Cinta Dibalik Layar

Cinta Dibalik Layar
BAB 12 Perkemahan


__ADS_3

Setelah acara makan mereka sudah selesai, azka bersiap-siap untuk mengantarkan dewi pulang, dewi sendari tadi tengah asik mengobrol dengan ibunya azka, azka yang merasa tak dihiraukan hanya bisa terduduk diam, lalu dewi menoleh ke arah azka dan dewi mengerti, sesegera mungkin dewi mengakhiri percapakannya dengan ibunya azka.


"eh iya tan udah mau malam nih dewi pulang dulu ya, kasihan juga azka dari tadi nungguin dewi." ucap dewi, dengan tersenyum bahagia.


"iyaaa tante ampe lupa dengan waktu, tenang aja azka itu orangnya gak kenal capek kok," ucap ibunya azka sambil tertawa kecil.


Lalu dewi pamitan dengan ibunya azka.


"besok-besok datang lagi yaa nak dewii." ucap ibunya azka sambil melambai di depan pintu rumah.


Dewi yang hanya melihat itu cuman membalas lambaiannya tidak dengan omongannya.


Diperjalanan azka seperti meng efek dewi.


"ehemm ada yang sudah mulai dekat nih." ucap azka sesambil melirik ke arah belakang.


Dewi yang paham pun langsung membalas efekannya azka.


"iyalah kan bentar lagi jadi calon mantu."sahut dewi dengan, sambil tertawa kecil.


Azka yang mendengar itu raut wajah nya berubah jadi tersenyum lebarrr, dewi yang berpegangan dengan azka menurunkan kepalanya ke pundaknya azka, yang membuat azka makin senang dan memperlambat motornya, sembari menikmati matahari terbenam yang sangat indah.


Tidak lama mereka pun sudah sampai dirumahnya dewi, mereka baru pacaran 1 hari tapi sudah seperti orang pacaran lebih dari 1 tahun.


Dewi turun dari atas motornya azka dan mengucapkan terimakasih kepada azka telah mengundang dia kerumahnya, dewi sangat merasakan kebahagian.


"iyaaa sama-sama nanti kapan-kapan kerumah aku aja lagi, gak perlu sungkan anggap aja rumah mu sendiri." ucap azka.


Lalu dewi hanya mengangguk dan meninggalkan azka untuk bergegas masuk kedalam rumah, belum juga sampai kerumah dewi di panggil lagi oleh azka.


"ehemm sepertinya ada yang kelupaan nichhh." ucap azka.

__ADS_1


dewi melihat kearah belakang dan bertanya apa yang ketinggalan, dewi berpikir-pikir apa yang ketinggalan itu, lalu dewi paham apa yang ketinggalan itu, dewi berlari ke arah azka dan tiba-tiba dewi mencium pipi sebelah kanannya azka, azka yang melihat itu kagettt sekaget kagetnya, pertama kali dia mendapatkan ciuman dari cewe,"itu kan yang ketinggalan?" ucap dewi dengan senyum.


"bukannn tapi yang ketinggalan itu helm yang ada diatas kepalamu, malah dikasih ciuman" ucap azka sambil melepaskan ikatan helmnya dari kepala dewi.


"kamu gak suka kah aku cium"ucap dewi, dengan raut wajah yang datar, tidak ada ekspresi sedikit pun.


Pertanyaan dewi tersebut lalu dibalas oleh azka.


"suka kok siapa bilang gak suka dicium sama pacar sendiri kan aneh" sahut azka , sambil meletakkan helm nya di didepan.


Dewi yang mendengar itu seketika senyumannya kembali, dan lalu pergi berlari ke arah rumah, "sampai besok lagi yah azkaku sayanggg, muachhh" ucap dewi sambil melambai kearah azka.


Azka membalas ciuman udara tersebut dan melambai kearah dewi, azka menunggu dewi masuk ke dalam rumah baru dia beranjak pergi dari situ.


Dewi yang jahil cuman berdiri saja di depan pinta sembari menatapi azka, azka yang melihat itu kesal, lalu azka turun dari motornya dan mengambil batu dengan gaya ingin melempar ke arah dewi, seketika dewi berlari masuk dan menutup pintunya.


