CINTA SEORANG MAFIA

CINTA SEORANG MAFIA
Bab 12


__ADS_3

Agra dengan cemas menyambar kunci mobil nya diatas nakas berlari tanpa alas kaki menaiki mobil nya,setelah menerima sebuah telpon dari orang yang kini mungkin telah ia cintai,revan yang melihat itu bergegas menyusul.


"gue ikut"ucap revan tanpa menunggu jawaban setuju maupun menanyakan ada apa pada agra,revan sudah duduk si bangku samping kemudi.


Agra segera menghidupkan mesin mobil nya,dan mereka melaju dengan kecepatan tinggi,deru suara mobil memecah kesunyian ibu kota malam itu, wajah agra menampakkan kekhawatiran yang amat sangat.


"gue tau loe gak bisa jelasin panjang lebar,tolong kasih tau gue intinya,kita akan kemana?"tanya revan kemudian.


Tanpa berbicara panjang lebar,agra memberikan ponsel nya.


"lacak keberadaan no terakhir yang nelpon gue,dia dalam bahaya"ujar agra


"oke"jawab revan,dan ia pun langsung menghubungi anak buah agra yang lain yang bisa melacak keberadaan si pemilik no hp itu di mana.


"katanya dalam 10 menit lagi akan di kabari lagi"


Agra meluncur ke arah jalan menuju butik syafira,di situ revan sudah bisa menebak,siapa yang sedang di cemaskan agra,namun ia diam,tak mungkin dia menggoda agra dalam situasi begini.


sesampainya di butik,tak ada tanda tanda ada perampokan di sana.


Agra kembali melajukan mobil nya,mengikuti arah jalan pulang yang di lalui syafira,akhirnya sampailah agra di pertigaan antara rumah farhan dan datuk adnan,terlihat sebuah mobil sedan merah milik syafira terparkir di badan jalan.


Agra menepikan mobil dan turun memeriksa.


"gak ada orang gra,gue rasa dia di culik"ucap revan


"iya gue rasa juga gitu"


tiba tiba ponsel revan bunyi


"iya halo,gimana?ketemu?"tanya revan dengan orang di ujung telpon itu.


"oke oke,thanks"ucap revan lagi.


"gra,sini kunci mobil,biar gue bawa,gue tau dimana syafira sekarang"ucap revan yakin


...----------------...


Syafira yang masih pingsan,tampak di gendong seorang pria bertubuh besar masuk ke sebuah gudang tua bekas,sedangkan dua orang lain nya menunggu di depan gudang untuk jaga jaga.letak gudang tersebut jauh dari keramaian kota,jalan menuju gudang itu pun adalah jalan lama yang memang sudah tidak ada yang lewati.


syafira kini di baringkan di atas tumpukan koran bekas dan kardus.


"Bos,ini perempuan sudah aman di gudang,mau kita apakan bos!?"tanya lelaki besar itu melalui sambungan telpon pada bosnya.


"cukup awasi saja dulu,sebentar lagi gue kesana"ucap si bos.


...----------------...


"Masih jauh van?"tanya agra penasaran


"dikit lagi gra,kita cuma harus masuk perkampungan itu dan masuk kejalan lama"ujar revan menjelaskan.

__ADS_1


"oke"jawab agra singkat.


,


...----------------...


"Dimana perempuan itu"tanya david


"disitu bos"jawab anak buah david bertubuh besar itu menunjuk kearah tumpukan koran bekas.


"mana?loe kira gue buta?"ucap david menunjuk kearah yang sama,tapi tidak ada syafira disana.


"hah,ta..di...a..da bos,saya sendiri yang menaruh nya disitu,hanya saja saya tadi kencing sebentar"ujar lelaki bertubuh besar itu.


"GOBLOK!!!,loe tinggalin dia sendiri gak loe ikat,ya pasti dia bakalan kabur An***g"teriak david.


"Tapi dia pingsan tadi bos,makanya berani saya tinggalin"si lelaki bertubuh besar itu masih mencoba membela dirinya.


"BANYAK BACOT!!CARIIII!!,kalian yang diluar cari perempuan itu sampe dapat,kalau gak dapat,kalian gue patahin satu satu"teriak david menggelegar dengan wajah merah padam menahan amarahnya.


syafira yang memang sedari tadi sudah sadar setelah si gendut itu menaruh nya di atas tumpukan koran,berpura pura untuk tetap tenang,ketika ada celah ia pun bangun dan lari ke sebuah kamar penyimpanan drum drum besar bekas isi bahan bakar pabrik itu,disinilah syafira sekarang,duduk memeluk lutut nya,menutup mulut agar tak ada suara yang ia ciptakan.


kaki dan tangan nya gemetar hebat,sendi sendi lututnya tak lagi kuat menopang tubuh nya.


air mata sudah ia tumpahkan sedari tadi.hati kecil syafira terus berzikir dan memohon pertolongan Allah,hanya itu saja yang bisa ia lakukan saat ini.


