CINTA SEORANG MAFIA

CINTA SEORANG MAFIA
Bab 10


__ADS_3

vilmei sedari tadi tampak mondar mandir di ruang kerja nya,tangan kanan nya sesekali mengetuk ngetuk meja dengan kedua jari nya,seperti ada banyak hal yang tengah ia fikirkan.


Rapat dengan pemegang saham 2 bulan lalu tidak membuahkan hasil seperti yang ia inginkan.


vilmei dan louis tidak bisa memiliki sepenuh nya saham milik agra,karna menurut mereka kebenaran kematian agra belum bisa di pastikan,mengingat tak ada jasad yang di bawa saat acara penghormataan di rumah duka waktu itu.


louis datang dengan wajah sumringah menghampiri ibunya yang masih berjibaku dengan segala pikiran nya.


"hai mi,Aku ada berita bagus untuk mommy"ucap louis


vilmei memposisikan duduk nya untuk mendengar berita bagus apa yang di bawa oleh anaknya.


"Apa itu"kata vilmei penasaran.


"aku sudah tau dengan siapa alex membangun bisnisnya di malaysia itu mi"ucap louis lagi


"jadi hanya itu?mommy kira kamu sidah berhasil mendapatkan nya,melihat ekpresi senang mu"ucap vilmei ketus.


"mommy kenapa sih,kok jadi gak semangat gitu?"ucap louis lagi jengkel


"kamu terlalu banyak berencana nak,padahal kita sudah dapatkan satu ekor sapi betina di tangan,seharusnya sapi ini kita pelihara dulu sampai menghasilkan susu yang banyak,baru kita urus sapi jantan yang sudah siap potong"ucap vilmei menganalogikan kekayaan agra dan alex.


"jadi mommy hanya akan puas dengan saham alexandria saja gitu?"tanya louis


"bagaimana mommy senang,jika para pemegang saham masih memberikan hanya setengah saham milik agra untuk kita kelola,setengah lagi jika memang kita dapat buktikan jika agra memang sudah tiada".ucap vilmei geram.


"entah lah mi,aku juga pusing,aku pergi bye"louis meninggalkan sang mommy yang masih kesal dengan pencapaian mereka berdua.


...----------------...


syafira tengah bersiap siap ingin berjumpa dengan sahabat lama.langkah nya maju mundur di depan cermin menyesuaikan make up yang ia pakai,tangan lentik nya sangat lihat membentuk lipatan pada pasmina warna putih nya.


hari ini syafira memilih memakai baju terusan panjang warna biru muda dengan auter bunga kecil kecil berwana putih crem,tampak cocok dengan pasmina berwarna putih menghiasi wajah nya.


di lihat nya jam sudah menunjuk kan pukul 11 siang,sudah hampir waktu jam makan siang untuk orang kantoran.


untuk tempat syafira tak memusingkan nya lagi,karna sahabatnya telah mengatakan dirinya yang akan membooking nya.


Ting!!


satu pesan baru masuk di ponsel syafira,syafira melihat tanpa mebuka isi pesan,tertera jejeran angka tanpa nama.ada rasa penasaran di hati nya,tapi ia acuhkan dulu,karna sekarang ia tengah sibuk mengikatkan tali sepatu miliknya.


setelah semua ia rasa pas,syafira melangkah sambil menyambar kunci dengan gantungan lumba lumba di nakas tv.terlihat datuk adnan sedang duduk menonton tv sendirian.

__ADS_1


"Ayah,fira keluar sebentar ya"ucap fira sopan sambil mencium punggung tangan sang Ayah.


"aih...comel nampak anak ayah ni"adnan menggoda sang anak.


"anak siapa dulu dong.."ucap fira membalas candaan sang ayah.


"mau jumpa siapa fir?david?"ujar adnan


"ih ayah,asyik asyik david,ada hal yang mau fira sampaikan mengenai david.tapi nanti,tunggu fira pulang dulu,ini fira udah lambat,kawan fira dah tunggu"ucap fira sambil terus memperhatikan jam di tangan nya yang kini sudah menunjuk kan di angka 11:35.


