
Di kantor kenzi sudah bersiap untuk pulang ke mansion namun sebelum itu ia mendapatkan telvon dari Daddy Ara mantan tunangannya yang meninggal
" ya halo om ada apa " kata kenzi
" apakah om sudah tidak bisa menghubungimu nak kenzi" tanya seorang di seberang telvon
" bukan begitu saya hanya bertanya saja " jawab kenzi
" boleh saya meminta waktumu sebentar nak " tanya nya pada kenzi
" boleh om mau bertemu di mana?" tanyanya
" di restoran tempat biasa saja nak "
" baiklah kalau begitu om,sedikit lagi saya akan ke sana kebetulan saya sudah mau pulang juga" kata kenzi
" baiklah om sedang menunggumu yah "
" baik om ,saya segera ke sana"kata kenzi
Tut pangilan terputus kenzi segera berdiri menuju rastoran tempat ia akan bertemu dengan Daddy Ara ia memikirkan sesuatu apa yang akan di lakukan Daddy nya arah atau adkah sesuatu yang penting yang mau di bahas ia masih bingung
" Jack kau bisa pulang lebih dulu," kata kenzi
" tapi tuan sa-" belum selesai ucapan Jack kenzi sudah menyela
" kau pesan taxi saja ,karena saya masih ada urusan lain" kata kenzi sambil berjalan terburu buru
" baik tuan " jawab Jack
__ADS_1
Jack yang melihat kenzi berjalan terburu merasa heran ada apa dengan kenzi apakah ada hal yang mendesak atau ada sesuatu yang terjadi ia hanya bisa menerka neraka saja,ia lalu memesan taxi online untuk segera pulang dan beristirahat ini
🪴🪴🪴
" maaf om menunggu lama " kata kenzi
" oh tidak apa apa nak kenzi,om juga baru nyampe kok " ucap pak Herman Daddy Ara
" apakah om sudah memesan sesuatu,jika belum biar aku yang pesan " tawar kenzi
" tidak usah om sudah memesan makannya tadi mungkin sebentar lagi akan segera datang " katanya
" kalau begitu ada apa om menyuruh saya kemari ?" tanya kenzi
" om hanya ingin bertanya apakah kau sudah mendapatkan pelaku pembunuha. Ara ?" tanya tuan Herman
Kenzi yang mendapatkan pertanyaan tersebut bungkam ia bingung mau menjawab apa pada tuan Herman,dan tuan Herman yang melihat kenzi hanya dia hanya bisa menghela nafas
" tidak apa apa om ,maaf sampai sekarang saya masih menyelidikinya" kata kenzi
" baiklah kalau begitu " kata om Herman
" iya om,apakah masih ada yang om ingin tanyakan ?" tanya kenzi pada om herman
" om ingin menanyakan solusi bagaimana dengan pesta pernikahan kalian " tanya om Herman
" Karen publik tak mengetahui tentang meninggalnya Ara " sambung om Herman lagi
" soal itu saya masih memikirkannya,nanti setelah saya mendapatkan solusinya saya akan mengabari om" jawab kenzi
__ADS_1
Tak lama datanglah makan mereka,
" silahkan di makan Ken," kata om Herman
" terima kasih om " kata kenzi
Mereka makan dengan diam tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang Tengah mengawasi Meraka dari jauh
" baiklah kalau begitu om saya permisi dulu " kata kenzi sambil berdiri
" iya terima kasih Ken kau sudah menyempatkan waktumu "
" sama sama om saya pamit pulang dulu " kata kenzi
kenzi berjalan keluar restoran menuju tempat parkir mobil ia akan pulang ke mansion ya tak sampai sejam sampailah kenzi diansion megah miliknya waktu sudah mau hampir malam,kenzi keluar mobil dan berjalan masuk ke dalam mansion ia di sambut oleh Vania dan juga beberapa pelayan yang berdiri sejajar
" selamat datang tuan muda " kata mereka
"hmm" gumam kenzi sambil berjalan melewati mereka
ia berjalan menuju lift yang akan mengantarkan ia ke ka lantai atas tepat
kamarnya berada,tak lupa juga Vania yang mengikutinya dari belakang ketika lift terbuka kenzi yang hendak masuk ia berbalik dan melihat Vania
" apakah kau sudah menyiapkan air hangat untukmu " tanya kenzi pada Vania
" maaf belum tuan Karen saya tengah menunggu anda " jawab Vania sambil menunduk
" naiklah dan cepat siapkan keperluan dan juga air mandi untuk jangan pakai lama " kata kenzi
__ADS_1
Mereka masuk ke dalam lift berdua Vania yang merasakan aura di dalam lift hening dan Tak ada yang terjadi,tak lama sampailah mereka di lantai atas tempat kamar kenzi berada a