
Syafira pulang dengan rasa kesal dan penasaran di hatinya.
"aku harus cari tau siapa dia sebenarnya"batin fira
"fira....kesini sebentar nak"datuk adnan memanggil.
"iya ayah"sahut fira sambil duduk mensejajarkan diri dengan sang ayah di sofa.
"Ayah david tanya,kamu apa sudah fikirkan mengenai perjodohan mu dengan david?"
"eem...ayah..."fira telihat agak ragu menjawab"Ayah apa boleh jika fira menolak perjodohan ini?"tanya fira
"kenapa?ada yang fira tidak suka dari david?,biar kita bincangkan"
"bukan itu ayah,tapi fira rasa,fira belum cocok dengan david"
"itu bukan sebuah alasan fira"
"jika fira bilang fira sudah ada calon sendiri,apa ayah akan batalkan perjodohan itu?"
"eem....kalau itu...bisa jadi,tapi ayah tidak mau fira hanya membuat alasan untuk lari dari perjodohan ini dengan kebohongan Ayah mau bukti,fira bawa calon fira bertemu ayah.
" kalau itu, apa boleh ayah beri fira waktu"
" Ayah tunggu 2 minggu,jika fira belum ada kepastian,fira harus ikut yang ayah mau"
"ayah maaf bukan fira lancang,tapi kenapa ayah sekarang seperti memaksa fira,padahal kemarin ayah bilang boleh kalau fira memang belum siap ayah gak akan memaksa".
"fira...umur manusia tidak yang tau,ayah ini enggak muda lagi,udah semakin dekat dengan tanah,Ayah hanya ingin anak anak ayah sudah ada pendamping,itu saja,Ayah harap fira paham".
Begitu sakit rasa nya ketika seorang ayah menyebut nyebut masalah kematian,memang tak salah,kita semua akan mati,tapi rasa nya kehilangan orang yang kita sayang itu sangat sakit.
syafira sudah berjanji pada sang ayah mengenai calon yang akan ia perkenalkan,sedang kan dia sendiri tidak tau siapa yang akan dia bawa.
"Aduh.....mulut kau fira....kenapalah kau cakap macam tu tadi,hah..ni kan dah bingung,siapa pulak yang mau kau jadikan suami dalam 2 minggu"gerutu syafira sambil memukul mulut nya.
dalam kebimbangan dan kegelisahan nya,fira teringat satu nama
"Nathan"
Namun segera ia tepis,tidak mungkin nathan mau membantu nya.
...----------------...
(biar pembaca gak bingung autor tetap menggunakan nama nathan ya,kecuali jika nanti ada dialog nathan dan revan,baru autor buat nama agra)
Nathan sudah kembali ke rumah farhan,sebelum ia pulang revan memberi nathan sebuah hp baru tentunya dengan nomor baru.
"pokoknya loe harus ngabarin gue apapun,dan gue juga pasti akan ngelaporin apapun yang terjadi di sana"ucap revan waktu mmberikan nathan hp.
"oke,gue pasti ngabarin loe".ucap nathan.
Nathan masih bingung langkah apa yang akan dia ambil untuk saat ini.
yang pasti dia akan mengusut secara perlahan tentang siapa dalang pembumuhan alex dady nya.
...----------------...
Di sebuah kafe
"Ada apa ini mr.louis mengajak saya bertemu,seperti nya kita tidak ada urusan bisnis ataupun masalah kan?"tanya mr.abraham
"Kita obrolkan secara santai mr.abraham,karna ada penawaran terbaik untuk mr."ucap louis
"Penawaran apa itu?"
__ADS_1
"Rupanya mr.abraham memang orang yang suka langsung ke intinya ya,oke baik lah kalau begitu,ini,coba Mr lihat dulu."louis menunjukkan sebuah map berisikan file rahasia aset ilegal milik alex,tentu saja bukan file asli,karna yang asli ada pada revan.
"Jadi,apa maksudnya ini?"tanya mr.Abraham lagi
"Mari kita bekerja sama untuk isi di dalam map itu"
"Berapa bagian ku"
"waw,saya suka gaya Mr langsung to the poin.Bagaimana kalau 30:70?"
"Aku lebih suka 50:50 bagaimana?"
"Dill 40:60 oke?"
"Dill"
Mereka pun menyusun rencana untuk kelancaran misi mereka.
Ting !sebuah pesan masuk ke hp nathan
[gra,info baru,uncle louis sepertinya berkerjasama dengan Mr.Abraham]
[oke,Tolong suruh anak buah kita cari tau siapa Mr.abraham itu]
[oke]
...----------------...
Syafira bermaksud datang ingin berjumpa aisyah di rumah nya,namun aisyah dan farhan sedang keluar.
mak ijah pun tengah sibuk memasak di dapur,cuma nathan yang tengah membersihkan tambak udang yang sudah kosong.
