
Keesokan harinya hari senin upacara disekolah,Anggun malah kesiangan bangun tidur karna malamnya susah tidur.
Anggun bangun jam 6 pas dan langsung mandi padahal diluar Bintang terus mengetuk pintunya tapi Anggun tidak tau klo Bintang udah ada diluar.
Bintang mengira klo Anggun udah berangkat lalu Bintang berangkat sendiri kesekolah padahal Anggun masih mandi dirumah.
Selesai mandi Anggun langsung menelpon Bintang untuk berangkat duluan aja,tapi Bintang tidak mengangkatnya karna lagi diperjalanan.
Anggun segera bergegas kesekolah naik kendaraan umum.Sampai disekolah ternyata gerbangnya udah ditutup dan dia kebingungan.
"Ahh gimana ini?pasti udah dimulai upacaranya", ucap Anggun merasa gelisah.
Tiba-tiba ada Bintang disamping gerbang tapi Bintang didalam sekolah." Gun",ucap Bintang memegang tangan Anggun kesela-sela gerbang.
"Hah Bintang?".
" Tadi gue kira lu udah kesekolah karna tadi gue kerumah lu ga nyaut-nyaut,tapi pas tadi dilapangan gue galihat lu jadinya gue nungguin lu digerbang,gue dari tadi sembunyi diruangan satpam".
"Yaampun Bintang aku kesiangan bangunnya,kamu sana upacara lagi,biarin aku disini nunggu upacara selesai nanti pasti ada pa satpam".
" Tapi nanti lu dihukum dilapangan".
"Gapapa Bintang,sana upacara,klo gakesana pasti kamu ikut dihukum juga".
" Ga..gue harus cari akal",ucap Bintang sambil lari.
"Bintang cari akal apa?".
Anggun duduk disamping gerbang menunggu upacara selesai,meski hatinya gaenak klo dia pasti akan dihukum dilapangan.
Tiba-tiba datang Bintang membawa tangga bambu kegerbang." Gun tunggu disana",ucap Bintang.
"Hah Bintang kamu nekat banget,gimana klo ada yang lihat".
" Udah diem,yang penting lu ga dihukum".
Bintang manjat kegerbang dan mengangkat tangganya keluar gerbang agar Anggun bisa naik tangga.
"Gun ayok naik".
" Gamau aku takut Bintang".
"Gausah takut tinggal manjat tangga terus nanti klo dah diatas gue balikin tangganya kedalam gerbang".
" I..iyyadeh",Anggun segera naik tangga,pas udah diatas Anggun merasa takut.
"Bintang aku takut", ucap Anggun gemetaran.
" Bentar gun gue angkat tangganya kedalam gerbang",Bintang mengangkat tangga kedalam lalu Anggun turun tangga dan akhirnya bisa didalam sekolah.
Bintang turun tangga langsung memegang tangan Anggun yang gemeteran."Lu gapapakan gun?",ucap Bintang merasa cemas.
"Gapapa ko bin,makasih ya kamu udah nolongin aku", Anggun memberi senyuman.
" Udah sana kelapangan",ucap Bintang.
"Tapi kamu?".
" Gue mau nyimpen tangga dulu kegudang,lu duluan aja dulu kelapangan".
"Tapi Bintang".
" Udah gapapa gun,cepetan kelapangan,nanti gue nyusul ko".
"I...iyyah Bintang", Anggun segera kelapangan.
Anggun baris dipaling belakang untungnya tidak ada yang tau klo Anggun kesiangan,Anggun merasa cemas dengan Bintang yang lama digudang.
__ADS_1
Anggun terus melirik kesana-sini tapi Bintang belum datang juga.
****
Digudang Bintang segera menyimpan tangga pas Bintang keluar gudang ada pa Gibran yang mau kelapangan.
" Bintang?abis apa kamu digudang?".
"Ehh e..anu pa engga ko pa".
" Hah?".
"Tadi aku abis emm".
" Udah gausah alesan,kamu kesiangankan?".
"Ehh i..iyyah pa".
" Alesan ya masuk gudang segala,udah ikut bapa kelapangan".
Bintang dan pa Gibran kelapangan,terlihat ada pa kepala sekolah yang mau kelapangan,pa Gibran membisikkan sesuatu ke pa kepala sekolah.
"Bintang kamu kesiangan?", ucap pa kepala sekolah.
"I..iyyah pa",ucap Bintang gugup.
" Kamu gausah ikut upacara,sana kekelas,beres upacara kamu kelapangan".
