Cinta Gadis Wedding Planner

Cinta Gadis Wedding Planner
BAB 2


__ADS_3

huhh pantas saja di kira pengangguran....


"Mi, setalah ini jadwal gue apa lagi ?" tanya Widi.


"Gak ada"


"Tapi besok jadwal kita ada meeting dengan fotografer, desainer, dan vendor souvenir untuk acara pernikahan yang akan diadakan di kota b sebulan lagi" jawab Widi.


"Oke, jangan lupa pesan ruangan VIP di restoran xxx kita meeting disana Mi dan Jangan lupa juga kabari klient" sahut Widi.


"Siap bos, Asiik makan enak" ucap Mia dengan semangat.


"Urusan Makan aja semangat bener lo Mia" sahut Widi.


"Hehe, selain makan juga refreashing Wid siapa tau ada cowok ganteng client kita meeting nanti" sahut Mia...


"Iya iya serah lu dah Mi Instan" sahut Widi.


"Mia gue Pulang dulu dulu, pastiin kantor aman, siapin berkas buat meeting besok"


"Siap bos"


Setelah itu Widi pulang dan Mia melanjutkan kerjanya, memboking ruangan VIP restoran dan menu makanan yang terenak setelah itu Mia menghubungi para client memberitahu lokasi meeting yang akan mereka laksanakan nanti.


*


*


*


Ke esokan harinya...


Jam menunjukkan pukul 11.30 itu artinya Widi dan Mia harus segera berangkat supaya tidak telat sampai di tempat mereka akan makan siang dan meeting.


"Wid ayo kita berangkat, setengah jam lagi jadwal makan siang, dan satu jam lagi jadwal meeting nya mulai" kata Mia.


"Oke Mi, nih kunci mobil gue lo turun aja dulu, gue mau ke kamar mandi bentar" sahut Widi seraya bergegas ke kamar mandi yang ada di ruangan mereka.


Beberapa saat kemudian.


"Berangkat Mi", ucap Widi yang duduk di samping Mia.

__ADS_1


"Hus lo ngejutin gue aja Wid" jawab Mia yang duduk di Balik kemudi.


Mia pun menyetir dengan gaya santainya melewati gedung-gedung bertingkat yang menjulang tinggi di ibu kota menyusuri jalan raya yang masih ramai lancar karena belum jam pulang bekerja.


Setelah 20 menit berkendara diselingi sedikit obrolan, merekapun akhirnya sampai di restoran yang di tuju, setelah memberitahu karyawan restoran dan mereka menunjukkan ruangan VIP yang sudah Mia pesan tadi. Beberapa menit kemudian klient yang akan mereka ajak kerjasama pun mulai berdatangan mereka lanjut mengobrol sebentar seraya menunggu makanan selesai disajikan lalu mereka lanjut menikmati makan siang, setelah makan siang mereka lanjut meeting.


Meeting berjalan lancar tanpa kendala dan persiapan pernikahan di kota B sudah 85% siap.


"Terima kasih Nona Widi atas jamuan makan siangnya hari ini dan saya berharap setelah ini kita kerjasama lagi" ucap salah satu klient sambil mengulurkan tangannya bersalaman dengan Widi.


"Saya juga Nona, saya sangat senang bekerja sama dengan Nona Widi yang kerjanya sat set sat set kalau kata anak muda sekarang" kelakar salah satu klient.


klient lainnya pun mengucapkan hal yang sama hanya kata-katanya yang berbeda.


"Sama-sama, nyonya dan tuan-tuan" Ucap Widi.


Widi hanya menanggapi pujian mereka dengan senyuman, dia tidak banyak bicara memuji ataupun mengeluarkan kata mutiara di depan klient nya.


Itulah Widi yang mereka Kenal selama ini seorang yang irit bicara namun murah senyum tak hanya itu Widi juga dikenal dengan semangat dan kemampuan yang luar biasa dalam mengelola bisnisnya


Lalu mereka satu per satu beranjak pergi dengan tujuan masing-masing dan tinggal lah Widi dan Mia di ruangan itu.


"Gimana Mia ada cowok gantengnya ?" Sarkas Widi kepada Mia.


"Lagian Lo juga si Mi, Kita udah bertahun-tahun berkecimpung disini masih aja lo berharap nemuin cowok cakep, padahal orang yang kita temuin hampir itu-itu aja" sahut Widi lagi.


"Iya iya, Nih gue udah catat hasil rapat tadi, Tim dekorasi kita udah siap tinggal nanti survei toko bunga di kota B aja, kita juga harus memastikan catering dan venuenya, band pengisi acara sesuai permintaan klient juga, dan lo MUA pengantin Wanita nya berarti kali ini lo harus datang" jawab Mia mengalihkan pembicaraan.


Yup benar selain pemilik Wedding Planner Widi juga menjadi MUA, tapi kadang-kadang jika dia iya mau 😁


itulah sebabnya banyak orang tidak mengenalnya sebagai pemilik Wedding Planner, karena dia lebih suka menampakkan dirinya sebagai MUA


"Hmmm, iya aku tau, MUA pengantin pria, MUA keluarga pengantin, MUA Bridesmaids, MUA groomsmen nanti aku yang follow up" jawab Widi.


