
Robert masuk ke lift menuju ke kamar kenzi bertanya tanya apakah terjadi sesuatu kenzi sehingga ia di suruh untuk ke mansion ya karena ia tau betul bahwa kenzi sangat jarang sakit ia tidak berpikir yang macam macam namu di benaknya banyak menimbulkan pertanyaan,tak lama sampailah Robert di lantai tiga ia keluar lift dan segera menuju ke kamar kenzi namun ia melihat kenzi yang hanya berdiri di depan pintu kamarnya sambil melamun
" hai bro " kata Robert
kenzi yang mendengar suara terjingkrak karena kaget
" haiiis menggapa kau mengagetkanku dan kapan sampai" tanya kenzi
" aku yang harusnya bertanya padamu,menggapa kau berdiri di depan pintu kamarmu siapa yang sakit sehingga bi Marni menelvonku " tanya Robert
" haiiis kau terlalu banyak bertanya mulutmu seperti bebek saja " kata kenzi
" tenang bro aku kan hanya bertanya saja " kata Robert
" masuklah dan segera periksa gadis itu aku tak mau dia mati begitu saja " kata kenzi menyuruh Robert masuk ke dalam kamarnya
Robert yang mendengar apa yang di katakan kenzi bergegas membuka pintu dan masuk ke dalam kamar Robert berjalan menuju ranjang ia kaget melihat seorang gadis malang yang sedang terbaring di atas ranjang kenzi
BI Marni yang sudah berada di lantai tiga pun bergegas menuju kamar kenzi untuk mengganti pakaian Vania
__ADS_1
" maaf tuan bibi masuk ke dalam dulu " kata BI Marni
" masuklah BI dan jangan menggatakan apapun tentang Vania kepada Robert " kenzi memperingati BI Marni
" baik tuan bibi mengerti " jawab BI Marni
Kenzi hanya diam saja membiarkan BI Marni masuk ke dalam kamarnya untuk mengganti pakaian Vania
" maaf tuan Robert boleh kah anda keluar sebentar karena bibi mau menggantikan pakaian nak Vania " kata BI Marni pada Robert
" silahkan bik,kalau begitu saya keluar dulu " jawab Robert
" ia tuan silahkan " kata BI marni
" Ken siapa gadis itu " tanya Robert
" ia hanya pelayan ku saja " jawab kenzi tanpa melihat ke arah Robert sedikit pun
" menggapa pakaiannya basah dan juga terdapat luka di keningnya?" tanya Robert kembali
__ADS_1
" ia hanya terjatuh di dalam kamar mandi ku tadi saat membersihkannya " jawab Ken lagi
" apakah hanya itu yang terjadi,jika ia hanya pelayan tidak mungkin kau membaringkannya di atas tempat tidurmu kan?apa kah ada sesuatu yang kau sembunyikan Ken ? " kata Robert
kenzi yang mendengar Robert mencecar pertanyaan padanya pun marah dan melihat ke arah Robert dengan tatapan tajam dan Robert yang melihat itu hanya bisa menelan salivasinya karena ia takut di kuliti oleh kenzi ia diam dengan berbagai pertanyaan di kepalanya namun ia takut untuk kembali bertanya
" kerjakan saja tugasmu jangan terlalu banyak bertanya yang mungkin urusanmu " kata Kenzi meninggalkan Robert sendiri
" baiklah aku akan menunggu penjelasan mu nanti kawan " katanya sambil tersenyum
BI Marni keluar kamar kenzi untuk memanggil dokter Robert
" dokter silahkan masuk bibi sudah selesai mennganti pakaian nak Vania " kata BI Marni
" baiklah BI,namun sebelum itu boleh kah aku bertanya " kata Robert
" apa yang akan dokter Robert tanyakan pada bibi " jawab BI Marni
" siapa gadis di dalam itu BI kalau hanya pelayan kenzi tidak mungkin kan ia menaruh sang pelayan di atas tempat tidurnya " tanya Robert
__ADS_1
BI Marni yang mendapatkan pertanyaan seperti itu hanya diam ia takut untuk menjawab dan Robert yang melihat BI Marni hanya diam ia langsung mengerti
" baiklah jika bibi tidak mau memberitahu aku akan mencari tau sendiri " kata Robert sambil berjalan menuju kamar kenzi