
part 13
assalamu'alaikum ,,,,
hari sudah dengan cepatnya berganti tak terasa sudah menginjak semester akhir ,,, ara yang sudah mengumpulkan proposal penelitian di semester ll kini tinggal menunggu pelaksanaan saja ,,, untuk lulus dan diwisuda tentunya .
ara juga sudah berdiskusi dengan bunda via untuk melanjutkan study ara kembali setelah lulus ,,, dan bunda via mengizinkannya ,,,
ara begitu gembira dengan izin yang sudah ara dapatkan itu merupakan semangat ara dalam melaksanakan study akhir ara ,,,
ara pun tak lupa mengunjungi makam sang ayah ,,, meminta do'a agar dimudahkan segala pekerjaannya dan disegerakan amanahnya ,,,
maafkan ara ,,, karna ara baru datang menengok ayah ,,, namun dalam setiap do'a ara slalu meminta tempat terbaik untuk ayah bahagia ,,,
__ADS_1
setelah ara puas ngobrol dengan ayahnya ,,, ara pun kembali pulang untuk melanjutkan kegiatan sehari harinya ,,, ara tak pernah absen belajar untuk mengejar waktu yang tersisa ,,,
semakin mendekati hari test semakin gencar study ara kerjakan ,,, ara tak lagi resah atau gelisah memikirkan bunda via ,,, karna beliau slalu menemani ara , disaat ara butuh dukungan semangat ,,, meskipun beliau tak membantu study ara ,,, bagi ara selama bunda via disamping ara ,,, itu sudah lebih dari cukup untuk ara ,,,
bunda via yang tau kesibukan ara di akhir semester membuatnya break dari cake sementara waktu karna bunda ingin fokus memberi dukungan agar ara tak kecapekan ,,, ya semenjak akhir semester menjelang kelulusan bunda via yang mengikuti jadwal ara memilih membantu ara menyiapkan segala keperluan ara ,,, karna bunda tau jika ara sudah bertekad untuk lulus ia pasti takkan menyerah apapun keadaannya ,,,
bunda via yang begitu perhatian membuat ara senang sekaligus bersyukur jika ara dilahirkan oleh beliau ,,, tak apa jika ara tak punya ayah untuk bersandar ,,, setidaknya ara masih memiliki bunda untuk berpijak ,,, itulah kata yang diucapkan ara saat bersama bunda via ,,,
bunda via pun membalas ,,,, dengan membelai kerudung ara ,,, trima kasih ara ,,, sudah mau jadi putri bunda dengan segala kekurangan yang bunda miliki ,,, maaf jika bunda tak bisa memberikan ara keluarga yang utuh ,,, atau memberikan ara kebahagiaan sempurna seperti keluarga lainnya ,,, apapun yang terjadi bunda akan slalu bangga memiliki putri seperti ara ,,, bunda tau banyak sekali pengorbanan yang ara berikan untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik ,,, cukup ara menjadi ara ,,, putri bunda yang slalu ceria dan bahagia ,,, itulah kebahagiaan bunda ,,, ara sayang ,,,,
pagi pagi buta ,,, ara dikejutkan dengan suara gedoran pintu rumah ,,, bunda yang baru selesai sholat pun menghampiri untuk melihat siapa orang sudah mengganggu ketenangan rumah di pagi hari ,,, saat ara baru bangun bunda via berkata ,,, sudah ara mandi lalu sholat dulu ,,, biar bunda yang membuka pintu itu ,,,, kata bunda via sambil menunjuk ke pintu rumah yang tak berhenti digedor ,,,
saat bunda via membuka pintu rumah ,,, bunda via dikejutkan dengan orang yang ada dibawahnya ,,, masya'allah ada apa ini ??? tanya bunda via dengan kaget karna ada anak yang terbaring lemah di bawah sedangkan ibunya menangis dan memohon tanpa henti ,,,,
__ADS_1
ara yang baru selesai dari sholat dan mendengarkan bunda via berteriak langsung menghampiri bunda ke depan ,,, ada apa bunda ??? tanya ara ke bunda dan bunda menunjuk anak yang terbaring lemah dibawah tanpa alas membuat ara berkat ,,, ya Allah cepat bawa masuk ke dalam biar ara periksa dan segera ambil tindakan ,,,
ara pun segera mengambil peralatan medisnya yang slalu dibawa kemanapun ara berada karna memang ara tak pernah pergi nongkrong atau party tiap hari ,,,
