
Pita pulang duluan karna sudah dijemput sama ibunya,sahabat Anggun juga pulang duluan,Anggun menunggu Bintang.
Bintang menghampiri Anggun,melihat wajahnya yang bercucuran keringat membuat Anggun ingin mengusapnya.
Anggun mengusap keringatnya menggunakan tisu,Bintang terus menatap Anggun,membuat Anggun salah tingkah.
Anggun dan Bintang segera pulang,diperjalanan Anggun menanyakan murid baru itu.
"Dikelas kamu ada murid baru ya", ucap Anggun.
"Emm iyyah ko bisa tau?".
" Tadi sempet kenalan karna dia sendirian mulu".
"Iyyah kasihan lihatnya gaada yang ngajak".
" Emm..dia cantik ya",ucap Anggun basa basi ke Bintang.
"Iyyah cantik".
Anggun terdiam." Ko diem?",ucap Bintang
"Iyyahlah cantik kan cewe,masa gantengsih", ucap Bintang.
Tapi Anggun tetap diem dan melepaskan pelukannya." Ehh tapi jangan salah,Anggun tetap paling cantik ko",ucap Bintang.
Anggun senyum-senyum dan memeluk Bintang lagi.Sampai dirumah Anggun menyuruh Bintang masuk dulu kerumah.
Tapi Bintang menolaknya karna dia merasa cape abis main basket ingin istirahat dirumahnya.Bintang segera pulang.
"Dadah bidadariku',ucap Bintang sambil pergi.
Saat Anggun mengganti baju tiba-tiba ada yang nelpon,terlihat nomor yang tidak dikenal Anggun langsung mematikannya.
Tapi nomor itu terus-terusan menelpon terpaksa Anggun angkat." Hallo siapa?",ucap Anggun.
"Gun ini aku Pita".
" Owh Pita kirain siapa,ko bisa tau no hp ku?".
"Iyyah aku minta dari Cherly,karna tadi pas pulang aku sempet minta no hp dia,tapi pas aku tadi chat minta no hp Bintang dia ga kasih,yaudah aku minta kekamu pasti kamu ngasihkan", ucap Pita.
Anggun terdiam dan kebingungan harus apa." Gun?ko diam?",ucap Pita.
"Ehh iyyah aku kasih no nya sekarang ya", ucap Anggun.
" Ok gun makasih ya",Pita mematikan telponnya.
Anggun berbaring dikamar dan berfikir ada orang yang Anggun baik-baikin tapi ternyata suka sama Bintang.
Anggun ga tega harus jauhi Pita cuman gara-gara ini,Anggun berfikir klo Pita juga orang baik dan juga pasti Bintang gaakan terpengaruhi oleh cewe manapun.
****
Bintang berbaring dikamar,dia merasa sangat lelah saat dia ingin terlelap tidur tapi ada yang nelpon.
"Aduh siapasih",Bintang mengangkat telpon.
" Hallo?siapa?",ucap Bintang.
"Bintang ini aku Pita".
" Owh iyyah,ada apa?".
__ADS_1
"Emm gaadasih tapi save ya nomor ku".
" Ok",Bintang matiin telponnya.
Pita merasa senang,dia menjerit-jerit dikamar dan memeluk guling membayangkan wajah Bintang.
"Aduh ganggu aja,gue cape", ucap Bintang langsung baring lagi.
Ada telpon lagi kehp Bintang,dia galihat itu telpon dari Anggun,dia langsung mengangkatnya dan mengira itu Pita.
" Apalagisih",ucap Bintang.
"Ehh maaf aku ganggu ya bin", ucap Anggun.
Bintang langsung bangun dan kaget klo yang nelpon itu Anggun." Ehh ga gun ga ganggu ko,maaf gue kira tadi itu....".
"Tadi itu Pita?".
" Loh ko tau?".
"Tadi diakan minta no kamu ke aku".
" Yaampun ngapainsih ngasih no gue kedia,yaudah gaakan gue save ya biar kamu gacemburu".
"Ehh kamu tidur gih kan katanya cape".
" Iyyah aku tidur dulu ya".
Bintang langsung tidur.Anggun masih membayangkan kata-kata yang tadi Pita ucapkan,mulai dari memuji Bintang sampai meminta nomornya juga.
***
Keesokan harinya disekolah pas belum bel masuk Pita kekelas Anggun,karna dia merasa nyaman bersama Anggun dan sahabatnya.
