
''bim!!''teriak zio.
''iya tuan,ada yang bisa saya bantu?''tanyanya,tiba tiba muncul dari arah dapur.
''antar saya ke kediaman adhitama,bawa semua berkas yang tadi kita bahas,siapkan uang juga bim''ucapnya lalu berjalan keluar menuju mobil dengan tia digendongannya.
'dia tahu aku dari keluarga adhitama?siapa dia sebenarnya?'batin tia binggung tapi dia memilih tetap diam.
~
''tu....tuaan,maaf tapi saya bisa pulang sendiri,anda pasti sibuk,saya tidak mau merepotkan''ucap tia takut setelah zio menurunkannya didalam mobil.
''kamu mau saya berubah pikiran lagi?!saya bisa kurung kamu disini selamanya,kamu mau?!!''kesal zio lalu menatap tia tajam.
''enggak,tia gak mau,hiks...hikss....tia mau pulang,tia mau ayah.....hiks...hikss''jawab tia menangis ketakutan.
''shuttt......udah diem,jangan nangis lagi!,kita pulang sekarang,oke?''ucap zio tiba tiba berubah lembut supaya tia berhenti menagis,tangannya tak tinggal diam saja,dia usap pipi tia pelan lalu mengecup kedua mata tia lembut.
tia tak menjawab ucapan zio itu,dia hanya mengangguk patuh tanpa berani membantah sepatah kata pun.
~
''ini rumahmu?''tanya zio pada tia,ketika bimo menghentikan mobil didepan gerbang keluarga adhitama,yang masih tertutup rapat,karna memang tak ada satpam disana.
''iya tuan,terimakasih telah mengantar saya,maaf merepotkan,saya permisi tuan''ucap tia senang,lalu keluar dari dalam mobil itu,tanpa menunggu jawaban zio.
srettt....bruakkk.......
__ADS_1
tangan tia ditarik paksa sebelum berhasil melangkah menjauhi mobil itu,tia yang kaget pun hanya diam karna dia tahu tangan siapa yang menariknya itu.
''kamu mau tinggallin saya?!''tanya zio penuh penekanan pada tia yang berada dipangkuannya.
''mak....maksud tuan apa?''jawab tia binggung.
''saya mau ikut kamu masuk kedalam!saya lapar,kamu punya makanan bukan?''jawab zio seenak kepalanya.
''ta...tapi tuan,didalam ada keluarga saya,anda pasti tidak akan nyaman nanti,saya kasih uang ganti rugi,anda makan diluar saja ya tuan''jawab tia mencoba membujuk zio.
''kamu kira saya kekurangan uang hah?!!saya mau makan disini!!mau atau tidaknya kamu itu terserah saya!''ucapnya sedikit meninggikan nada bicaranya lalu keluar dari dalam mobil sambil menarik tia.
''tu....tuan sakit....lepas!ayah,tolong tia''teriak tia kencang meminta bantuan ayahnya.
zio yang mendengar teriakan tia pun langsung menghentikan langkahnya dan menarik tia kedalam gendongannya.
~
''ayah seperti mendengar suara tia bund''ucap tuan reza yang sedang makan malam bersama istri dan anak keduanya.
''suara apa yah?bunda gak denger apa apa kok''jawab nisa tak terlalu memperdulikan sekitarnya.
''iya,rina juga gak denger suara apa apa yah''jawab rina,dia sebenarnya mendengar suara tia yang meminta tolong,tapi karna dia merasa tia tak terlalu penting,jadi dia berbohong supaya acara makan malamnya tak terganggu.
reza yang yakin putri pertamanya sedang ada diluar meminta tolong pun langsung beranjak dari kursinya dan berjalan cepat menuju halaman depan,nisa yang melihat suaminya pergi pun langsung beranjak dari kursinya dan menarik rina supaya ikut pergi menghampiri ayahnya.
''apa sih bund,rina mau makan''kesal rina karna ibunya terus memaksanya.
__ADS_1
''makan itu bisa nanti!!kita keluar sekarang sepertinya ada yang tidak beres dengan anak sial*n itu''jawabnya,dia yakin tia pasti sedang ada dalam masalah.
'haisssh.....merepotkan sekali dia,dasar pembawa si*l'umpat rina dalam hati lalu ikut pergi bersama ibunya.
~
''tia!!''
''ayahhh.....tolong tia hiksss.....hiksss.....''pinta tia yang melihat ayahnya keluar dari dalam rumah.
''anda siapa tuan?tolong turunkan putri saya!!''pinta reza menghampiri tia dan zio.
''siapa anda,berani menyuruh saya!''jawab zio dingin tanpa mau menurunkan tia dari gendongannya.
''tuan tolong lepaskan putri saya,kita bisa bicara baik baik,dia sangat ketakutan tuan''pinta reza yang tak tega melihat putrinya menangis.
''ayah tia takut''ucap tia ketakutan.
''tuan lepas!,tia mau sama ayah hikss.....''tangisnya pecah.
zio yang tak tega melihat tia semakin ketakutan pun langsung menurunkan tia dan memeluknya dengan erat.
''shuttt.....jangan sampai jas saya basah terkena air matamu''bisiknya pada tia yang masih terus menangis.
''tapi tia mau sama ayah.....hiksss''pintanya.
''lima menit!''ucapnya lalu melepaskan tia dari pelukannya.
__ADS_1
tia yang tak paham dengan ucapan zio pun langsung berlari menuju ayahnya dan memeluknya sangat erat.