Cinta Anak Smk

Cinta Anak Smk
Eps.26 Kesedihan Anggun


__ADS_3

tiiiittt suara telepon berbunyi,Anggun yang sedang duduk segera mengambil telponnya dikamar,ternyata telpon ibunya.


"Ibu?apa kabar...Anggun kangen", ucap Anggun meneteskan air mata.


" Ibu baik,ayah juga baik,kamu gimana kabarnya sayang?".


"Anggun akan merasa baik-baik saja klo ibu dan ayah baik-baik saja".


Ibu menghela nafas dan tersenyum." kenapa ibu tidak pernah menelponku?",ucap Anggun.


"I..ibu ada masalah dalam pekerjaan gun".


" Masalah apa bu?".


"Kamu tidak usah tau ya..tapi ada yang ingin ibu bicarakan".


" Apa bu?".


"Setelah kamu lulus,kamu harus pindah kesini,karena rumah itu akan ibu jual".


" Hah?kenapa bu?".


"Ibu butuh uang nak,uang disini hanya cukup untuk bekal kamu selama sekolah".


"Tapi aku ingin ibu dan ayah kembali kesini".


" Tidak bisa sayang,kamu harus ngertiin ibu dan ayah ya".


Anggun menangis dan tidak bisa berkata apa-apa."Gun?",ucap ibu tapi Anggun tidak menjawabnya.


"Ibu tau kamu marah,karena itu rumah kesayangan kamu..tapi ibu mohon..kamu ngertiin posisi ibu ya".


Anggun tetap tidak menjawab apa-apa." Ibu ada kerjaan lagi,ibu tutup ya telponnya,jangan lupa makan ya sayang",tittttt suara telpon mati.


Anggun langsung melemparkan hpnya kekasur,lalu dia menunduk sambil mengeluarkan air mata.


"Kenapa ini harus terjadi,aku gamau klo rumah ini dijual,banyak kenangan disini,dari mulai ibu ayah menikah disini dan lahirnya aku disini".


Anggun berbaring kekasur sambil terus menangis.Tiba-tiba ada suara menelpon,ternyata itu Bintang.


Anggun segera mengangkatnya." Bintang aku butuh kamu",ucap Anggun.


Terdengar suara Anggun menangis Bintang langsung kaget."Ada apa gun?ada yang jahat sama kamu?atau ada apa dirumahmu?Anggun kamu dimana?gue segera kesana gun",ucap Bintang sambil mematikan telepon.


***


Beberapa menit kemudian Bintang datang,Anggun segera membuka pintu,pas dibuka tiba-tiba Anggun memeluk Bintang sambil menangis.


Bintang yang tidak tau apa-apa segera menanyakan apa yang terjadi."Kamu kenapa menangis gun?".


Bintang menyuruh Anggun duduk dikursi untuk bisa tenangkan diri agar bisa bercerita kepadanya.


"Gun?kamu kenapa?".


Anggun menceritakan hal tadi,tiba-tiba Bintang terdiam karena difikirannya Anggun akan terjauh darinya.


Bintang memeluk Anggun sambil mengusap-usap kepalanya." Kamu jangan nangis ya,apapun masalahnya kamu harus kuat,meski kamu gabisa nerima ini semua tapi ini mungkin jalan yang terbaik untuk kamu".


"Tapi aku gabisa nerima ini semua".


" Kamu harus bisa gun,tapi...".

__ADS_1


Anggun menatap Bintang."Tapi apa?".


"Tapi kita akan jauh gun",ucap Bintang menahan air matanya.


Anggun terdiam dan berkata dalam hati." Kenapa aku tadi tidak berfikir seperti itu".


"Meskipun kita akan jauh,tapi gue tetap tidak akan meninggalkanmu".


" Aku juga bin",ucap Anggun memeluk lagi.


"Udah ya bidadariku jangan nangis,gamalu apa itu ingusnya keluar".


" Iiiii",Anggun menepuk dada Bintang sambil senyum-senyum.


"Gimana klo kita jalan-jalan?".


" Emmmm ayok".


Mereka berangkat untuk mencari udara segar,meski hanya keliling-keliling tapi itu membuat Anggun tidak sedih lagi.


Anggun memeluk Bintang dan berkata."Jangan pernah ninggalin Anggun ya".


"Iyya sayang,Bintang gaakan ninggalin, Anggun cewe cantik yang Bintang temui".


Mereka jalan-jalan menghabiskan waktu bersama hingga akhirnya sore tiba.Anggun sangat menikmati hari ini yang penuh dengan keceriaan bareng Bintang karena biasanya hanya berantem karena ada aja masalah dengannya.


