Cintai Aku Walau Hanya Sesaat

Cintai Aku Walau Hanya Sesaat
05


__ADS_3

sedangkan di Rumah sakit di atas brangkar tempat tidur terdapat gadis malang yang belum juga sadar sedari tadi ya Vania ia belum sadarkan diri sejak di bawa oleh asisten Jack ke rumah sakit,hingga pagi menjelang barulah ia siuman


Euughhh


perlahan lahan ia membuka mata


"di mana aku menggapa aku berada di rumah sakit" kata Vania bingung sambil memikirkan kejadian yang telah ia alami kemudian ia tersadar dengan apa yang telah menimpanya


Ceklek pintu kamar tempatnya di rawat terbuka karena seseorang masuk yaitu perawat yang telah menjaganya semalaman yang di tugaskan oleh asisten Jack


"selamat pagi nona syukurlah nona sudah sadar,aku ingin memeriksa keadaan nona terlebih dahulu,apakah masih ada yang terasa sakit " kata perawat tersebut sambil memeriksa keadaan Vania


"kepala saya masih terasa pusing sus ," kata Vania lemah sambil berbaring


"kalau begitu anda istirahat lagi nona karena sebentar lagi dokter akan memeriksa keadaan anda,ini sarapan anda dan juga obat yang harus anda minum," kata suster lagi

__ADS_1


"baiklah terima kasih sus,tapi kalau boleh taw siapa yang saya kemari sus ?"tanya Vania


"asisten Jack yang membawa semalam nona dan memerintahkan saya untuk menjaga anda hingga anda sadar"


"lalu di mana tuan Jack berada sus sekarang,"


"maaf kalau itu saya kurang taw nona mungkin sebentar lagi ia dtang untuk melihat keadaan anda"kata suster sambil membereskan peralatannya


Vania hanya diam sambil melamun karena pikirannya sekarang tertuju pada panti asuhan ia takut ibu panti sedang cemas mencarinya karena sudah sehari semalam ia tak pulang lamunan Vania buyar ketika perawat itu berkata lagi


"tak sus terima kasih yah sudah merawat saya semalaman ini"kata Vania sambil tersenyum


"sama sama nona itu sudah tugas saya merawat pasien,kalau begitu saya permisi dulu jika ada yang anda butuhkan bisa panggil saya"kata perawat sambil berjalan keluar dan Vania hanya diam saja


Vania menatap kosong sambil melihat jendela ia bingung menggapa ia harus mengalami hal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya kejadian di ia di tuduh membunuh gadis lain sedangkan ia hanya berminat menolongnya saja

__ADS_1


EHM


Deheman keras mengalihkan pandangan Vania ia bisa melihat siapa yang sedang berdiri di hadapannya sekarang dia adalah asisten Jack yang sudah berada di hadapan Vania sekarang


"maaf menganggu anda pagi begini nona,saya hanya menyampaikan pesanan dari tuan muda kenzi,sebentar lagi akan ada orang yang menjemput anda"kata asisten Jack


"tuan tolong jangan bawa saya ke kantor polisi tolong tuan saya mohon hikzz...hikkzz.."kata Vania sambil menanggis


"itu bukan urusan saya nona saya hanya menyampaikan pesan tuan muda saja"asisten Jack langsung pergi begitu saja tanpa mendengarkan perkataan Vania


"hikkzz...hikzzz...hikzzz..ya Allah apa yang harus hamba lakukan sekarang,hikzz hikzz" Vania dengan menanggis


Di tempat lain tepatnya di panti asuhan sekarang tempat di mana Vania di besarkan seorang tengah melamun memikirkan keadaan anaknya tak kunjung pulang hingga pagi menjelang ia takut terjadi apa apa pada anak yang ia sayangi itu ya ibu Irma sedang melamun memikirkan keadaan Vania sekarang


"di mana kamu sekarang nak apakah kamu baik baik saja ibu sangat menghawatirkan keadaanmu sekarang,ya Allah tolong lindungi lah anak hamba di mana pun ia berada"dia ibu Irma untuk sang anak

__ADS_1


__ADS_2