"Iya pa", Bintang masuk kekelas.
****
Saat beres upacara Anggun menghampiri sahabatnya.
" Ehh Anggun kamu kemana ajasih?",ucap Rara.
" Ko bisa gun,dia kemana?",ucap Nida.
Dilapangan ada pengumuman"Ini salah satu murid yang kesiangan".
Ternyata itu adalah Bintang,Bintang berdiri dilapangan.
"Hah gun itukan Bintang?".
" Hah yaampun",Anggun kaget.
"Ko bisa gun?".
" Yaampun aku harus gimana,sebenernya dia gakesiangan,tapi aku yang kesiangan,dia nolongin aku,harusnya aku yang dihukum".
Anggun ingin mengajukan dirinya yang harus dihukum tapi sahabatnya melarangnya."Anggun jangan kesana,klo kamu kesana nanti kamu dihukum,udah aku yakin klo Bintang lakuin ini demi kamu,klo kamu kesana nanti Bintang sia-sia nolongin kamu",ucap Cherly.
"Iyyah gun,nanti aja pas beres dihukum kamu samperin dia,kasih dia minum", ucap Nida.
" Iyyahdeh",ucap Anggun merasa kasihan pada Bintang.
Anggun dan sahabatnya masuk kekelas.Bintang terus berdiri dilapangan,anggota basket menghampiri Bintang.
"Tang semangat berdirinya", ucap Hiro semua ketawa.
" Lu gausah ngeledek mau gue pukul",ucap Bintang bercanda.
"Kabur ketua basket ngamok", ucap Hiro sambil lari kekelas sama teman-temannya.
Beberapa menit kemudian pa kepala sekolah menghampiri Bintang." Udah sana kekelas,jangan telat lagi ya masuk sekolahnya".
"Iyyah pa...makasih, aku kekelas dulu ya pa", ucap Bintang.
__ADS_1
Saat Bintang kekelas ada para cewe menghampiri Bintang dan mengasih Bintang minum.
" Bintang cape ya?ini minum buat kamu".
"Ehh gausah", ucap Bintang.
" Gapapa ambil aja Bintang".
"Emm ok,makasih ya", Bintang mengambil minuman yang dikasih.
Anggun lari kelapangan sambil membawa minuman,terlihat Bintang sedang minum dari cewe-cewe itu,Anggun terdiam.
Bintang melihat Anggun yang membawa minuman sambil berdiri dipinggir lapang,Bintang bicara dalam hati" Anggun,pasti dia marah aku deket-deket sama cewe".
Bintang langsung lari kearah Anggun meninggalkan para cewe yang ngumpul dekat Bintang.
"Gun?itu minum buat gue ya?".
" Kamu kan udah minum dari cewe itu".
"Tapi gue berharap lu ngasih minuman itu ke gue".
" Yauda nih".
"Makasih ya", ucap Bintang.
Anggun dan Bintang duduk dikursi pinggir lapangan." Bintang harusnya tadi aku yang dihukum".
"Udahsih gausah dibahas,lebih baik gue yang dihukum dari pada bidadariku".
" Ahh Bintang aku emang nyusahin kamu ya".
"Ga juga ko,santai aja gue mau lindungin lu".
" Makasih ya bin",memegang tangan Bintang.
"Iyyah Anggun", Bintang menatap Anggun.
Tiba-tiba datang pa Gibran." Lagi apa kalian disini?bukannya masuk kelas malah berduaan disini".
"Tapikan belum ada bel masuk juga pa", ucap Bintang.
" Ehh malah ngelawan kamu,udah tau bentar lagi juga masuk".
"Tapikan bentar lagi,gapapakan klo masih diluar kelas", ucap Bintang.
" Kamu mau saya hukum berdiri lagi dilapangan".
"Emm boleh ayok gun kita kelapangan".
" Pa aku sama Bintang minta maaf udah diluar kelas,tapi aku mohon pa jangan hukum kita",ucap Anggun.
"Baik klo gitu bapa maafin,cepetan kalian masuk kekelas kalian masing-masing", ucap pa Gibran sambil pergi.
" Udah yu bin kita kekelas".
"Iyyah gun".
Anggun dan Bintang kekelas,Bintang menyemangatin Anggun belajar.
" Semangat belajarnya ya bidadariku".
"Semangat juga belajarnya ya bidadara", ucap Anggun
Bintang dan Anggun masuk kekelasnya masing-masing.
****Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan vote ya ka🥰