Cintai Aku Walau Hanya Sesaat

Cintai Aku Walau Hanya Sesaat
21


__ADS_3

Vania yang sedang menyiram tanam di belakang terkejut dengan teriakan kenzi yang berada di belakangnya


" vaniaaaa,apa yang sedang kau lakukan haaa " bentaknya


" maaf tuan saya hanya menyiram bunga bunga itu " katanya takut


" sekarang naiklah ke kamarku dan siapkan pakaianku " kata kenzi dingin


" baik tuan " jawab Vania


Vania melepaskan peralatan penyiram tanamannya dan berjalan menuju kamar kenzi ia melewati kenzi begitu saja


" aku ingin menyiksamu tak menggapa hatiku tak tega melihat kamu menanggis " batin kenzi


" huuufff apa yang sedang ku pikirkan tidak mungkin kan aku menyukainya " monolognya lagi


" Tuan sedang apa di sini "


 kenzi yang mendengar bibi Irma bertanya padanya sontak menoleh karena kaget


" bibi kau mengaggetkan aku saja akusedang memanggil Vania untuk menyiapkan pakaianku karena besok pagi aku akan terbang ke negara T " ucap kenzi


" maaf tuan bibi hanya ingin bertanya saja mungkin tuan sedang membutuhkan sesuatu saja " ucap bibi Marni sambil menunduk takut kena marah kenzi


kenzi hanya diam tak menjawab lagi ia berjalan melewati BI Marni pantas menuju kamarnya untuk melihat pekerjaan Vania,


Vania yang berada di dalam kamar kenzi sudah selesai dengan pekerjaannya lantas ia ingin keluar namu sesuatu menarik perhatiannya sebuah kotak yang berada tepat di samping ranjang kenzi kotak beludru yang cantik menarik perhatiannya lantas Vania mendekatinya untuk melihat apa itu Vania berniat untuk menggambil kotak tersebut,namu pintu telah terbuka dan Vania tak sengaja menyenggol kotak tersebut dan menjatuhkannya


cklek


" apa yang kau lakukan wanita sial " ucap kenzi sangat marah karena Vania menyentuh barang kesayangannya


" maaf tuan aku ta-" belum sempat Vania menyelesaikan ucapannya kenzi sudah menyelah

__ADS_1


" saya tidak menyuruhmu untuk menyentuh benda yang bukan hakmu saya hanya menyuruhmu untuk menyiapkan keperluanku,kau harus taw batasanmu" kata kenzi marah sambil mencengkeram dagu Vania


" kau harus di hukum karena melewati batasanmu " desisnya sambil menyeret Vania ke dalam kamar mandi


" tolong tuan aku tak sengaja, hikzz...hikzz..."ucap Vania yang sudah menanggis


Kenzi mendorong Vania ke dalam kamar mandi dan tak sengaja kepalanya terbentur pinggiran bahtromm


" ini hukuman untukmu " kata kenzi sambil menyiram Vania dengan air dingin melalui shower


" hikkkzz...ampun tuan " mohon Vania


" ha ha ha rasakan ini " tawa kenzi


" hikkzz...hikkzz...ibu tolong Vania Bu "


" tu tuan ampuni saya tuan saya mohon " kata Vania


" heii bangun sial,bangun " kata kenzi sambil menepuk nepuk pipi Vania


" hei jangan bercanda kau pikir dengan aktingmu begini aku akan memaafkan kau salah " desisi kenzi


Namun tak ada pergerakan dari tubuh Vania,kenzi yang merasa Vania benar benar pingsan lantas menggangkat tubuh Vania menuju ranjangnya ia meletakan Vania di atas ranjang lalu memanggil bibi Marni melalu telvon


" naiklah ke kamar ku " kata kenzi tanpa basa basi


BI Marni yangendapatkan perintah dari kenzi lantas bergegas menaiki liift menuju kamar kenzi dengan terburu buru ia taku terjadi sesuatu dengan Vania karena BI Marni tau Vania sedang berada di kamar kenzi dan tak kunjung kembali karena sudah sejam ia berada di sana


cklek


" tuan ada apa memanggil bibi " ucapnya


" telvon dokter Robert katakan padanya aku menyuruhnya datang,dan bibi tolong ganti pakaian Vania " ucap kenzi sambil berjalan keluar

__ADS_1


BI Marni yang mendengarkan apa yang di katan kenzi lantas melakukan perintahnya,BI Marni berjalan menuju arah ranjang dan melihat Vania yang tertidur dengan pakaian basah kuyup BI Marni yakin kenzi sudah menyiksa Vania lagi karena terlihat darah yang berada di kepala Vania masih mengalir walaupun tak banyak lalu BI Marni menelfon dokter Robert


" halo tuan Robert ini saya BI Marni " kata BI Marni


"........."


" tuan muda kenzi menyuruh anda datang ke mansion ya Sekarang " balas BI Marni


"........."


" baik saya akan menunggu anda" ucapa BI Marni


pannggilan pun terputus, dan Bu Marni berniat menggantikan pakaian Vania namun ia bingung karena di kamar kenzi tak ada pakaian wanita BI Marni yang bingung akhirnya memutuskan untuk turun ke bawah menggambil pakaian untuk Vania


" bibi mau ke mana "kata kenzi di depan pintu


" ini tuan bibi mau menggambil pakaian untuk Vania dulu " jawab BI Marni


" pergilah jangan lama,apakah bibi sudah menelpon robert " tanya kenzi


" sudah tuan dan tuan Robert sedang menuju kemari " jawab BI Marni


" hmm " kenzi hanya bergumam dan BI Marni berjalan meninggalkan kenzi di depan untuk menuju lift


sesampainya bi Marni di bawah ia berpapasan dengan dokter Robert


" bibi mau ke mana " tanya dokter Robert


" anu tuan begini,ini bibi mau ke kamar belakang mau ngambil baju " katanya


" oh iya , kalau begitu saya ke atas dulu " kata dokter Robert


" ia silahkan,tuan muda sudah menunggu anda " kata BI Marni

__ADS_1


__ADS_2