
"Kamu kenapa seperti cemas?", ucap Pita.
" Gue ada keperluan,tapi gue gabisa kesana karna ada petir",ucap Bintang.
"Iyyah diluar hujan lebat,tunggu hujannya reda aja dulu".
Bintang terus menatap jendela menunggu hujan reda tapi hujannya malah tambah lebat disertai petir.
Bintang terus mencoba telpon Anggun tapi tidak ada sinyal karna hujan lebat." Bintang kamu matiin telponnya ya karna takut ada petir".
***
Anggun menunggu Bintang diruangan satpam dekat dengan gerbang,semua sudah pulang,Anggun ingin mencoba nelpon Bintang tapi takut karna ada petir.
Anggun kedinginan dan merasa cemas dengan keberadaan Bintang disana,Anggun berfikir klo Bintang kenapa-kenapa.
Sudah hampir sejam Anggun menunggu Bintang tapi hujan masih lebat,tiba-tiba datang pa satpam mau mengunci gerbang.
"Lah Anggun ko masih disekolah?", ucap pa satpam.
" Anggun nunggu hujan reda pa karna ga bawa payung".
"Yaampun kasihan banget Anggun,ini pake aja payung bapa".
" Ehh gausah pa,nanti bapa gimana".
"Bapa gapapa ko,kan bapa mau nginep disekolah".
" Makasih ya pa",ucap Anggun sambil pergi.
"Iyyah hati-hati Anggun.
Diperjalanan Anggun merasa dingin dan hujan masih lebat,payung yang dia pake terus kesana sini karna banyak angin.
Tiba-tiba payung Anggun terbang,dia mengejarnya tapi tidak kekejar karna masuk hutan.
Anggun basah kuyup dia langsung berteduh dibawah pohon,menunggu ada angkutan umum tapi belum ada juga.
***
Bintang langsung bergegas pulang karna cemas sama Anggun." Gue harus pulang".
"Tapikan hujan bin".
" Tapi gue harus pulang",ucapnya sambil pakai jas hujan.
Bintang segera pergi,diseling beberapa menit Pita baru sadar klo hp Bintang ada dikursi,Pita segera menyusul Bintang.
Bintang meneduh dulu dipinggir jalan karna ingin menelpon Anggun mumpung petirnya udah gaada.
Tapi ternyata hpnya gaada,Bintang terus cari disaku,ditasnya tapi ga ada,datang Pita menggunakan payung dan dia jalan kaki.
"Bintang hp kamu ketinggalan".
" Hah Pita?yaampun gue lupa".
__ADS_1
Pita dan Bintang berteduh dipinggir jalan,saat Bintang menelpon Anggun tapi tidak diangkat-angkat karna Anggun lagi basah kuyup dan hpnya ditas ga kedengeran klo ada yang nelpon.
Pita tidak tau klo Bintang nelpon siapa.Pita melihat ada pohon ranting yang mau kearah Bintang."Bintang awas",ucap Pita sambil mendorong Bintang kepinggir.
Bintang terjatuh tapi Pita lebih parah,tangannya terkena ranting pohon membuatnya sedikit terluka."Pita",ucap Bintang kaget.
"Aww sakit", Pita meringis kesakitan.
" Pita kenapa lu harus nolongin gue",ucap Bintang sambil meniup luka ditangan Pita.
"Gapapa ko bin".
" Yaudah ayok kita cari apotek",Bintang dan Pita naik motor dan mencari apotek.
****
Anggun kesal menunggu angkutan umum tidak ada,dan dia pulang berjalan kaki sambil hujan-hujanan.
Anggun memikirkan Bintang terus,terlihat dari kejauhan ada Bintang dan dia berduaan sama Pita sambil hujan-hujanan.
Pita menunduk terus karna menahan sakit dilengannya sampai tidak tau klo ada Anggun dipinggir jalan.
Bintang melihat Anggun hujan-hujanan dan Bintang terkejut"Anggun",saat Bintang mau menghampiri Anggun,Anggun malah lari.
Bintang langsung berfikir pasti Anggun salah faham dan Bintang terus mengejar Anggun tapi tidak ketemu.
Pita menahan kesakitan dan Bintang ga tega melihatnya,Bintang segera keapotek.Setelah selesai Bintang mengantar Pita kerumahnya.