Pita berkata klo dia ingin lebih kenal dengan Bintang,Anggun hanya memberi senyuman tapi sahabatnya terdiam merasa tidak enak Pita sudah berkata begitu pada Anggun.
Saat bel masuk Pita segera masuk kekelasnya,sahabat Anggun langsung pada ngomongin Pita.
"Gun kenapa gakasih tau ajasih klo kamu pacarnya Bintang", ucap Nida.
" Iyyah ih biar dia gangejar-ngejar Bintang",ucap Cherly.
"Udah gapapa ko lagian aku percaya sama Bintang,dia gaakan terpengaruh ko".
" Tapi kan gun....".
Tiba-tiba pa guru datang dan pelajaranpun dimulai.Pelajaran matematika dimulai pa Gibran menjelaskan materi sambil melihat Anggun terus.
Anggun yang terus melamun membuatnya tidak fokus belajar."Anggun apa kamu udah faham?",ucap pa Gibran.
Anggun tidak menjawab apapun,dia hanya memandang meja didepannya sambil melamun.Rara berkata"Sutt...gun Anggun".
"Ehh iyyah ra kenapa?", Anggun terkejut.
" Itu ditanya sama pa Gibran".
"Hah", Anggun langsung melihat pa Gibran.
" Anggun kamu sakit?",ucap pa Gibran.
"Ehh engga ko pa".
" Yaudah fokus ya belajarnya".
__ADS_1
"I..iyyah pa".
Saat pelajaran selesai pa Gibran menyuruh Anggun ambilkan bukunya keruang kantor.Saat diperjalanan Anggun melihat kejendela Bintang.
Terlihat Bintang lagi belajar,Bintang melihat kearah Anggun dan menyapanya dengan senyuman.
Anggun juga senyum,saat Anggun tidak terlihat lagi dijendela tapi Bintang masih memandang jendela membuat Pita kebingungan klo Bintang senyum kepada siapa.
Saat pelajaran berlangsung pa guru keluar kelas,murid-murid mengerjakan soal,Pita yang belum faham,dia menghampiri Bintang.
" Bintang boleh aku nanya soal ini".
Bintang menjelaskannya,Anggun yang sudah dari kantor ingin melihat Bintang lagi dari jendela.
Terlihat Bintang sedang berdua sama Pita Anggun merasa tidak enak,Anggun menunduk dan merasa sedih.
"Ko aku sedih ya", ucap Anggun.
Dikelas Anggun hanya melamun membuat sahabatnya kebingungan." Anggun kamu kenapa?".
"Gapapa ko cuman gaenak badan aja", ucap Anggun
" Yauda ke uks yu".
"Ehh gapapa aku mau nya dikelas".
****
Saat waktunya pulang sekolah Bintang segera kekelas Anggun." Gue duluan ya",ucap Bintang ke anggota basket.
"Yoii tang".
Bintang keluar kelas,Pita langsung menyusul Bintang." Bintang tunggu",ucap Pita.
"Ehh iyyah ada apa?".
" Bintang aku gadijemput sama ibuku,ibuku sibuk kerja,aku juga belum tau jalan ini,boleh ga aku ikut naik motor kamu?",ucap Pita.
Bintang kebingungan karna dia mau pulang bareng Anggun,tapi merasa kasihan karna Pita belum tau jalan pulang jadi Bintang terpaksa nganterin Pita pulang.
"Owh ok,tapi bentar gue mau nelpon dulu".
Bintang memojok dan menelpon Anggun." Gun gue ada keperluan bentar,lu tunggu digerbang ya,nanti gue jemput,bentaran ko",ucap Bintang.
"Owh iyyah bin,aku tunggu ko".
" Ok sayang",Bintang tidak membicarakan soal mengantar pulang Pita,karna tidak mau membuat Anggun cemburu.
****
Sampai dirumah Pita tiba-tiba malah hujan lebat dan Pita menyuruh Bintang masuk dulu kerumahnya.
Tapi Bintang menolaknya tapi karna ada petir membuat Bintang takut,dan akhirnya Bintang masuk kerumah Pita.
"Bintang makasih ya udah nganterin aku pulang".
" I..iyyah sama-sama",Bintang terus memikirkan Anggun,tapi dia tidak bisa menjemput Anggun kesekolah karna Bintang sangat takut sama petir.
Terlihat Bintang sangat cemas Pita segera memberinya teh hangat."Diminum Bintang".
"I..iyyah makasih", Bintang meminumnya tapi hatinya tetap cemas memikirkan Anggun.
***Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan vote ya ka🥰