Lalu azka membuang batu tersebut dan melanjutkan perjalanan menuju kerumahnya.


Dewi di chat cuman memakluminya sambil mengirim emot ketawa, yang membuat azka merasa lega, lalu azka pergi tidur karena tidak sabar besok turun sekolah dan bertemu dewi kembali, seperti orang bucin lainnya tidak bisa terpisah dari ayang.


KE ESOKAN HARINYA


Dipagi hari yang cerah azka bangun lebih awal dari pada ibunya, ibunya baru saja bangun azka sudah siap berangkat sekolah, sampai-sampai ibunya azka geleng-geleng kepala melihat tingkah laku anaknya sekarang ini.


Lalu azka berpamitan dengan ibunya dan bergegas pergi kerumah dewi, seperti biasa sebelum berangkat kesekolah azka pertama-tama menjemput dewi dirumah.


Azka dengan senangnya membawa motor menuju kerumah dewi.


Tidak lama kemudian azka sudah sampai dirumah dewi tapi anehnya dewi sudah menunggu didepan pintu, ternyata mereka malam tadi sudah membikin perjanjian bahwa ingin berangkat sekolah pagi-pagi biar waktu bersama-sama lebih banyak.


Azka menyuruh dewi naik ke atas motornya dan memasangkan helm ke kepalanya dewi tidak lupa azka menjepit hidungnya dewi dan menariknya, yang membuat dewi kesakitan tetapi tertawa kecil.

__ADS_1


Berangkatlah mereka menuju kesekolahan lebih awal.


Lepas sampai disekolahan azka dan dewi yang melihat keadaan sekolahan amat sepi belum ada 1 orang pun yang datang selain mereka, baru mereka mau memparkirkan motor, mereka di datangi oleh satpa sekolah, ternyata satpam itu kenal dengan azka dan dia cuman ingin menyapa azka.


"tumben azka kamu berangkat sekolahnya pagi benerrr, sering datangnya paling lambat."ucap pak satpam.


"hehehehe biasa pak lagi kena angin rajin, besok-besoknya paling datang telat juga lagi" sahut azka sambil meletakkan tangannya kebelakang kepala dan tertawa kecil bersama pak satpam.


"ehem siapa tuh az, cewe yang kamu bawa itu" ucap satpam sambil seperti orang bisik-bisik.


"ouhh dia pak, namanya dewi dia pacar saya pak"sahut azka.


"hallo pak" ucap dewi sambil memberi salam kepada pak satpam.


"wedehhh udah punya pacar aja kamu az, bagus-bagus jaga dia az, ya sudah bapak mau kembali ke pos lagi." ucap pak satpam sambil berjalan kembali ke pos satpam sekolah.


"siap pak, sama saya juga mau kekelas." sahut azka memberikan hormat kepada pak satpam.


Lalu mereka berdua pergi dari tempat itu, azka menyuruh dewi duluan ke perpustakaan sedangkan azka memparkirkan motor terlebih dahulu.


Dewi berjalan menuju ke perpustakaan, lorong sekolah yang sepi dan gelap, karena mereka datangnya terbilang sangat pagi, dewi yang merasa takut mencoba memberanikan diri untuk melewati lorong itu, perlahan demi perlahan dewi melangkah dengan rasa takut dewi tetap berjalan, dan tibaa-tibaaa.....


"BAAAAAAAAAAA" azka mengagetkan dewi.


"AAAAAAA"dewi berlari dengan kencang tanpa melihat jalan.


"ehhh deww, tunggu" azka mencoba mengejar dewi tapi dewi sangat cepat.


Tiba-tiba dewi ketabrak tembok yang membuat dewi terjatu, azka yang melihat itu bergegas mendatangi dewi dan mempertanyakan keadaannya, dewi tidak menjawabnya dan tiba-tiba dewi tidak sadarkan diri yang membuat azka panik, azka lalu memanggil pak satpam untuk membantunya.


" pak satpam bantu saya dewi pingsan" ucap azka dengan wajah yang cemas.

__ADS_1


__ADS_2