Bintang langsung mencari Anggun kesana-sini karna sangat cemas sama dia,tapi tetap tidak ada,Bintang langsung kerumah Anggun,dia harap Anggun udah ada dirumahnya.
Tiba-tiba Anggun datang basah kuyup,melihat ada Anggun Bintang langsung memegang tangan Anggun.
"Gun gue mohon,maafin gue gun".
Anggun melepaskan tangan Bintang,dan dia langsung masuk kerumah sambil mengunci pintu rumahnya.
" Gun gue minta maaf,dan soal tadi sama Pita itu salah faham",ucap Bintang sambil mengetuk pintu.
"Pergi aja sana,kamukan main-main sama dia dan gainget klo aku nunggu kamu berjam-jam disekolah", ucap Anggun yang masih berdiri didekat pintu sambil menangis.
" Gun pliss buka dulu pintunya,gue mau ngejelasin semuanya,yang tadi itu gaseperti yang kamu bayangkan".
"Pergi..", ucap Anggun sambil nangis.
" Gue gaakan pergi".
Anggun membiarkan Bintang,Anggun langsung mandi lalu tidur,Bintang terus menunggu Anggun membuka pintu tapi tidak dibuka-buka.
Melihat udah sore dan juga Bintang kedinginan akhirnya dia pulang."Gue pulang gun,gue harap nanti lu mau dengerin penjelasan gue",ucapnya sambil pergi.
Dirumah Bintang terus memikirkan Anggun,ditelpon berapa kalipun tidak diangkat."Anggun",ucapnya merasa sangat bersalah.
"Harusnya tadi gue nolak Pita yang ngajak bareng pulang,ini emang gue yang salah ngebiarin cewe gue nungguin,dan ini juga karna hujan aaaaaa", ucap Bintang membantingkan hpnya kekasur.
****
__ADS_1
Anggun menangis dikamar karna kedinginan ditambah hatinya lagi sakit,dia ga nyangka klo Bintang malah main sama murid baru itu.
Dan benar kata sahabat Anggun,harusnya Pita dikasih tau klo Bintang itu pacar Anggun.Anggun merasa kesal karna Bintang udah begitu.
Anggun demam,tubuhnya menggigil kedinginan dan dia tertidur.Keesokan harinya Anggun tidak masuk sekolah.
Anggun memberitahu ke Cherly ditelpon klo Anggun sakit.Anggun hanya bisa berbaring tidak bisa kemana-mana.
Dia juga belum makan,dia menahan lapar dan kesakitan karna demam.
***
Bintang menjemput Anggun kerumahnya tapi sudah diketuk pintunya berapa kalipun Anggun tidak membukannya.
Bintang berfikir klo Anggun masih marah dan udah berangkat sekolah duluan.
Sampai disekolah Bintang masuk kekelas Anggun." Anggun kemana?",ucap Bintang.
"Dia kayanya belum datang bin", ucap Ridho.
Tiba-tiba Cherly datang." Ly Anggun belum kesini?",ucap Bintang.
"Dia sakit", ucap Cherly.
Bintang langsung melamun dan keluar kelas langsung menelpon Anggun tapi tetap tidak diangkat.
Bintang merasa sangat bersalah karna pasti Anggun sakit itu gara-gara kemarin gara-gara Bintang.
Dikelas Bintang melamun,Pita datang kekelas,melihat tangan Pita Bintang merasa kasihan.
" Tangan lu masih sakit?".
"Ehh engga ko bin".
" Gws ya,dan makasih kemarin udah nolongin gue".
"Iyyah sama-sama bin", Pita langsung duduk dikursi sambil senyum-senyum sendiri,Pita merasa senang udah bantuin Bintang membuatnya perhatian sama Pita.
Anggota basket menghampiri Bintang,mereka menanyakan kenapa Bintang melamun terus.
" Tang lu kenapa?".
"Iyya ko tumben lu diem mulu".
Tapi Bintang tidak mau bercerita karna dia fikir ini masalah pribadi." Gue gapapa",ucap Bintang.
"Yaudah ayok kekantin gausah galau mulu", ucap Hiro,mereka langsung kekantin.
Pita berfikir klo Bintang melamun karna memikirkan kondisi Pita,membuatnya tambah senang.
Dikantin juga Bintang malah melamun terus.
***Bersambung.
Jangan lupa like,komen dan vote ya ka🥰
__ADS_1