
Saat istirahat Anggun dan temannya kekantin,melihat Bintang dan anggota basket sedang makan.
Teman-teman Anggun menyuruh Anggun makan dekat Bintang,supaya Bintang bisa lebih dekat dengan Anggun,Anggun didorong-dorong untuk mendekati Bintang,lalu Bintang dan temannya menoleh ke Anggun.
Tiba-tiba pa Gibran kekantin,melihat ada Anggun pa Gibran menghampirinya."Anggun makan bareng bapa yu",ucap pa Gibran.
"Ehh bapa emm",Anggun tidak enak jika menolaknya karna tadi pa Gibran menolong Anggun.
"Ayok Anggun",ucap pa Gibran.
"I...Iyya pa",ucap Anggun.
"Ayok ikut",ucap Anggun menarik Cherly dan temannya.
"Eh Gun kayanya kita gabisa ikut deh,lihat pa Gibran duduk ditempat yang kursinya berdua",ucap Cherly.
"Tapi aku gamau berdua Cher",ucap Anggun.
"Ga papa kita nunggu kamu ko sampe makannya selesai,kita makannya disana ya,nanti beres makan kita nyamperin kamu ya",ucap Cherly.
Bintang terus melihat Anggun dan pa Gibran sedang makan sambil ngobrol-ngobrol,Bintang merasa kesal melihatnya.
"Ehem ada yang kesel nih",ucap temen Bintang.
"Santai Tang,Anggun tetep suka sama lu ko",ucap Hiro.
"Gue duluan kekelas",ucap Bintang pergi menuju kelas.
Anggun melihat Bintang tiba-tiba pergi merasa gaenak,dan Anggun pun mencoba mengejarnya."Pa Anggun mau kewc dulu ya",ucap Anggun.
"Ehh yaudah iyya Gun",ucap pa Gibran sambil makan mie.
Anggun buru-buru mengejar Bintang,melihat kesana sini Bintang tidak ada,dikelasnya pun tidak ada,pas Anggun melihat kelapangan Bintang sedang duduk sendiri dilapangan sambil membanting-bantingkan bola basket.
"Bintang kamu ko disini?",ucap Anggun duduk disamping Bintang.
"Ngapain lu kesini?bukannya lagi asik makan bareng pa Gibran".
"Ya pengen nemenin kamu ajasih".
"Gausah",dengan ketusnya Bintang menjawab.
"Kamu kenapasih Bintang?",Anggun merasa bingung.
*****
Pa Gibran merasa aneh dengan Anggun karna dia tidak berbelok kewc,pa Gibran mencari Anggun,ada banyak murid cewe menghalangi pa Gibran.
"Pa Gibran mau kemana?",ucap salah satu murid cewe.Tapi pa Gibran tidak menjawab apa-apa.
Pa Gibran terus mencari kesana sini tidak ada siapa-siapa karna semua murid sedang dikantin.Terdengar suara basket dilapangan pa Gibran segera berlari kelapangan.
__ADS_1
Melihat Anggun sedang duduk dan Bintang melempar kesana sini bola basket,pa Gibran tidak menghampiri mereka,pa Gibran mencoba mengintip mereka.
"Udah dong jangan dilempar-lempar basketnya",ucap Anggun.
Tapi Bintang tidak mendengarnya,lalu Anggun mengambil bola basketnya."Siniin bolanya",ucap Bintang.
"Ambil aja sendiri",Anggun memainkan bola basketnya dan dikejar Bintang.
Mereka main bersama,terdengar suara asik tertawa mereka pa Gibran merasa tidak nyaman melihatnya.Lalu pa Gibran menghampiri mereka.
"Kenapa kalian bisa ada disini?",ucap Pa gibran.
Anggun dan Bintang yang sedang bermain langsung terdiam."Pa Gibran?",Anggun merasa kaget.
"Katanya kamu mau kewc",ucap pa Gibran.
"Ehhh tadi aku",(Bintang memotong pembicaraan Anggun).
"Tadi Anggun aku ajak kesini pa".
Pa Gibran menarik tangan Anggun."Ayok Gun kekantin lagi".
Anggun terus menatap Bintang meski tangannya sedang ditarik pa Gibran,Anggun merasa tidak enak sama Bintang.
"Ahhhh ngapainsih Anggun kesini,jadinyakan gue harus lihat mereka berdua",Bintang melempar bola basket keujung lapang.Para anggota basket menghampiri Bintang dan mencoba untuk menenangkan Bintang.
