
"Aku gak akan pernah merelakan kamu sayang,kamu hanya milikku"bella tersenyum kearah sebuah bingkai foto dirinya dengan agra semasa dulu.
mereka sangat bahagia kala itu,tampak agra mencium mesra pipi bella dengan senyuman merakah di wajah bella.
"Aku menyesal gra,udah siasiain kamu.kali ini aku janji aku akan setia cuma sama kamu dan kita kembali lagi seperti dulu ya?"bella mulai terisak,mengingat masa lalu yang pernah ia lalui bersama agra harus kandas karna kebodohan dirinya sendiri.
...---‐---------------------...
"Assalamualaikum...."agra tampak mengembangkan senyum nya,niat hati ingin menjahili syafira sudah tampak dari raut wajah jahil nya.
"wa...alaikumsa..lam"jawab syafira dengan sedikit gugup sekaligus terkejut,melihat kearah agra yang kini sudah bertelanjang dada,menampakkan pahatan roti sobek yang sangat indah.
"Astaghfirullah abang....."syafira berteriak sambil menutup wajah dengan kedua tangan nya.
"is..kenapa pulak sayang ni"rayu agra sambil mendekati syafira.
"aa malu lah"ucap fira manja.
"eh,malu pulak,kita kan udah sah sayang"agra duduk di depan syafira yang masih menutup rapat wajah nya itu.
perlahan agra menurunkan kedua tangan yang menutupi wajah istrinya itu,tampak rona kemerahan bersemu di kedua pipi syafira, Agra makin berdebar menatap keluguan sang istri.
"ooo jadi begini raut wajah istriku jika sedang malu?"goda agra.
syafira hanya diam,sungguh hati nya kini sangat berdebar,melihat tatapan tajam mata agra membuat nyalinya untuk menjawab ciut.
"hahahahahaha"agra tertawa terbahak bahak melihat ekspresi syafira yang seperti ketakutan.
"Abang tidak akan menyentuh fira,jika fira masih belum siap,abang akan sabar menunggu sayang ku"ucap agra sambil mencubit gemas hidung mancung syafira.
"iiii....abang....,abang sengaja kan takutkan fira"fira kini bangun dari duduk nya dan mendorong agra hingga terjatuh di atas ranjang,dengan cepat agra menarik tangan syafira sehingga syafira ikut terjatuh bersama menindih tubuh suaminya.
"nah,kalau sekarang bukan salah abang dong,sayang yang mau kan?"goda agra sambil mengedipkan mata.
"lepas lah bang,syafira belum mandi lagi"
"kita mandi bareng aja yuk"
"enggak mau,abang nakal"
"nakal pun sama istri sendiri kan?"
__ADS_1
"jangan aneh aneh deh,tadi barusan bilang apa,cepat banget lupa"
"itu karna sayang belum memancing,ini beda cerita kan"
"apanya yang beda?"
"si jagoan udah bangun,gimana dong"
"iiiii abang.....mesum banget"syafira memukul dada agra dan segera bangkit berlari ke kamar mandi,Agra tertawa puas melihat tingkah lucu sang istri.
...----‐--------------...
fedrik mondar mandir sambil sesekali melihat gawai nya,22 kali panggilan dari nya tidak satupun yang di angkat oleh bella.
"ayo dong bell,kamu kenapa gini sih!!aku kurang apa selama ini buat kamu!!aaaahhhrggg...."fedrik melempar gawai nya.
"ada apa ini!??"tanya vilmei yang baru saja masuk kekamar fedrik karna mendengar suara berisik dari sana.
"Aku benci agra oma,aku benci dia"ucap fedrik dengab nada marah.
"ceritakan pada oma,ada apa ini?,oma ketinggalan berita apa?"
"Ya tuhan...fedrik,oma kira ada apa,rupanya kisah percintaan bucinmu,jika oma di posisimu,oma akan mendapatkan keduanya,bella,dan mengalahkan agra sekali tepuk"
"maksud oma?"
"kamu mungkin akan kalah jika langsung menghadapi agra,jadi pergunakan bella untuk menghancurkan agra,bagaimana?oma jenius kan?"
lama fedrik mencerna ucapan vilmei,hingga akhirnya sebuah senyuman licik tersungging di bibirnya.
"emang oma yang paling hebat kalau soal ide cemerlang"ucap fedrik sambil mencium pipi keriput sang oma dan berlalu pergi meninggalkan kamarnya.
"eh,mau kemana,sudah malam ini"tanya vilmei
"aku akan menjalankan misi oma,oma tidur saja duluan,aku tidur di apartemen malam ini"ucap fedrik sambil berlalu pergi meninggalkan omanya.
sebuah pesan masuk di gawai bella
["aku tau kamu tidak akan perduli dengan ku,aku juga tidak akan memohon untuk kamu kembali kepada ku,mungkin memang agra yang terbaik memiliki kamu,dari awal aku sudah salah karna menginginkan kamu darinya,akan kulakukan apapun untuk mu dan rasa bersalahku,bahkan aku rela merebut agra kembali dari wanita itu untuk mu,jika itu membuat mu memaafkan ku kembali"] dari fedrik
membaca rangkaian kata dari fedrik membuat bella bertanya tanya,apa sebenarnya maksud fedrik,kenapa tiba tiba fedrik ingin menolong nya?apakah ini rencana fedrik untuk mendapatkan dirinya kembali?begitu banyak pertanyaan yang terfikirkan di kepala bella.
__ADS_1
["Aku tidak paham maksudmu,dan aku rasa aku bisa mengatasi masalahku dan keinginan ku sendiri"] balas bella.
fedrik hanya tersenyum menatap balasan chat dari bella,baginya yang sudah mengenal bella bertahun tahun sangat paham akan isi pikiran dan hati bella saat ini.Bella sangat terobsesi dengan apa yang ia inginkan,ia akan melakukan apapun demi mewujudkan nya.
fedrik berani bertaruh jika bella suatu saat akan menghubunginya untuk masalah ini.
["aku akan tetap menanti kapanpun kamu memerlukanku"]fedrik kembali membalas
kini bella hanya membaca lalu menghapus isi pesan fedrik,walau sejujurnya hati nya mulai tertarik dengan ajakan yang fedrik tawarkan namun rasa gengsi masih cukup tinggi membentengi hatinya untuk saat ini.
----------------
Matahari mulai menampakkan warna emasnya,burung berkicau dengan semangat nya seakan menyapa dua insan yang baru saja mereguk indahnya manis malam pertama.
"pagi sayang"ucap agra sambil mencium mesra kening syafira.
"eem.....dah pagi keu...?"jawab syafira manja
"masih ngantuk?abang mandi duluan ya?"
"jom mandi sama"
"ih sayang nakal"goda agra
"ee leh,nakal kita,siapa yang ingkar janji,nak sangat semalam"ucap fira kesal
"iya lah,maaf khilaf"agra terkekeh
"khilaf lah sangat,emang abang nak kan?"
"iyalah,kucing mana yang menolak ikan sayang"
"iya lah tu,cepat bangun,fira mau ke butik hari ini"
"sayang,kita tambah ronde semalam sebelum mandi yuk"goda agra nakal.
"eem...nak ni"
"Aw..sakit lah,ini KDRT tau"agra berteriak karna syafira terus mencubit perut nya.
syafira pun berlari masuk kamar mandi di susul agra yang mengejarnya,mereka pun tertawa riang bersama menikmati cucuran air hangat di pagi hari itu.
__ADS_1