
Sampai dikantin Anggun dan teman-temannya memesan makanan.Tiba-tiba ada banyak anggota basket datang kekantin,semua anggota basket itu pada keren apalagi ketuanya yang bernama Bintang.
Hampir semua cewe mengagumi bintang,tapi dia blum juga punya cewe.Cherly mengasih tau kepada Anggun tentang Bintang.
"Gun lihatdeh itu namanya Bintang,ketua basket disekolah ini,cuman beda jurusan sama kita",ucapnya.
"Emm emangnya kenapa Ly?",ucap Anggun sambil meneruskan makan.
"Beneran kamu bilang cuman kenapa?,ya ampun Gun dia itu keren banget tau ga",ucap cherly.
"Bukan hanya keren tapi jago juga naklukin hati cewe",ucap nida bercanda.Mereka tertawa.
Selesai makan mereka langsung pergi kekelas tiba-tiba saat diperjalanan menuju kelas Anggun yang lagi minum teh botol dan dia gak fokus sama pandangannya kedepan.Bruk..Suara bola jatoh,ternyata Anggun menubruk Bintang yang sedang mengambil bola basket.
Seketika semua terdiam,dan Anggun langsung mengambil bola basket itu,dan memberikannya kepada Bintang,tapi Bintang menatap Anggun begitu dalam.
"Ehh btw sorry ya aku udah nubruk kamu",ucap Anggun dengan suara yang lembut.
"Gapapa ko",ucap Bintang sambil mengambil bolanya dari tangan Anggun.Bintang pergi dan temen Anggun meledek Anggun.
"Cieeeeee", ucap mereka dengan sepakat.
"Apaansih cie-cie?",Anggun kebingungan.
"Gun tadi siBintang menatap kamu,yaampun sosweet banget",ucap Lala.
"Iyyah ihhh cocok juga kamu klo sama siBintang",ucap Cherly.
"Apaansih..tadi dia natap aku mungkin karna gakenal sama aku",ucap Anggun sedikit malu-malu.
Sampai dikelas bagian praktek mesin semua murid memakai baju khusus tapi Anggun belum punya,dan dia hanya bisa melihat semua teman-temannya sedang praktek.
Setelah beres praktek Anggun disuruh ambil baju khusus keruangan guru,Anggun ditemani Cherly.Terlihat pa Gibran sedang melihat basket dari atas,Anggun dan cherly menyapa pa Gibran.
"Pa",ucap sepakat Anggun dan Cherly.
"Eh kalian mau kemana?",ucap pa Gibran.
"Mau ambil baju praktek buat Anggun pa",ucap Cherly.
"Ehh gausah biar bapa aja yang bawa,nanti bapa anterin kekelas kamu",menatap Anggun.
"Gausah pa malah ngerepotin",ucap Anggun menolaknya.
"Udah gapapa bapa ga ngerasa direpotin ko",ucapnya sambil pergi.
Anggun meresa tidak enak tapi cherly meledeknya."Ahayy udah kelihatan inimah pa Gibran kayanya ehemmm",mendorong Anggun.
"Yaampun Cherly",Tersenyum malu-malu.
Dikelas sedang jam kosong dan para cowo kelas terus mendekati Anggun.
__ADS_1
"Gun minta no wa nya dong",ucap Aldo.
"Iyyah Gun jangan pelit dong",ucap Ridho.
"Aku ga ada Wa",ucap Anggun pura-pura tidak punya wa.
"Ahh bohong,ayok dong Anggun cantik",ucap Ridho terus membujuk Anggun.
Tiba-tiba pa Gibran datang dan melihat para siswa sedang mendekati Anggun."Hey kalian lagi pada ngapain?",ucap pa Gibran.Semua langsung duduk ditempatnya masing-masing.
"Emangnya bapa bagian dikelas ini?salah kelas pa",ucap Ridho.
Pa Gibran menghampiri Anggun."Ini bajunya Gun",ucapnya sambil tersenyum.
"Makasih ya pa",ucap Anggun.
Semua dikelas berisik melihat pa Gibran sedang ngobrol sama Anggun,apalagi Ridho dia sangat sedikit kesal.
*******
Saat pulang sekolah Anggun dan kelima teman cewenya melihat basket,dan ternyata bukan hanya mereka yang lihat,tapi kebanyakan cewe-cewe dari kelas lain yang lihat.