*****
Selesai makan ada murid cewe kelas sebelah menghampiri pa Gibran."Pa tumben makan dikantin,biasanyakan engga".
Semua murid cewe itu mengajak ngobrol pa Gibran karna kelihatannya mereka suka sama pa Gibran,Anggun segera menghampiri temannya lalu mereka masuk ke kelas.
*****
Keesokan harinya hari libur sekolah yaitu minggu,Anggun hanya berbaring dikasur,tiba-tiba Anggun ingin menelpon Bintang,saat ditelpon yang angkat telponnya kaka Bintang.
"Hallo Bintang?".
"Ini Anggun ya?Bintangnya lagi latihan basket".
"Ini kakanya Bintangkan?gimana sekarang ka?".
"Alhamdullilah udah mendingan cuman harus banyak istirahat".
"Syukur klo gitu ka".
"Iyyah Anggun,klo mau ke Bintang kelapang aja" .
"Iyyah ka".
Selesai telepon Anggun siap-siap untuk kelapang.Sampai dilapang Anggun melihat Bintang melamun terus padahal yang lainnya sedang latihan.
__ADS_1
Saat Anggun mau menghampiri Bintang ada cewe menghampiri Bintang,dan mereka memberikan minuman pada Bintang.
"Eh gausah",ucap Bintang.
Bintang melihat ada Anggun lalu Bintang sengaja menerima minuman dari cewe-cewe itu,dan membiarkan mereka mendekati Bintang,supaya Anggun cemburu.
Hiro yang sedang berlatih merasa haus,melihat ada Anggun yang sedang berdiri sambil memegang botol,Hiro segera menghampiri Anggun.
"Anggun?minumannya buat aku aja ya",ucap Hiro.
"Ehh Hiro yaudah nih minum aja",Anggun dan Hiro duduk.
Melihat mereka berduaan malah Bintang yang cemburu,Bintang segera menghampiri mereka.Bintang duduk ditengah-tengah mereka,Hiro yang lagi minum langsung keselek.
Bintang malah menertawakan Hiro,tapi Anggun merasa kasihan dan segera memberikannya tisu."Lu mah Tang gue keselek malah ketawa",ucap Hiro.
"Siapa suruh deketin cewe gue",ucap Bintang.
"Ehem yauda maaf,ehh btw makasih ya Anggun,gue lanjut main dulu Tang",ucap Hiro sambil lari kelapang.
Bintang dan Anggun saling terdiam,Bintang menatap Anggun supaya dia bicara."Apaan liat-liat?",ucap Anggun dengan ketus.
Bintang langsung pergi untuk latihan lagi.Saat latihan Bintang terus melihat ke Anggun hingga membuatnya tidak fokus,para cewe menghampiri Anggun.
"lu pulangdeh,jadinya Bintang gafokus mainnya",ucap salah satu dari cewe itu.
"Tapi aku mau lihat",ucap Anggun.
"Udahdeh gausah,noh si Bintang jadi gafokus".
Anggun langsung pergi dan merasa kesal karna diusir begitu saja,dijalan Anggun terus merasa kesal sama cewe-cewe tadi.Tiba-tiba ada Bintang menghampiri Anggun.
Bintang menyuruh Anggun naik motornya untuk diantarkan pulang tapi Anggun terus berjalan dan tidak menjawab apapun.
"Gun kamu marah?",ucap Bintang sambil mengendarai motornya pelan-pelan.
Anggun tetap tidak menjawabnya tapi Bintang terus berusaha mengajak Anggun berbicara dan mengajaknya ketaman,dan akhirnya Anggun mau.
Sampai ditaman Bintang membelikan Anggun eskrim,saat sedang makan eskrim tiba-tiba pa Gibran menelpon Anggun.
"Hallo ini siapa?",ucap Anggun.
"Ini pa Gibran Gun,kamu bisa ga sekarang kelapangan sekolah?bapa lagi main basket disini sama guru yang lainnya,beberapa murid juga ada yang lihat".
Anggun kebingungan dari mana pa Gibran punya no hp Anggun."Emm iyyah nanti saya kesana pa".
Anggun mengajak Bintang untuk kesekolah,sampai disekolah Bintang tidak ikut melihatnya."Bintang ayok lihat".
"Ga deh kamu aja sana",Bintang langsung pergi.
Anggun kebingungan kenapa akhir-akhir ini Bintang slalu ketus sikapnya tapi Anggun tetap berfikir fositif mungkin Bintang sedang kecapean.
__ADS_1
****Bersambung.
Jangan lupa like,komen dan vote ya ka🤗