADS_2