"Buat apa tu..."tanya fira sekedar basa basi dengan nathan.
"gak punya mata ya mbak?"jawab nathan ketus
"ya iyalah kan lagi sakit"ujar nathan santai
"Tau kamu nyebelin gini,aku gak mau nolongin kamu waktu itu"
"oo jadi gak ikhlas ni cerita nya?"
"ya..ikhlas sih....tapi gimana ya,em..."
"Kalau kira kira nolong gak ikhlas,gak usah nolongin sekalian,gampang kan?"
"eh nathan,aku tu ikhlas kalau nolongin orang,tapi aku liat kok kamu kayak yang gak suka banget sama aku,emang nya aku punya salah apa?heran deh,ah malas ladenin orang sok kayak kamu"syafira kesal di buat nya.
"eh mbak jangan suka marah marah,nanti cepat tua"Nathan hanya menahan senyum di belakang syafira,entah kenapa ada rasa senang jika menganggu nya.
"eh eh..kenapa ini?adek akak yang comel ni marah marah"ucap aisyah yang baru saja pulang.
"Tanya aja tu sama si nathan ke sayangan kakak,fira pulang dulu,assalamualaikum"syafira melangkah
"wa..alaikumsalam"ucap Aisya yang masih heran dengan sikap adiknya.
syafira pergi masuk ke mobil nya dengan wajah masih cemberut.
syafira sebenarnya tengah marah dengan keadaan yang memaksanya saat ini,namun entah kenapa ia lampiaskan kepada nathan.
"kenapa sayang?abang liat fira seperti tengah marah."tanya farhan pada aisyah"marah sama siapa?sama kamu yank?"
"bukan bang,mana berani dia marah sama aku"
"Tapi kenapa ya kira kira,menurut mu yank?"
__ADS_1
"entah lah bang,katanya karna nathan."
"kita tanya langsung pada orang nya,tu dia"tunjuk farhan pada nathan yang masih sibuk dengan tugasnya.
"Nathan..."panggil farhan
"iya bang"
"sini bentar"
nathan segera berjalan mendekat farhan dan aisyah yang masih berdiri di dekat pintu masuk tambak.
"iya,ada apa bang?"tanya nathan setelah dekat.
"fira tadi kenapa?"tanya farhan
"Entah bang,mungkin dia marah sebab saya tadi jawab agak cuek"aku nathan.
"cuma itu aja?"tanya aisyah
"iya kak,gak lama kok fira disini,mungkin saja di lagi sterss.:
"iya iya,kami percaya kok,udah sana kamu kerja lagi"ucap farhan.
syafira pada akhirnya memutuskan untuk ke butik saja.
namun masih saja ia termenung di ruang kerja nya.
"mbak fira,ada yang ingin ketemu mbak"ucap nana pekerja di butik syafira.
"suruh masuk aja na"
"baik mbak"
Tamu pun masuk,betapa terkejut nya syafira,tamu itu adalah revan.
"eh,kau..."syafira sedikit mengingat"kau yang waktu itu,katanya teman nya nathan kan?"
"iya"jawab revan"boleh aku duduk"katanya lagi
"oh boleh,silahkan"ucap syafira ramah"mau minum apa?biar nana siapkan"tawar syafira
"gak usah,aku kesini cuma mau bicara dan menanyakan sesuatu sama kamu"
"wow,sepertinya penting sekali,oke,apa itu?"
"kamu kenal Mr.abraham?atau David?"
"Iya,aku kenal mereka?lalu kenapa?"
"kamu tau mereka punya bisnis apa?"
"kalau itu aku enggak tau,karna Mr.Abraham hanya sahabat ayah waktu dulu semasa sekolah,itu saja".
"oo,lalu david?
"Apa aku perlu menjawab semua pertanyaan kamu,sedangkan aku saja tidak kenal kamu"
"Jawab saja jika memang kamu mau aku selamatkan dari mereka"
"maksudnya?"
"David itu seorang duda,dia pernah menikah sebanyak 2 kali,karna terlalu rakus urusan ranjang,dan juga dia sangat posesif,istri pertama nya gak tahan dengan sikap david,kabur dengan mantan pacarnya,david tau dan wanita itu mati.istrinya yang ke dua meninggal dunia karna Kekerasan **** yang ia terima ketika dia hamil muda,wanita itu mengalami pendarahan hebat dan akhirnya nyawanya tak tertolong".Revan menjelaskan secara terinci semuanya,bahkan ia sertai dengan foto pernikahan david,yang tampak memang sangat muda di foto itu.
syafira hanya terdiam tak menyangka jika firasat nya selama ini adalah benar,david bukan lelaki baik baik.namun bagaimana ayah bisa sebegitu yakin nya menjodohkan dia dengan david.
__ADS_1
"Aku punya satu Penawaran"ucap revan
"Apa"tanya syafira datar