Cintai Aku Walau Hanya Sesaat

Cintai Aku Walau Hanya Sesaat
17


__ADS_3

Suasana di dalam mobil hening Vania hanya diam dan menatap keluar jendela


" ya Allah semoga ibu dan juga adik adikku baik baik saja ya Allah dan hamba mohon kuatkan hamba untuk menghadapi takdir yang sedang engkau berikan pada hamba,dan hamba yakin di balik cobaan yang sedang hamba hadapi kedepan hamba yakin engkau telah menyiapkan kebahagiaan untuk hamba " batin Vania


 tak terasa mereka telah sampai di hadapan panti tersebut


" sudah sampai nona " ucap pak Yanto


" terima kasih pak sudah menggantarkan saya " kata Vania


" sama sama neng itu sudah tugas saya " jawab pak Yanto


" kalau begitu saya masuk dulu pak , bapak pulang saja Duluan nanti saya pesan taxi saja " kata Vania pada pak Yanto


" tidak usah nona saya menunggu di sini karena tuan Jack menyuruh saya untuk membawa anda kembali " jawabnya pada Vania


" baiklah kalau begitu apakah bapak ingin masuk juga mari sama sama dengan saya " ajak Vania


" tidak usah nona saya di sini saja " tolak pak Yanto


" baiklah kalau begitu , saya permisi masuk ke dalam dulu " kata Vania


" silahkan Nona "

__ADS_1


ibu panti yang melihat ada sebuah mobil mewah terparkiran di halam panti kaget dan juga heran siapa gerangan yang hendak mampir ke panti mereka, dan ketika ia melihat Vania berapa bahagianya ibu Irma melihat anak yang ia sayangi pulang dengan selamat,


" assalamualaikum ibu,Vania rindu ibu " Vania langsung memeluk ibu Irma dan di balas oleh ibu


" wallaikum sallam nak, ya ibu juga sangat merindukanmu apa kabar kamu nak " tanya Bu Irma


" kabar Vania baik Bu " jawabnya


" ayo masuk,apakah kamu sudah makan kalau belum ibu akan memasak makanan kesukaanmu" kata Bu Irma sambil tersenyum


" tidak usah Bu Vania udah makan kok tadi " jawab Vania


" menggapa kau tak memberikan ibu kabar nak ibu sungguh cemas memikirkan mu " tanya Bu Irma


" ya tidak apa apa nak ibu taw kau pasti sibuk bekerja kan , maaf yah karena kami semua kamu harus bekerja dan membantu ekonomi di panti nak " ucap Bu Irma sambil menangis


 Vania yang mendengar apa yang di katakan Bu Irma kaget menggapa sampai ibunya taw bahwa dia bekerja walaupun ia tak taw di gaji ataupun tidak


" ehhmm jangan menanggis Bu Vania melakukan semua ini demi adik adik Vania Bu " kata Vania sambil menahan tangisnya


"ehmm Bu di mana adik bela yang cengeng dan cerewet Bu Vania kangen " tanya Vania mengalihkan pembicaraan karena ia takut Bu Irma bertanya yang macam padanya dan ia takut salah menjawab dan membuat Bu Irma merasa bersalah dan bersedih


" oh Brian dia berada di kamarnya semenjak kamu tak pulang ia sering melamun di kamarnya" ucap Bu Irma sedih

__ADS_1


" hmm kalau begitu aku akan ke kamarnya dulu yah Bu " kata Vania sambil berdiri dan beranjak ke kamar Brian


" ia temui dia mungkin dia kangen dengan kamu " kata Bu Irma


Vania yang berjalan menuju kamar Brian dapat melihat kecerian anak anak panti tersebut yang sedang bermain bersama


Tok


Tok


tok


" Brian ini bunda sayang boleh kah bunda masuk " kata Vania di depan kamar Brian pria kecil yang berusia 6 tahun setelah mendengar suara yang di rindukan lantas Brian lekas membuka pintu kamar


Cklek


" bunda Brian sangat merindukan bunda " kata Brian menanggis sambil memeluk tubuh Vania


" iya bunda juga sangat merindukan Brian nak " ucap Vania memeluk tubuh mungil Brian


" menggapa bunda baru pulang apakah bunda sudah tak sayang pada Brian " tanya anak kecil itu


" hei siapa yang bilang bunda tak sayang pada Brian bunda sangat menyayangi Bria sayang " jawab Vania sambil menatap wajah Brian yang masih menanggis

__ADS_1


__ADS_2