Cinta Anak Smk

Cinta Anak Smk
Eps.3 Percintaan


__ADS_3

Disekolah Anggun segera masuk ke kelas Bintang untuk memberikan jaket padanya.Anggun mengetuk pintu kelas dan seketika semua menoleh kearah Anggun.


"Cari siapa?",ucap hiro teman Bintang.


"Aku nyari Bintang".


"Ehemm kamu siapa Bintang?",ucap Hiro.


Semua cewe seolah-olah menatap Anggun dengan tatapan yang tajam."Emm aku ada keperluan sama dia",ucap Anggun.


"Ga ada,dia blum datang",ucap temen cewe


"Owh iyyah",Anggun menutup pintu dan saat Anggun menoleh kebelakang tiba-tiba ada Bintang dihadapannya.


"Astagfirulloh kaget ihh",ucap Anggun menepuk dahi Bintang.


Bintang tersenyum dan mendorong Anggun ketembok,Bintang menatap Anggun.Anggun mendorong tubuh Bintang."Ihhh",ucap Anggun.


"Ngapain kekelas gue",ucap Bintang sambil tersenyum.


"Nih jaketnya makasih",Anggun lari.


Bintang terus melihat Anggun meski sudah jauh,"Dari dekat dia cantik banget ya".Ucapnya sambil masuk kekelas.


Semua temen cewe Bintang mendekati Bintang dan bertanya-tanya siapa cewe tadi,tapi Bintang tidak menjawab sama sekali,dan teman-teman cowonya berkumpul dibangku Bintang.


"Tang dia siapa?",mendorong bahu Bintang sambil terbahak-bahak.


"Kelas sebelah",ucapnya dengan kalem.


"Cantik bett mayan tang klo jadi doi",ucapnya terus meledek.


"Yang cantik emang banyak tapi entahlah deket dia ngerasa nyaman aja gitu".


"Hah seorang Bintang yang kalem sekarang jadi buchin?",Ucap farid.


"Asli inimah baru kali ini lihat loe suka sama cewe",ucap Hiro.


"Mantap dong bisa traktir kita nanti istirahat,yoi ga bro?",ucap temen Bintang.


Semua terbahak-bahak dan terus membahas tentang Bintang dan Anggun,tapi tidak dengan teman cewe Bintang,mereka malah kesel dengan Anggun.


"Nanti istirahat kita temui si Anggun itu",ucap gira sambil berbisik-bisik kesemua temen cewe dikelas Bintang.


******


Saat jam istirahat berlangsung Anggun tidak ikut kekantin,dia ingin keperpustakaan,Anggun pergi sendiri tiba-tiba ada Gira dan temannya.


"Heh",ucap Gira menatap Anggun.


Anggun kebingungan dia tidak tau siapa mereka dan Anggun baru sadar klo mereka temen kelas Bintang.


"Ada apa?",Anggun kebingungan.


"Loe gausah kecentilan deh jadi cewe,loe kan cewe baru gausah mimpi bisa deket sama Bintang",ucap gira mendorong dahi Anggun.


"Mikir dong..dia itu anak keren,loe yang biasa aja mimpi mau sama dia",ucap teman Gira.Mereka menertawakan Anggun.


"Emangnya kenapa klo aku kenal Bintang?apa rugi buat kalian?",ucap Anggun dengan sedikit ketakutan.

__ADS_1


"Ehh malah ngelawan nih anak",ucap Gira dengan nada yang tinggi.


Tiba-tiba Bintang datang dan sudah mendengarkan percakapan mereka."Apa-apaan kamu?",ucap Bintang kepada Gira.


"Bintang..Nih cewe kecentilan sama kamu",ucap Gira.


"Gausah nyakitin Anggun,dia bukan kecentilan tapi dia emang pacar gue,kemarin ko kita jadiannya,kalian aja pada gatau",ucap Bintang menarik tangan Anggun untuk pergi.


"Hah",semua sepakat dan Gira begitu kaget,mereka langsung menggosipkan semua ini keteman kelas yang lain.


Bintang mengajak Anggun kekantin,Anggun melepaskan tangannya yang dipegang Bintang."Maksud kamu apa tadi bilang kemereka aku pacar kamu?",ucap Anggun.


"Sorry..Gue terlanjur harus bilang gitu biar mereka ga gangguin loe",ucap Bintang.


"Tapikan gimana klo mereka tau kamu itu bohong".


"Udahlah santai aja,ayok makan".


Mereka asik makan dikantin tiba-tiba teman Anggun datang."Anggun?",ucap Cherly.


