Cintai Aku Walau Hanya Sesaat

Cintai Aku Walau Hanya Sesaat
04


__ADS_3

"syukurlah kalau begitu aku pikir kau tak bersamanya karena aku sangat menghawatirkan ya aku takut ia berbuat yang tidak tidak karena kejadian itu"kata tuan besar dengan cemas


"tuan tenang saja tuan muda baik baik saja saat ini mungkin sebentar lagi kami akan pulang dari kantor karena pekerjaan kami sudah selesai"kata Jack dengan tenang


"baiklah katakan pada kenzi aku menunggunya di mansion" telpon pun terputus


"siapa yang menelepon Jack menggapa kau serius sekali kelihatannnya"kata kenzi menghampiri Jack yang sudah selesai menelpon,


"tuan besar yang menelpon tuan muda menanyakan anda sedang berada di mana sekarang karena sedari tadi tuan besar menelpon anda namu tak kunjung di angkat hingga ia menelepon ku dan menanyakan keberadaan anda dan tuan besar juga menggatakan bahwa tuan muda sedang di tunggu di mansion utama"kata Jack panjang lebar


"kita pulang sekarang Jack,namun sebelum itu kau urus wanita pembunuh ini bawa dia ke rumah sakit karena aku sudah mempunyai ide untuk menyiksanya"kata kenzi dengan pandangan yang sulit di artikan


"baik tuan muda apakah anda akan menyetir sendiri ataw saya akan memanggilkan supir untuk menjemput anda"


"tidak usah aku akan menyetir sendiri dan kau urus dia karena aku akan menjalankan rencana ku sebelum itu aku akan ke mansion utama dulu bertemu daddyku"kata kenzi sambil berjalan meninggalkan mereka berdua


lalu Jack menghampiri Vania yang sudah tak berdaya mungkin saat ini ia pingsan karena Jack yang melihatnya sudah tak bergerak lagi helaan nafas terdengar dari Jack

__ADS_1


"kasian sekali kamu nona menggapa kau tega membunuh kekasih tuan muda yang sangat ia cintai"kata Jack dengan kasiang sambil membopong tubuh Vania yang sudah tak sadarkan diri


jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam dan sampailah kenzi di mansion keluarganya ia memarkirkan mobilnya lalu ia turun dan bergegas masuk ke dalam mansion dan di sambut oleh para maid


"selamat malam tuan"kata para maid sambil menunduk namun tak ada jawaban dari sang tuan muda


"dimana daddyku"kata kenzi sambil bertanya pada kepala pelayan


"beliau berada di ruang kerjanya beliau sedang menunggu anda tuan muda"kata kepala pelayan


Tok


Tok


Tok


"masuk"teriak tuan besar

__ADS_1


kenzi membuka pintu lalu melihat daddynya sambil membaca buku


"ada apa Daddy menyuruhku ke sini tidak biasanya menyuruh ku ke sini apakah ada hal yang penting yang Daddy ingin sampaikan ?" kata kenzi sambil duduk di depan meja


"Daddy hanya ingin memastikan bahwa kau baik baik saja boy"kata tuan Arnold pada putranya


"ya aku baik baik saja Daddy tak perlu khawatir padaku"kenzi sambil menatap tuan Arnold


"lalu bagaimana apakah kau sudah menemukan orang yang membunuh Ara ?"tanya nya


Kenzi hanya diam dan tertunduk tak menjawab perkataan daddynya yang sebenarnya ia sudah menangkap siapa pembunuh Ara sang kekasih


"kau diam berarti kau belum menemukannya ataw kau ingin Daddy bantu untuk mencarinya boy?" tanya tuan Arnold


"tak perlu dad biar aku saja yang mencarinya Daddy tenang saja cepat ataw lambat pasti aku menemukan siapa pelakunya"kilatan amarah terlihat jelas di matanya dan tangganya terkepal erat,


Tuan Arnold diam dan tak menjawab lagi apa yang ia dengar karena ia dapat melihat tatapan kemarahan di mata kenzi

__ADS_1


__ADS_2