Cintai Aku Walau Hanya Sesaat

Cintai Aku Walau Hanya Sesaat
16


__ADS_3

Mereka berdua sudah sampai di depan kantor dan masuk ke dalam perusahan kenzi dan Jack berjalan beriringan dan menjadi santapan tatapan para kariyawan perusahannnya


"selamat pagi tuan" ucap mereka serentak


Seperti biasa tak ad jawaban dari kedua orang itu mereka hanya berjalan melewati para kariyawan tersebut sampailah mereka di ruangan kenzi dan Jack pergi ke ruangannya


Tok


Tok


Tok


"permisi tuan saya hanya mengingat bahwa sebentar lagi rapat akan di laksanakan"ucap sektretaris kenzi di depan pintu ruangan


"sebentar lagi saya akan keluar tolong panggilkan jack" balas kenzi


" baik pak" ucap Mira


Baru saja Mira hendak berbalik ternyata kenzi sudah berada di belakangnya


" Astaga tuan Jack anda mengagetkan ku saja" ucap Mira kaget


" aku sudah berdiri di sini sejak tadi kau saja yang lebay" kata Jack pada Mira sambil membuka pintu ruangan Jack


"huuuf selalu saja begitu kalau bukan atasanku sudah ku injak injak kakinya dan memakinya" ucap Mira


Jack yang sudah masuk ke ruangan kenzi melihat bosnya itu sudah bersiap untuk pergi ke ruangan meeting mereka berjalan beriringan menuju rapat yang akan di adakan


"selamat pagi pak " ucap mereka semua yang berada di ruangan meeting sambil menunduk


"hmm" gumam kenzi

__ADS_1


rapat pun di mulai dengan membahas apa saja yang berkaitan dengan pemasukkan dan pengeluaran perusahaan rapat berjalan dengan lancar tanpa kendala karena mereka semua tau jika ada kesalahan secuil kenzi pasti akan segera menghukum mereka,kenzi dan Jack keluar ruangan


" tuan bagaimana apakah anda akan mengi-" ucapan Jack terhenti ketika kenzi berkata


" biarkan dia pergi tapi tetap awasi dan jangan sampai terlambat untuk kembali ke mansion" ucap kenzi dingin


" baik tuan aku akan menelpon kepala pelayan" kata Jack


" hmm" kenzi hanya bergumam


" apalagi jadwalku Mira" Mira yang baru akan menduduki bokongnya terlihat kaget


"Anda mendapatkan undangan jamuan makan mala tuan dengan tuan Alex Asmasoebrata tuan" ucap Mira


"katakan padanya aku sibuk dan tak bisa hadir" kata kenzi dingin


" baik tuan akan saya sampaikan" ucap Mira


" ada beberapa dokumen yang harus anda tanda tangani tuan saya sudah menaruhnya di atas meja anda" jawab Mira


" baiklah kalau begitu jangan lupa pesankan aku makan siang " kata kenzi


" baik tuan akan saya lakukan " kata Mira


Jack yang melihat mereka berbicara sedari tadi ia hanya memandangi Mira dengan tatapan yang sulit di artikan


" Jack jika kau menyukai Mira menikahlah dengannya " kata kenzi dengan santai


" TIDAKKK " ucap mereka serentak


Ken yang mendengar hanya tersenyum karena ia taw bahwa Jack menyukai Mira tetapi Jack gengsi untuk mengungkapkan perasaannya

__ADS_1


" kenapa aku harus menikah dengannya tuan aku sudah mempunyai pacar " ucap Mira cepat


DEGGG


Jack yang mendengar apa yang Mira ucapkan hanya terdiam ia tak taw menggapa hatinya sakit mendengar perkataan Mira,Jack berlalu begitu saja dari hadapan Mira menuju ruangannya


" menggapa tuan Jack terlihat marah yah mungkin dia habis putus dengan kekasihnya " batin Mira


🪴🪴🪴


Di mansion Vania bersiap siap untuk pulang ke panti walaupun hanya beberapa saat saja tetapi ia merasa senang untuk bertemu ibu panti dan juga teman temannya


" aku pergi dulu bibi " ucap Vania sambil tersenyum


" wah kau terlihat senang sekali ya Vania " balas bibi Marni sambil tersenyum


" ia bibi aku senang bisa di izinkan tuan kenzi ke panti asuhan karena aku sudah merindukan mereka semua yang berada di panti" kata Vania senang


" baiklah hati hati di jalan yah dan sampaikan salam bibi pada ibumu " kata BI Marni


" baiklah kalau begitu bi,aku pamit dulu Assalamualaikum " ucap Vania


" Wallaikum sallam " balas BI Marni


Vania berjalan ke luar mansion di luar supir sudah menunggunya,ya Jack menyuruh supir untuk menghantarkan Vania ke panti asuhan hingga menunggu ia kembali ke mansion


" silahkan masuk nona " ucap supir


" terima kasih pak dan panggil saja saya Vania pak supaya enak di dengar " ucap Vania pada sang supir


" baik neng Vania " balas pak Yanto

__ADS_1


Vania duduk di belakang supir dan mobil perlahan keluar dari gerbang mansion mewah tersebut


__ADS_2