Tuk.tuk.tuk.srett..suara langkah kaki dan barang yang di geser perlahan,membuat bulu kuduk syafira meremang,badan nya gini gemetar hebat,air mata terus membasahi pipinya,di tahan nya isakan agar tak ada yang mendengarnya.


terasa deru nafas yang semakin mendekat,degup jantung syafira di pompa dengan laju di atas rata rata.


"Aku tau kamu disini syafira,keluarlah sayang,jangan takut"ucap david dengan senyum menyeringai.


"Aku hitung sampai tiga ya...? Saaaa...tuuu,Duuuuaaaaa,duuuaaa seetengah,dan Tiiiiigaaaa,Pika bu...bummm"David mengagetkan syafira dengan menyepak drum yang ada di depan tempat persembunyiannya.


syafira menyumpal mulut nya dengan ujung pasmina lalu membekap kembali mulut nya.


"lindungi fira ya Allah,dari manusia berhati setan ini"batin syafira.


David yang kesal karna melihat tiada syafira di dalam sana,memutuskan untuk keluar dari ruangan itu.


"Bos,sepertinya perempuan itu kabur lewat pintu belakang itu"ucap salah seorang anak buah david.


david pun segera belari ke arah tersebut.


Tinggallah syafira yang kini bernafas lega untuk sementara.


Belum lagi ia bangun,terdengar langkah kaki yang kini mendekat ke arahnya.


"mereka udah ke arah sana,loe jaga sini,biar gue yang masuk"ujar suara itu.


Terdengar hentakan langkah kaki seperti mengarah ingin masuk ke ruangan tempat syafira bersembunyi.

__ADS_1


mendengar itu syafira mencoba melihat ke kiri dan ke kanan mencari sebuah senjata yang bisa ia gunakan untuk menghalau yang ingin masuk itu,kini sebuah kayu kecil sudah ada di tangannya dan ia telah bersiap di belakang pintu menunggu sang pengganggu itu.


"KREET.."!!!suara pintu di buka pelan


Bugh!!syafira melayangkan kayu tepat mengenai kepala orang yang membuka pintu itu.


"Aww,Sial"ucapnya,dan seketika ambruk


mendengar suara itu syafira sedikit familiar,diperhatikan nya baik baik orang yang baru saja terkena kayu di tangan nya.


"Agra!!kamu!"syafira mengusap bekas pukulan di kepala agra"maafin aku,aku kira orang jahat tadi"ucap sayafira lagi.


"iya,aku gak apa apa,Ayo keluar dari sini"ucap Agra yang kini sudah bangun lalu menggenggam erat tangan syafira.


"van,ayok"ucap agra ketika melihat revan yang masih berjaga jaga di pintu depan.


"tunggu gra,seperti nya mereka kembali lagi kesini,loe sama fira,masuk lagi ke kamar itu,biar gue hadapi mereka di luar,gue tadi udah nyuruh orang kita kesini"ujar revan kemudian.


Agra pun masuk kembali dengan syafira ke kamar itu.


"kamu sembunyi disini,aku akan berjaga di belakang pintu"ucap agra.


syafira hanya menganggukkan kepalanya,namu ketika agra ingin melepaskan genggaman tangan nya,syafira malah meremas erat tangan agra.


"kenapa?"tanya agra


"jangan pergi,aku takut,tetap disini"ucap syafira dengan bibir kembali bergetar.


melihat ketakutan dimata sayfira,akhirnya agra memutuskan untuk tetap duduk di samping fira menunggu revan dan orang orang nya bertarung di depan sana.


"udah,jangan nangis lagi,aku disini"Agra mengusap air mata di pipi syafira.


Deg!Deg!Deg!terdengar jelas suara detakan jantung syafira,ketika menatap lekat mata berwarna grey milik Agra itu,Ada ketulusan dan kehangatan disana.


Hati wanita mana yang tidak akan meleleh melihat ketampanan seorang agra mahendra,namun fira masih saja menepis rasa itu.


Andaikan syafira tau,bagaimana hati agra saat ini,ingin rasanya ia ******* bibir syafira yang bergetar itu,namun tak ia lakukan, segera ia tepiskan.


Ia tau bukan kini waktu yang tepat untuk hal semacam itu.


Terdengar suara tembakan beruntun di luar sana,disertai teriakan kesakitan dan sumpah serapah,entah apa yang terjadi di luar,agra sudah mempercayakan semuanya pada revan.


Namun seketika semua tiba tiba hening,deru tembakan dan teriakan tak tersengar lagi.


Agra mencoba bangun untuk melihat situasi,namun lagi lagi syafira tidak mengizinkannya.


BRAKK.!!!suara pintu seperti di dobrak dari luar,syafira kini tanpa sengaja memeluk erat tubuh agra dengan nafas yang kian memburu.


Terlihat mulut nya komat kamit seperti sedang membaca sesuatu.


Terimakasih sudah membaca hingga episode ini. Bagaimanakah kisah agra dan fira selanjutnya?ikutin terus ya😙

__ADS_1


Kritik dan saran nya selalu autor tunggu 🥰😍


__ADS_2