CINTA SEORANG MAFIA

CINTA SEORANG MAFIA
Bab 15


__ADS_3

Hari yang di tunggu pun tiba,syafira kini telah siap dengan gaun putih panjang bertabur manik manik putih bening di padukan dengan hijab putih di lapisi selendang manik manik di atas nya.


Agra tampil gagah dengan stelan baju putih dan celana putih serta memakai songket dan kopiah khas pengantin lelaki malaysia.


Ruangan ijab yang tertata bunga bunga bernuansa putih pink menghiasi setiap sudut nya.sang penghulu sudah duduk di meja ijab menunggu sang mempelai datang.


para tamu dan undangan pun sudah tampak memenuhi ruangan tersebut.


"Cantik nya adek akak"puji aisyah


"iye lah,nur syafira gitu"jawab syafira dengan sedikit menyombong kan diri.


"ih belagak nye,tuan putri ni"ucap aisyah dengan tangan sedikit mencubit bahu adiknya.


"sakit lah kak,akak ni selalu cubit cubit"rajuk fira


"maaflah,jom,jangan lama sangat,Agra kakak tengok dah sampai tu"ucap aisya lagi.


syafira hanya tersenyum,ada rasa di hati yang tidak dapat ia rangkai dengan kata kata,ketika nama agra di sebut hati dan fikiran nya seakan melayang layang jauh.


Agra sudah duduk di meja ijab menghadap sang penghulu,pak adnan pun sudah duduk di samping penghulu dan tengah menghafalkan sesuatu di secarik kertas.


syafira tampak memasuki ruangan ijab dengan wajah yang masih di tutupi oleh aisyah menggunakan kipas berwarna putih,kini syafira sudah duduk manis di pelaminan menunggu sang pujaan hati menghalalkan nya dengan ucapan qabul yang sempurna.


"Baiklah,kita mulai saja acara di hari yang berbahagia ini,sebelumnya saya mau bertanya dulu,agar hati saya yakin dan hati sang mempelai pun yakin,apa boleh?"tanya penghulu


"silahkan pak"ucap agra mantap.


"Maaf apakah tuan mempelai pria seorang muslim?"


"Ia,saya seorang mualaf pak"jawab agra cepat


"Alhamdulillah,boleh saya dengarkan bacaaan Alfatihah nya?"tanya penghulu lagi.


Agra pun melantunkan surat alfatihah dengan lantang dan jelas,tampak tiada keraguan di hatinya sedikitpun.


Para tamu undangan semuanya melihat takjub ke arah sang pelantun Ayat suci Alquran itu.hati syafira jangan di tanya lagi,sudah sedari tadi bergetar hebat.


"Alhamdulillah"ucap penghulu setelah agra selesai membacakan alfatihah.


"baik kalau begitu ulurkan tangan mu anak muda,kita mulai acara ini,pak adnan silahkan"ucap penghulu mengarahkan.


Agra mengenggam erat tangan ayah mertuanya itu,kini hatinya sedikit ada rasa deg degan,di tatapnya wajah sang mertua pun sama pucat nya,walau ini bukan kali pertama bagi adnan,namun rasa grogi itu tetap ada.

__ADS_1


"Saya nikahkan dan kawinkah anak kandung saya Nur syafira alia untuk engkau dengan mas kawin seperangkat Alat sholat serta uang tunai 100 juta di bayar tunai"ucap adnan lantang dengan menghentakkan sedikit tangannya.


"Saya terima nikah dan kawin nya nur syafira alia binti datu adnan sajid untuk saya dengan maskawin tersebut di bayar tunai"jawab agra dengan lantang pula.


"Bagaimana saksi,Sah" tanya penghulu


"SAH....."ucap saksi dan semua tamu undangan


Agra pun tampak menangkupkan tangan ke wajah nya mengucap kalimat amin,begitu pun syafira melakukan hal yang sama.


Kini Agra di persilahkan menatap dekat wajah sang istri di atas pelaminan,Agra begitu terpana dengan kecantikan syafira,syafira mengulurkan tangan nya di sambut oleh agra dan kemudian syafira mencium takzim punggung tangan suaminya,agra mencium pucuk kepala syafira dengan memejamkan mata menghirup harum wewangian di sana,momen itu di abadikan sang fotographer untuk kenang kenangan di hari yang berbahagia ini.