Setelah beres bermain basket Bintang ketua basket dikerumuni oleh temen cewenya,teman-temannya memberi minuman dan makanan.Bintang melihat Anggun sedang duduk didepan,Bintang menghampiri Anggun.
"Hai,murid baru ya..Salam kenal gue Bintang",ucapnya dengan suara yang lembut sambil menjulurkan tangannya.
temen Anggun bengong dan mereka berbisik-bisik.Anggun kaget dan menerima juluran tangannya dari Bintang.
"Nama yang bagus seperti orangnya",ucap Bintang dengan sedikit mengangkat dahinya.
Tiba-tiba Bintang pergi meninggalkan Anggun,teman Anggun semua menjerit dan ga nyangka klo Bintang sicowo kalem dan gapernah seakrab ini sama cewe.
"Yaampun Anggun",ucap mereka dengan sepakat merasa senang Anggun bisa kenalan sama Gibran.
Saat pulang sekolah Anggun segera kebengkel mengambil motornya,tapi bengkelnya agak jauh dan Anggun jalan kaki.Diperjalanan tiba-tiba ada suara motor berhenti.Anggun menoleh kebelakang.
Ternyata itu adalah Bintang,bintang turun dari motornya dan menghampiri Anggun."Lu pulang jalan kaki?",ucapnya.
"Iyya,aku mau kebengkel,motorku disana".
"Gimana klo gue anterin".
"Ehh gausah".
"Udah gapapa ayok".
Anggun dan Bintangpun berdua menaiki motor,diperjalanan Anggun hanya terdiam tiba-tiba hujan."Aduh gimana ini hujan",ucap Bintang.Bintang segera mencari tempat teduh.Dan akhirnya ada taman yang bisa membuat mereka berteduh.
Anggun kedinginan dan mukanya agak pucet,Bintang yang merasa kasihan sama Anggun,dia pun mengambil jaket ditasnya dan memakaikannya kepada Anggun.
"Biar loe ga kedinginan",ucap Bintang.
__ADS_1
"Ehh makasih ya",ucap Anggun.
Mereka menunggu hujan reda.Tiba-tiba Bintang menatap Anggun."Kamu asal mana tadinya?",ucap Bintang.
"Aku asal jakarta".
"Emm...Btw kenapa pindah?".
"Ayah dan ibuku berbisnis dibandung".
"Owh gitu".
"Iyya..Tapi aku rasa mereka sangat sibuk".
"Kamu masih beruntung memiliki kedua orang tua,meskipun mereka slalu sibuk,aku hanya tinggal berdua dirumah sama kaka cowo ku".Ucap Gibran sambil menunduk.
Anggun kaget dan merasa kasihan sama Bintang."Orang tua kamu kemana?",ucap Anggun.
"Entah,semenjak aku lahir aku dan kakaku dititipkan kepada nenekku,dan mereka pergi entah kemana,untung saja nenekku mempunyai banyak uang",ucapnya dengan sedikit sinis.
"Yaampun yang sabar ya Bintang",Anggun mencoba menenangkan Bintang.
"Sans aja,lagian gue udah terbiasa ko,ya kebetulan nenekku punya uang tabungan dulunya,jadi bisa menafkahi kami berdua,tapi sekarang nenekku udah pergi",Bintang menunduk lagi.
Anggun mencoba untuk tidak membahas hal yang membuat Bintang sedih,Anggun mengajaknya untuk pulang karna hujan sudah reda.
******
Sampai dibengkel motor Anggun sudah beres tiba-tiba Bintang pergi begitu saja,padahal Anggun mau mengatakan terimakasih sudah mengantarnya,dan juga jaket Bintang masih dipakai Anggun.
Sampai dirumah seperti biasa slalu sepi,Anggun berbaring dikamar dan masih memikirkan Bintang,tiba-tiba ada yang nelpon.
"Hallo siapa?".
"Gue Bintang".
"Ehh ko bisa punya no Wa aku dari siapa?".
"Siapasih yang gapunya no Wa gue,cherly,Rara sama temen-temen cewe loe aja pada punya no gue,gue tadi minta no loe dari Rara".
"Owh gitu,mau apa nelpon aku?".
"Jaket gue biarin buat loe aja".
"Ehh engga besok aku kasih kamu ko,btw makasih ya tadi udah mau nganterin".
"Owh ok deh,yoi sans aja",Bintang mematikan telponnya.
**Bersambung.
Jangan lupa ka like,komen dan vote🤗
__ADS_1
Terimakasih