
Anggun terdiam dan gamau ngomong apa-apa,hatinya bergetar."Gun?kamu baik-baik sajakan?".
"Ehh Bintang maksud kamu apa tadi bilang gitu?".
Bintang mendekati Anggun."Gun...Gue suka sama...Sama emm samu lu",ucap Bintang menyatakan perasaannya.
Anggun terkejut dan hatinya degdegan tidak menyangka dan berfikir klo Bintang hanya bercanda.Bintang mengungkapkan kata-kata yang membuat Anggun percaya kepadanya.
Dan akhirnya Anggunpun percaya tapi Anggun tidak berkata apa-apa.
"Gun lu mau kan jadi pacar gue?".
"Aku..Aku gatau",ucap Anggun sambil gugup.
"Semenjak gue kenal sama lu,gue suka sama lu,dan ya bisa dibilang lu cinta pertama gue",ucap Bintang.
"Gun lu mau ga?klo gamau gapapa".
Anggun tetap diam dan tak menjawab apa-apa.
"Yauda gapapa ko gun klo lu gamau",ucap Bintang sambil pergi untuk pulang.
"Bintang tunggu".
Bintang menoleh kearah Anggun."Bintang aku...A...Aku mau ko,aku juga suka sama kamu",ucap Anggun.
Bintang tak percaya klo Anggun juga suka,Bintang merasa senang dan langsung memeluk Anggun.
"Gue janji bakal jagain lu".
"Huff..Makasih ya",Anggun memeluk erat tubuh Bintang.
Bintang segera pulang,setelah Bintang pergi Anggun lari kekamar dan ganyangka klo ini terjadi.
Anggun yang awalnya sedih terus sekarang jadi ketawa-ketawa sendiri sambil memeluk guling yang dibayangannya itu adalah Bintang.
****
Keesokan harinya Anggun siap-siap sekolah,sarapan yang biasanya udah disiapin ibu dimeja makan sekarang tidak ada.
Anggun tidak sarapan karna gakeburu,pas Anggun buka pintu untuk berangkat,ternyata ada Bintang yang sedang menunggu sambil memegang kotak makanan.
"Pagi Anggun,aku tau kamu pasti belum sarapankan?nih makan dulu",ucap Bintang mengasih kotak makannya.
"Bintang?yaampun",Anggun senyum-senyum sendiri.
Anggunpun membuka kotak makan yang isinya roti,ternyata Bintang sengaja membawakannya untuk Anggun.
Setelah beres makan Anggun naik motor Bintang tiba-tiba Bintang berkata."Ehh tunggu gun,aku lap dulu",Bintang membuat Anggun senyum karna ulahnya itu.
Diperjalanan Bintang menyuruh Anggun memeluknya tapi Anggun gamau karna masih malu-malu.
Bintang sengaja mengencangkan motornya agar Anggun memeluknya,ternyata benar Anggun langsung memeluk Bintang.
Sampai disekolah Bintang terus memegang tangan Anggun membuat semua murid disekolah salah fokus sama genggaman tangan mereka.
Sekumpulan cewe yang mengagumi Bintang,mereka melongo melihat Bintang dan Anggun berpegangan.
"Bintang?",ucap salah satu cewe.
__ADS_1
"Ya?",ucap Bintang.
"Dia pacar kamu?".
"Iyya sekarang dia pacar gue",ucap Bintang sambil pergi.
Para cewe itu ga nyangka klo seorang Bintang yang cuek sama cewe sekarang punya pacar,membuat para cewe patah hati.
Bintang mengantar Anggun kekelasnya."Bintang kamu ko ikut kekelasku?".
"Engga..Gue cuman mau nganterin lu".
Sampai didepan kelas Anggun."Jaga hati lu ya",ucap Bintang sambil pergi.
Semua yang dikelas Anggun pada mendengarkan kata-kata itu,pas Anggun masuk kekelas semua berkata"cieeeeeee".
"Aduh hari patah hati nih",ucap aldo semua tertawa.
"Ga nyangka kamu gun bisa selingkuhin aku demi dia",ucap ridho yang lagi bercanda.
Semua tertawa apalagi sahabat Anggun mereka langsung menghampiri Anggun dan pada kepo sama ceritanya.
"Gun ko bisa tadi Bintang bilang gitu?",ucap Nida.
Anggun menceritakan dari awal sampai akhir dan mereka langsung memeluk Anggun,merasa senang karna Anggun yang tadinya sedih karna ulah Bintang sekarang jadi bahagia.