"Yok mi kita pulang, kita beli Boba Jumbo kesukaan lo itu gimana" usul Widi.


"Asiiik, tau aja lo apa yang lagi gue mau ya Wid" ujar Mia.


"Tau lah, kita udah kenal dari awal kuliah Mi selama 4 tahun lalu lanjut lgi 3 tahun kita bangun Wedding planner ini hapal gue mah sama elo" jawab Widi yang melihat raut muka lelah Mia.


"Makasih Widi sayaangg" ucap Mia seketika bersemangat dan menarik tangan Widi keluar dari restoran tersebut.

__ADS_1


Setelah mendapatkan apa yang diinginkan Mia, Widi mengantar Mia pulang kerumahnya, sudah cukup pekerjaan mereka hari ini.


Widi pun melajukan mobilnya kesebuah super market yang dekat dengan rumahnya untuk membeli beberapa cemilan dan bahan memasaknya malam nanti.


Beberapa menit berkendara Widi akhirnya sampai di rumah minimalisnya, keluar dari mobil dengan membawa beberapa kantong belanjaan berlogo supermarket tempat dia belanja.


"Ehh neng Widi udah pulang" sapa Bu Marni tetangga sebelah rumah Widi.


"Iya tante" jawab Widi seadanya.


"Saya kedalam dulu ya tante mau nata belanjaan di dapur" Ujar Widi lagi


"Iya silahkan neng" jawab Bu Widi


"Gadis itu, susah banget buat di akrapin, tak adakah tetangga yang normal disini yang satu masih muda tapi dingin kayak es yang dua tiga empat udah tua tapi mulutnya kayak petasan rentang" gumam Bu Marni dalam hati sambil berlalu masuk kedalam rumahnya.


Setelah membersihkan diri Widi menata belanjaan kedalam kulkas dan menyiapkan bahan masakan yang akan dia masak sebentar lagi.


Beberapa menit kemudian Udang asam manis dan cah kangkung menjadi menu sederhana yang dia buat hanya untuk dia sendiri sudah tersaji di meja makannya... Ketika ingin mengambil nasi di rice cooker Widi di buat terkejut ternyata berasnya masih utuh.


"Astagaaa, kebiasaan lupa colokin kabelnya ke aliran listrik, Widi Widi udah 25 tahun umur Lo tapi masih aja pelupa" monolognya sambil mencolokkan kabel ke terminal listrik.


Karena kecerobohannya gagal sudah niat nya langsung memakan hasil masakannya selagi hangat, Widi berlalu meninggalkan dapur tak lupa menutup hasil masakannya dengan tudung saji lalu menuju kamarnya mengambil handphone membuka sosial media.


Apalagi yang dia buka selain akun Instagram Wedding Planner miliknya, semenjak menjalin kerjasama dengan meng handle pernikahan artis ternama, setiap postingan di feed maupun Insta story banyak yang merespon di antaranya calon pengantin, orang tua yang akan akikah anaknya, sampai seorang lajang yang belum punya pasangan pun ada yang mengirim pesan atau sekedar komentar di foto yang dia posting, mereka menyukai dekorasi atau makeup yang timnya sapukan di wajah pengantin yang Widi pajang fotonya di instagramnya itu.


20 menit berlalu Widi berjalan menuju dapur memeriksa nasi yang dia masak, dan benar dugaan Widi nasinya sudah masak sempurna di tandai dengan naiknya ke atas Tombol coking switch, Widi pun membuka rice cooker dan gempulan uap langsung berkeliaran.


Beberapa jam kemudian


"Mandi Udah, makan udah, cuci piring juga udah, posting foto di Instagram udah" gumamnya


Widi pun melanjutkan pekerjaannya di dalam kamar, tak ada ruang kerja khusus seperti di novel-novel di rumahnya.


Setelah mengecek beberapa pekerjaan dalam waktu dekat, seperti acara pertunangan, akikahan, sampai khitanan sudah Widi cek semua dan sudah dia sampaikan hasil masukannya yang ia kirimkan melalui email kepada Mia untuk di sampaikan kepada karyawan yang meng handle.


Lanjut Widi mengecek hasil rapat yang mereka lakukan tadi siang.


Sudah 85% persiapan rampung, 15% nya lagi akan Widi kejar secepat mungkin supaya sebelum pernikahan di kota B nanti Widi bisa beristirahat mempersiapkan dirinya.


"15% lagi dan semua klient nya di kota b, berati aku dan Mia harus ke kota B Secepatnya " gumamnya seraya membuka handphone dan menelpon seseorang....

__ADS_1


...****************...


...Selama ini aku baca cerita, susah banget cari cerita tentang kehidupan seorang perancang pernikahan, dan peran yang sesuai keinginanku, jadi aku buat sendiri deh novel ini seadanya, masih banyak kekurangan kalau ada yang baca mohon masukannya ya guys....


__ADS_2