Cintai Aku Walau Hanya Sesaat

Cintai Aku Walau Hanya Sesaat
23


__ADS_3

Robert masuk dan melihat Vania yang masih menutup matanya mulai memeriksa suhu tubuh Vania dan keadaannya lalu ia membersihkan luka yang ada pada kening Vania sambil menatap wajah teduh Vania yang cantik


" siapa kau sebenarnya dan apa urusannya dengan kenzi " batin Robert


 selesai Robert menjalankan tugasnya ia masih menatap Vania ia sudah jatuh cinta pada pandangan pertama ia berharap Vania masih singgle hehe


Euughhhh


Terdengar suara Vania yang telah sadar dari pingsannya perlahan lahan ia membuka matanya dan menatap langit langit kamar ini bukan kamarnya


" aku di mana " batinnya


" syukurlah kau sudah sadar nona " kata Robert


" maaf anda siapa " tanya Vania


" perkenalkan aku Robert dokter pribadi tuan kenzi " kata Robert sambil memperkenalkan dirinya


" saya Vania tuan " ucap Vania lemah


" apa yang kamu rasakan sekarang ini Vani ?" tanya Robert


" kepala saya masih pusing dok " jawab Vania


" iya itu wajar karena kepalamu seperti terbentur tapi tenang saja saya sudah meresepkan obat untuk kamu kok " kata Robert lagi

__ADS_1


" eeemm, tapi kau harus memeriksakan dirimu ke rumah sakit Vania,karena aku merasa ada sesuatu dengan dirimu" sambung Robert lagi


" ia dokter pasti saya akan pergi ke rumah sakit untukemeriksakan diri saya " jawab Vania


Vania yang sudah bersiap bangun dari tidurnya tiba-tiba saja terjatuh ke atas tempat tidur lagi dan Robert yang melihat dengan sigap menolong Vania jadilah sekarang mereka terjatuh di atas tempat


Cklek


" apa yang kalian lakukan di kamarku haaa " ucap suara tersebut


Dokter Robert dan Vania yang kaget segera berdiri walaupun kepala Vania masih terasa pusing Robert yang melihat amarah pada wajah kenzi segera berkata


" kami tidak melakukan apa-apa Ken aku tadi tak sengaja terjatuh karena ingin menolong Vania " kata Robert


" ha ha ha menolong dengan cara apa " kata kenzi dengan dingin


Degg


Vania yang mendengar apa yang di katakan kenzi tersentak kaget ia sudah ingin menanggis namun ia mengannya hatinya sakit di Katai ****** oleh kenzi


" ma maaf tuan sa-" belum selesai Vania berkata kenzi sudah menyelanya


" maaf untuk apa untuk perbuatan kalian begitu haaa " katanya marah sambil mengepalkan tangannya


Vania yang mendengar perkataan kenzi sakit hati dan tanpa terasa pipinya sudah di banjiri oleh air mata Robert yang melihat kejadian tersebut tak tinggal diam

__ADS_1


" heii bro semua ini tidak benar dan menggapa kau mengatakan Vania ******,aku hanya berniat menolongnya tadi yang hampir jatuh karena ingin bangun dari tempat,dan tak sengaja kami terjatuh di atas tempat tidurmu " kata Robert sedikit berteriak


Kenzi yang mendengar Robert meninggikan suaranya lantas memukul Robert


Buk


Buk


Buk


" aku menyuruhmu hanya memeriksanya bukan untuk macam-macam " kata kenzi di sela sela perkelahian mereka


" kami tidak berbuat macam-macam Ken " jawab Robert yang sudah terkapar di lantai dengan bibir yang sobek


Vania yang melihat kejadian tersebut lantas ingin menghentikan semua


" tuan tolong hentikan tuan dokter Robert tidak salah tuan tolong jangan memukulnya lagi " kata Vania sambil memohon


" wah ternyata kau sudah berani padaku yah Gadi sialan," kata Robert sambil menatap Vania dengan marah


lantas kenzi berjalan ke arah Vania dan menyeretnya untuk menghukum Vania lagi padahal Vania baru sadar dari pingsannya namun sepertinya kanzi tak punya belas kasihan,Robert yang melihat kenzi menyeret Vania tak tinggal diam ia ingin menolong Vania namun terhenti ketika mendengar perkataan kenzi


" cepat pergi dari sini sebelum aku menghancurkan mu" kata kenzi tanpa menoleh ke arah Robert


Robert yang mendengar perkataan kenzi tak bisa berbuat apa apa ia sudah tau bagaimana sifat seorang kenzi

__ADS_1


" kau harus di beri hukuman ****** karena kau sudah berani padaku " desisnya dengan amarah yang besar


__ADS_2