Di tengah kebahagian yang meliputi kedua mempelai,seorang wanita berwajah bule menitikkan air mata menyaksikan semua itu,ia baru saja sampai ketika agra siap mengucapkan ijab qabul nya.


Tangan wanita itu menggepal merasakan amarah dan kecewa akan kedatangannya yang sudah terlambat.


"Ayo kita pergi dari sini"ucap seorang lelaki yang menarik tangan wanita bule itu.


"lepaskan tangan ku,aku bisa sendiri"ucap wanita itu.


Mereka pun pergi meninggalkan syafira dan agra yang tengah di liputi kebahagiaan.


"Kenapa kamu menarik aku,kita udah gak ada apa apa lagi fedrik"ucap bella


"cinta?kata sialan apa itu,aku sudah muak dengan semuanya"ucap bella


"kamu boleh saja muak dan menyangkal tapi aku tidak akan pernah melepaskan kamu,ingat itu"ucap fedrik lagi.


"terserah lah fedrik,aku sudah lelah dengan semua tingkah kamu,seharusnya dulu aku tidak pernah meninggalkan agra demi lelaki seperti mu,dan kini pasti yang duduk disana adalah aku,bukan wanita jelek itu"ucap bella sambil nerlalu pergi meninggalkan fedrik.


"Eh,mau kemana kamu!kita belum selesai"teriak fedrik


namun bella sudah menaiki mobil hitam yang ia sewa itu,fedrik hanya menatap nanar kepergian wanita yang masih sangat ia cintai.


"gra,gue liat fedrik tadi disini"bisik revan di sela sela acara kepada agra.


"yakin loe"


"ia gue yakin,dan dia gak sendirian,gue liat dia sama cewek,tapi gue gak yakin itu bella apa bukan"


"ngapain mereka balik kesini?"


"ya mana gue tau,yang pasti loe jagain syafira,gue takut jika itu bella,dia akan buat macam macam sama syafira"

__ADS_1


"berani dia sentuh syafira seujung kuku,gue matiin tu cewek"


"cie,yang udah mulai bucin"goda revan


"bucin halal gak papa kali"ejek agra kepada sahabatnya itu.


"iye deh yang udah halal"senyum revan


Mendengar laporan Revan,ad sedikit gundah di hati agra,ia takut jika memang itu fedrik dan bella,apa yang akan mereka lakukan,kenapa mereka ada di indonesia?.


"Abang makan dulu yuk"tetiba syafira memecah lamunan agra.


"boleh,tapi sayang suapkan ya?"pinta agra genit


"malu lah bang,banyak orang"ucap syafira dengan pipi merona


"oke lah,sini abang makan sendiri"ucap agra pura pura ngambek.


"abang udah tua ingat umur,jangan kayak bocah"ucap fira sedikit terkekeh.


"Tua gak apa sayang yang penting menggemaskan"ucap agra lagi


syafira pun tak bisa menahan gelak tawanya,melihat itu agra pun ikut tertawa.


Adnan tersenyum bahagia melihat anak dan menantunya.


"Terima kasih Alex,kamu sudah menitipkan agra menjadi suami anak ku,aku yakin dia sebaik dan setulus kamu"batin adnan.


"Ayah,jom makan dulu"ucap aisyah menyadarkan lamunan adnan dengan sepiring nasi dan lauk di tangan nya.


"jom lah,aisyah makan sekali teman kan ayah"ucap adnan,sambil merangkul bahu anak sulungnya itu menuju meja makan.


...----------------...


"PRING!!"


"sialan kau agra"ucap david dengan wajah marah meninju cermin di hadapan nyan.


"Apa ini david?kenapa kamu lukai diri kamu?"ucap Abraham yang baru saja masuk ke kamar sang anak ketika mendengar suara pecahan kaca.


"Aku tidak akan kalah dari agra pi"ucap david


"Kamu tenang saja papi sudah ada rencana,jangan seperti orang bodoh david!"bentak abraham.

__ADS_1


__ADS_2