"oke lah,ayah tunggu fira"ucap adnan.


"Assalamualaikum"


"waalaikumsalam"


...----------------...


Yuna yang sudah menunggu syafira di kafe yang ia janjikan bersama syafira sudah memesan minum untuk dirinya.ia tampak sesekali melihat jam di dinding kafe.


"ya Allah fira,memang lah dari dulu kalau buat janji selalu gak bisa on time"batin yuna.


syafira baru saja memarkirkan mobil nya,dilihat nya jam sudah menunjukkan jam 12:30.


dengan langkah terburu buru syafira berjalan memasuki kafe,terlihat yuna sudah melambaikan tangan ke arah syafira.


"ya ampun yun,maafin aku telat banget"syafira menangkupkan kedua tangan nya.


"iya,aku kesel tau"ucap yuna dengan sedikit menggoda syafira.


"udah pesan belum?"


"ini mau otw pesan kedua kali nya"yuna masih saja menggoda fira.


"iye deh yang selalu nya on time,maaf "


"hahahaha,fira fira,gih pesan dulu,aku panggilin pelayannya"


setelah itu yuna dan syafira membicarakan masalah gaun pengantin milik yuna dan mereka pun akhirnya menyepakati model dan tangal fitting.


karna pukul sudah menunjukkan jam masuk kantor kembali,yuna dan syafira menyudahi temu kangen berbalut urusan bisnis mereka siang itu.


karna yuna sudah kembali ke kantor,syafira juga berniat untuk segera pergi ke butik nya,karna dua menit yang lalu nana memberi kabar jika ada pelanggan datang yang ingin berjumpa langsung dengan syafira.

__ADS_1


syafira sudah sampai di depan butik,tanpak mobil sedan hitam terparkir di depan butik nya,rasa penasaran membuncah di hati syafira,siapa pelanggan yang di maksud nana.


"mbak udah nyampe?"ucap nana


"mana pelanggan yang menunggu aku na?"tanya fira


"oo,di dalam mbak,di ruang mbak"kata nana


"buatkan minum ya na"titah fira


"baik mbak"


syafira segera masuk ke ruangan nya,belum sempat ia menyapa sang pelanggan yang telah menunggu nya,rasa terkejut sudah terlebih dulu menyapa diri nya.


"Na..than..."ucap fira


"iya,lebih tepat nya aku Agra mahendra"ucap nathan sambil mengulurkan tangan kepada syafira.


syafira masih terpaku menatap wujud nathan yang berbalut jas hitam dengan setelan bak seorang CEO.


"kamu beneran...?eh siapa kamu bilang tadi"ucap syafira sambil mengerutkan dahinya.


"Agra mahendra"ucap agra lagi.


syafira kini telah duduk di hadapan agra,mata nya masih saja tak berkedip menatap ketampanan agra.


"kok kamu kesini?dan ada apa sebenarnya ini?"


lalu agra pun menjelaskan siapa dirinya dan untuk apa ia kemari,tentu saja ia tidak menceritakan identitas mafia nya.


"jadi kamu beneran mau menikah dengan ku?"ucap syafira lagi.


"Apa kamu enggak mau?"


"ma...eh enggak maksud aku kenapa?kamu kan baru mengenal aku"jawab syafira sedikit gugup.


"baiklah,begini nur syafira alia binti datuk adnan sajid,aku menawarkan sesuatu padamu,aku butuh seorang pendamping saat ini untuk kembali merebut posisi ku dan kamu juga butuh aku untuk menggagalkan perjodohan mu kan?,jadi kenapa kita tidak bekerja sama yang saling menguntungkan saja"ucap agra


"tapi tidakkah ini terlalu terburu buru,sedang aku tidak mengenali kamu"


"apa kamu masih punya waktu untuk mengenal ku saat ini,bukannya datuk adnan sudah merencanakan tanggal pernikahan mu?"ucap agra lagi


"aku..."ucap syafira ragu

__ADS_1


__ADS_2