setelah memeriksa keadaanya ara mengeluarkan mobil untuk segera dilarikan ke rumah sakit terdekat ,,, karna memang peralatan ara belum memadai untuk rawat inap di rumah ,,, saat ara akan mengangkat anak tersebut ke mobil ibunya menarik tangan ara ,,, maaf dokter untuk saat ini saya tidak punya uang untuk membawanya ke rumah sakit ,,, ini saja saya minta tolong tetangga untuk meminta alamat rumah dokter terdekat ,,, karna mereka bilang anda adalah dokter sukarelawan ,,, yang sering membantu warga kurang mampu berobat disekitar anda ,,, jadi saya beranikan diri kemari meminta tolong pada anda dokter ,,,
baik ibu ,,, saya sudah memeriksanya ,,, tapi ini butuh tindakan medis lengkap untuk menunjang keselamatan pasien segera sebelum semua terlambat ,,, dan untuk biaya rumah sakit biar ara yang membantu membayarnya ,,, jika ibu keberatan dengan hal tersebut ibu bisa berunding dengan ara kebelakangnya ,,, untuk saat ini biarkan ara segera membawanya agar segera ditangani di rumah sakit ,,, ara keluar membawa mobil dan mengangkat pasien serta mengajak ibu pasien untuk mengisi data formulir pasien nantinya ,,, ara akan menanggung sisanya ,,,
ibu pasien hanya pasrah dan menuruti apa kata ara ,,, sementara bunda via juga ikut membantu karna tak tega melihat kondisi keduanya ,,, anaknya yang sakit ,,,, ibunya yang menderita kesakitan tanpa memikirkan keadaannya yang kacau ,,,
ya ,,, ibu mana yang tega melihat anaknya jatuh sakit tak berdaya ,,, tak akan ada seorang ibu di dunia yang rela melihat anaknya seperti itu ,,, jika ia diperbolehkan memilih ,,, ia lebih memilih menanggung sakit anaknya padanya daripada melihat anaknya tak berdaya .
setelah semua prosedur selesai ,,,, kini ara bisa bernafas lega ,,, karna pasien sudah dalam kondisi tak kritis ,,, ara yang belum makan pun mengajak bunda via buat makan bersama tak lupa pula dengan ibu dari pasien itu juga ara pun mengajaknya makan ,,, namun ibu pasien menolak dengan alasan menjaga anaknya ,,, jadi ara dan bunda via hanya bisa pasrah dan pergi makan ,,, tak lupa pula ara minta orang kantin untuk mengirim makanan kepada ibu pasien selama pasien dirawat disana ,,, ara yang memang sudah ada jadwal study akhir pun berkata pada bunda via ,,,,
__ADS_1
bunda tolong sampaikan permintaan maaf ara karna ara ada jadwal yang tidak bisa di ganggu gugat jadi ara harus segera berangkat ,,, tolong sampaikan juga agar tak perlu memikirkan biaya rumah sakit karna ara sudah membayar lunas semua ,,, dan untuk kuitansinya ara sudah minta tolong pada admin untuk membawakannya ke perawat yang bertugas merawatnya ,,, karna ara sibuk ,,, juga untuk makanan kantin ara sudah membayarnya jadi tak perlu ibu pasien memikirkan yang lain selain kesembuhan anaknya ,,, maaf jika ara merepotkan bunda untuk menyampaikannya pesan ara ,,, ara juga minta maaf tidak berunding dulu pada bunda atas tindakan ara tersebut ,,, ara harap bunda tak marah atas apa yang ara lakukan ,,, ara tidak memakai uang jatah ara kuliah atau jatah uang bunda dari ara buat bunda ,,, ini murni hasil kerja ara selama ara bekerja ,,, jadi ara harap bunda jangan kuatir ataupun marah ,,,
bunda via pun tersenyum dan berkata ,,, apa yang kamu katakan hemm ,,, bunda tak sedih ataupun marah bahkan kecewa ,,, bunda justru bahagia dan bangga pada ara ,,, ara mau berbagi dan menghargai sebuah anugerah yang ara miliki dengan penuh amanah mendedikasikan study tanpa memandang materi ,,, bagi bunda uang bisa dicari tapi keselamatan itu tak bisa dibeli dengan uang ,,, dan ara mengerti itu ,,, itu cukup bagi bunda ,,, bunda sungguh bahagia tak sia sia bunda membesarkan ara jika ara bisa berguna bagi sesama ,,, sudah ara cepat berangkat dan hati hati di jalan ,,, kata bunda sambil memeluk serta mencium kening ara ,,, lalu bunda bagaimana ??? tanya ara ,,, bunda bisa naik taksi atau pesan ojek online ara tak perlu kuatir ,,, sudah segera berangkat sebelum terkena macet dan terlambat ,,, hati hati dijalan dan semoga diberi kemudahan serta dilancarkan segala urusan ara sayang ,,, ara pun memberi salam dan mencium telapak tangan bunda lalu berangkat pergi.