Sampai dirumah Anggun cemberut lagi,terlihat seperti itu Bintang langsung mengambil bunga yang ada dihalaman.


" Bunga ini aja ga cemberut,masa Anggun cemberutsih".


"Aaaah Bintang".


Bintang menselipkan bunga itu ketelinga Anggun."Tambah cantik aja,udah ya jangan cemberut lagi,tuan Bintang mau pulang dulu,tapi tuan putri harus makan yang banyak biar gemuk".


"Mau dong...mau tuan putri kurus atau mau gemuk aja tuan raja akan tetap sayang", ucap Bintang sambil mencubit pipinya.


" Yauda aku masuk kerumah ya",ucap Anggun menutup pintu.


Bintang masih menatap pintu dan berkata dalam hati."Semoga kamu bisa nerima masalah ini gun,dan hmmm semoga kita tetap bersama meski akan jauh".


****


Keesokan harinya Bintang sudah ada didepan pintu Anggun,pas Anggun membuka pintu dia kaget.


"Pagi tuan putriku".


" Iiih Bintang kamu ngagetin aja",ucap Anggun mencubit perutnya.


"Aaaaaa sakit,jangan dicubit dong disini ada bayi", ucap Bintang.


" Iiih dasar",mereka saling ketawa lalu berangkat kesekolah.


Sampai disekolah Bintang berkata."Jangan sedih dikelas ya,klo kamu sedih gue bakalan marah",ucap Bintang sambil lari meninggalkan Anggun.


Anggun tersenyum dan berkata."Bintang udah buat aku full senyum dari kemarin,aku harus buatin masakan nih buat dia,aku buatin apa ya".


Tiba-tiba datang pa Gibran ada dibelakang Anggun dan merangkulnya."Hey kamu belum masuk kekelas gun?".


Anggun terkejut."Ehh...pa...i..iya Anggun mau masuk kekelas,duluan ya pa",ucap Anggun sambil pergi.


"Cantik banget dia,andai aja dia mau sama saya", ucap pa Gibran sambil senyum-senyum sendiri.

__ADS_1


Datang Gibran teman kelas Bintang," Ehh pa Gibran",ucapnya.


"Ehh kembaran saya".


" Bisa aja bapanih",Gibran senyum-senyum.


"Tapi boong", ucap pa Gibran sambil pergi.


Gibran bingung tumben pa Gibran senyum-senyum dan bercanda.


****


Dikelas Anggun ketawa-ketawa bareng sahabatnya lalu datang Bintang ke kelas.


" Ehh Bin ada apa?",ucap Robi.


"Gue mau lihat Anggun".


" Ciee ada yang diperhatiin nih",ucap sahabat Anggun.


"Santai bin Anggun ga kita gangguin ko,yakan bro", ucap Robi.


" Yoi bin",ucap mereka.


"Ok deh",ucap Bintang sambil senyum ke Anggun.


" Ehemm ada apa nih tumben kamu diperhatiin sampe kekelas nih",ucap Cherly.


"Gatau jugasih kenapa tuh anak", hati Anggun merasa senang.


****


Saat Bintang kekelas Hiro berkata." Udah dari mana lu bin?".


"Gue udah lihat cewe guelah".


" Anjay dia baik-baik aja tanpa lu bin",ucap Hiro bercanda.


Pita langsung terkejut mendengar itu,dia langsung berfikir siapa wanita yang mereka bicarakan,apakah Bintang sekarang sudah punya pacar.


Hiro langsung berbisik kepada Bintang."Bin lu gainget apa klo lu masih punya tantangan sama kita".


"Haduh tantangan apaan gue dahlupa,nih ya sekarang yang gue ingat itu Anggun bukan tantangan".


"Ettdah itu yang baperin Pita selama seminggu".


" Gue harus gimana lagi woyy".


"Sekarang lu kasih nih roti buat dia".


" Lu klo mau ngasih roti ya kasih aja kedia langsung,gausah bawa-bawa gue",Bintang memukul pundak Hiro.


"Aduh duh sakit bin..cepet lu harus terima tantangan".


" Berisik ya lu,sini",Bintang mengambil rotinya dan menghampiri Pita.


"Nih roti buat lu", ucap Bintang sambil pergi.


Pita terkejut dan berkata" Eh makasih bin".


Pita merasa senang karena akhir-akhir ini Bintang merasa peduli padanya,tapi Pita tetap akan mencari tau wanita yang sekarang dengan Bintang.

__ADS_1


**Bersambung


Jangan lupa like,komen dan vote ya ka🥰


__ADS_2