"Ehh sini ikut makan",ucap Bintang.


"Ehh tadi aku mau keperpus tadi Bintang narik-narik aku kekantin".


"Ehh engga Bintang,kita udah makan ko",ucap cherly.


"Iyya gapapa ko Gun,kita duluan ya dahh".


Mereka berbisik-bisik merasa senang klo Anggun dekat dengan Bintang.


"Temen kita bisa deket sama sicowo keren itu",ucap Rara.


*****


Anggota basket datang menghampiri Bintang."Woy Tang",ucap Ziro.


"Wah disini rupanya ketua kita",menepuk dahi Bintang.


"Hallo cantik",ucap teman Bintang.


Anggun tersenyum."Udah kalian duluan aja kelapangan,latihan aja dulu,nanti gue nyusul",ucap Bintang.


"Yaelah tang kenalin dulu ngapa",ucap Hiro.


Merekapun kenalan dengan Anggun dan mereka jadi akrab.


Selesai makan Bintang mengajak Anggun ikut kelapangan,akhirnya Anggunpun mau."Btw berkat kemarin gue nganterin loe pulang,kita bisa sedeket ini ya",ucap Bintang.


"Hmm iyah juga,kenapa kamu mau deket sama aku,padahal cewe-cewe disini yang cantik kan banyak",ucap Anggun.


"Emm gue nyaman sama loe".


Anggun menatap Bintang tapi Bintang malah malu-malu."Apa tadi kata kamu?",ucap Anggun.


"Tadi gue bilang...Gue nya..."(tiba-tiba datang pa Gibran memotong pembicaraan mereka).


"Anggun?kamu ngapain disini?",ucap pa Gibran.


"Ehh iyyah pa,aku mau lihat basket".

__ADS_1


"Kalian udah kenalan?ko bisa seakrab ini?".


"Emm...Iyyah pa udah",ucap Anggun.


"Kamu harus masuk kekelas",ucap pa Gibran.


"Tapikan pa ini masih jam istirahat",ucap Bintang.


"Sudahlah Bintang,aku mau kekelas,nanti pulang sekolah aku kelapang ko",ucap Anggun sambil pergi.


Pa gibran terus menatap Bintang,dia merasa klo Bintang ingin mendekati Anggun,Bintang langsung lari kelapang.


Saat sampai dikelas semua mengetahui klo Anggun pacaran sama Bintang."Gun kamu beneran pacaran sama Bintang?yahh gue gaada kesempatan lagi buat deketin kamu",ucap Ridho sedikit bercanda.


Temen cewe Anggun menyuruh Anggun untuk cerita,Anggun menceritakan dengan sejujurnya klo soal pacaran itu sebenernya engga,tapi mereka merahasiakan cerita dari Anggun.


******


Saat pulang sekolah Bintang sudah ada didepan kelas Anggun,Ridho keluar melihat ada Bintang.


"Woy tang lagi ngapain bro?tumben ada disini?owh nungguin Anggunkan?",ucap Ridho.


"Yoi do",Bintang dan Ridho menepak tangan.


"Tang gue pulang duluan ye,jagain tuh si Anggun pacar gue",ucap Ridho bercanda sambil lari.


"Yeee elumah dasar",ucap Bintang.


Anggun keluar dengan kelima temannya."Gun pulang bareng yu,kamu gabawa motorkan?",ucap Bintang.


"Ehh iyyah tapi aku mau bareng sama temen-temenku".


"Duluan ya Gun babay",ucap teman Anggun sambil lari.


Anggun dan Bintang pulang bareng tiba-tiba saat Bintang sedang mengambil motornya pa Gibran mengajak Anggun pulang bareng.


"Anggun?gabawa motor ya?yu bapa anterin".


"Ehh tapi pa",Anggun kebingungan.


Bintang segera menghampiri Anggun."Gausah pa Anggun pulang bareng saya,yu Gun naik",menarik tangan Anggun.


"Duluan pa",ucap Anggun.


Pa Gibran merasa kesal dengan Bintang yang slalu mendekati Anggun hingga pada akhirnya pa Gibran akan berusaha dekat dengan Anggun,karna pa Gibran mulai ada rasa suka dengan muridnya yaitu Anggun.


****


"Cepet banget bawa motornya",ucap Anggun.


"Ngapa emangnya?".


"Pelan-pelan aja kali".


"Yauda iya".


Sampai dirumah Anggun menyuruh Bintang untuk masuk kerumahnya.Tapi begitu anehnya siBintang,dia malah pergi gitu aja tanpa pamit.


****Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan vote ya ka🤗


__ADS_2