"Tuh kan,kata kita juga apa klo Bintang itu gapunya cewe",ucap Cherly mencubit pipi Anggun.
"Nah kan Anggun udah jadian nih,traktir kita dong",ucap Rara.
"Setuju".Serentak sahabat Anggun berkata begitu.
****
"Kalian makan aja,nanti gue traktir",ucap Bintang kesahabat Anggun.
"Wah seneng banget nih",ucap Rara.
Teman Bintang ikut kumpul ditempat Anggun,Bintang duduk disebelah Anggun."Ehemm kita jadi nyamuk gays",semua tertawa.
Saat makan tiba-tiba datang pa Gibran menghampiri Anggun."Anggun",ucap pa Gibran.
"Ehh iya pa?",ucap Anggun,semua diam.
"Boleh ikut bapa sebentar?".
"Kemana pa?".
"Makan bareng bapa dikursi sana".
Anggun langsung melirik Bintang,ternyata Bintang menahan marah."Ga bisa pa,Anggun lagi makan sama kita",ucap Bintang.
Pa Gibran terdiam,karna teman Bintang gamau klo Bintang dan pa Gibran bertengkar,akhirnya mereka mengajak pa Gibran gabung disini.
"Makan disini aja pa",ucap teman Bintang.
"Iyya pa gabung aja".
"Emm..Gapapa nih?".
__ADS_1
"Gapapa ko pa",ucap teman-teman Bintang.
Pa Gibran duduk disebelah Anggun dan Bintang yang gamau klo pa Gibran deket-deket sama Anggun,Bintang hanya bisa terdiam menahan cemburu.
Aldo membisik ke Bintang."Udahlah Tang santai aja,Anggun juga bakalan jaga hati ko",ucapnya.
Saat makan pa Gibran terus mengajak Anggun ngobrol tiba-tiba bel masuk pun berbunyi."Masuk gays",ucap Aldo.
Semua langsung pergi kekelas,pa Gibran menyuruh Anggun untuk bareng kekelasnya,tapi Anggun menyuruhnya duluan dengan alasan mau kewc dulu.
Ternyata Bintang nungguin Anggun dipojok kantin,saat Anggun mau kekelas Bintang menarik tangan Anggun.
"Ehh bin",ucap Anggun.
"Kalian duluan aja ya",ucap Bintang kesahabat Anggun.
Bintang terus menggandeng tangan Anggun mengajaknya kelapangan basket untuk ngobrol."Bin ini udah masuk loh",ucap Anggun.
"Bentaran aja ko,ayok duduk disini".
"Kamu kenapa bin?".
"Kamu sayang ga sama gue?".
"Ya sayanglah",ucap Anggun sambil mencubit hidung Bintang.
"Klo gitu kamu bisakan jaga jarak sama pa Gibran?".
"Baru jadian loh udah posesif",ucap Anggun bercanda.
"Gue serius Gun".
"Iyya aku bakal jaga jarak,maafin aku ya yang tadi dikantin,aku bakal jagain hati kamu",ucap Anggun memegang tangan Bintang.
"Makasih ya",ucap Bintang.
Mereka langsung pergi kekelasnya masing-masing,saat Anggun masuk kelas untungnya belum ada guru yang masuk.
****
Saat Bintang masuk kelas sudah ada pa Gibran dikelas,kebetulan ini bagian pelajarannya."Udah dari mana kamu".
"Dari wc pa",ucap Bintang sambil duduk.
Pa Gibran langsung ingat sesuatu klo Anggun juga tadi bilang mau kewc,pa Gibran langsung mikir klo mereka berdua habis ngobrol bukan dari wc.
Saat pelajaran berlangsung pa Gibran sengaja menyuruh Bintang kedepan mengerjakan soal matematika.
Bintang langsung berfikir klo pa Gibran sengaja menyuruh Bintang tapi dia tetap maju kedepan,Bintang mengerjakan soalnya meski salah.
Saat pa Gibran melihat jawaban Bintang semuanya salah."Apa ini semua salah?",ucap pa Gibran.
"Saya belum bisa pa,biasanya juga bapa nyuruh kedepan itu yang bisa,ga nunjuk gitu aja",ucap Bintang.
Teman Bintang langsung pada ketawa tapi pa Gibran berkata."Diam semua,suruh siapa ketawa?".
Semua terdiam pa Gibran menghampiri Bintang."Kamu gasopan bilang gitu tadi".
"Iyya pa maaf".
__ADS_1
****Bersambung
Jangan lupa like,komen dan vote ya ka🤗