
part 19 _ diary 4 ,
assalamu'alaikum ,,,
hari ini papa dan mama mengatur pertemuan untukku ,,, beliau ingin aku mengenal sosok pilihan mereka yakni adi wijaya ,,, sebelum aku memilih pilihanku ,,, frans
awalnya aku kira pertemuanku dengannya akan membosankan karna dilihat dari fotonya dari atas hingga bawah semua perfect ,,, maka sudah pasti ia orang yang serius dan tipe pendiam ,,,
namun siapa yang menyangka dibalik penampilannya difoto begitu berbeda dengan realita di pertemuan yang sebenarnya ,,,
ia yang begitu humoris dan ceria mampu membuat suasana yang tadinya canggung menjadi lebih ceria ,,, apalagi obrolan ringan yang menyenangkan membuatku sedikit nyaman bersamanya ,,, namun hal tak terduga datang begitu saja ,,,
entah datang dari mana tiba tiba frans ada di belakangku sambil tersenyum sinis dia berkata ,,, bagus ,,, inikah yang kau lakukan di belakangku ,,, disaat aku berjuang mendapatkan restu orang tuaku kau malah bermain mata dengan lelaki ini ,,, tunjuk frans pada adi ,,,,
frans ,,, kamu salah paham ,,, tolong dengarkan aku ,,, aku mohon ,,, duduklah dekatku ,,, kata silvi sambil memegang tangan frans yang hendak memberi bogem pada adi namun digagalkan oleh silvi ,,,,
tenang frans ,,, perkenalkan dia adi wijaya ,,, teman aku ,,, anak rekan kerja papaku ,,,
adi perkenalkan ini frans ,,, dia adalah ,,,, calon suami silvi ,,, jawab frans dengan lantang dan diangguki oleh silvi ,,, adi pun tersenyum dan berkata ,,, wah bagus donk ,,, kapan nikahnya ,,, jangan lupa undangannya ya bro ,,,
__ADS_1
frans pun menjawab dengan geram ,,, secepatnya ,,, pasti ,,, kamu orang pertama yang saya undang dalam acara nikah kita nanti ,,, ya kan silvi sayang ,,, maaf kami buru buru ada acara yang tidak bisa ditunda jadi kami permisi duluan ,,,
silvi hanya bisa pasrah saat frans mengajaknya pergi meninggalkan adi sendiri ,,,
aduh kenapa rencanaku bisa gagal seperti ini sich ,,, batin silvi
frans yang diam dalam perjalanan entah ke mana membuat silvi bingung ,,, akhirnya frans berhenti dan menepikan mobilnya ,,,
silvi semakin cemas dibuatnya ,,, takut frans marah dan salah paham tapi dia juga bingung bagaimana menjelaskannya ,,,
tiba tiba frans memelukku dan berkata ,,, silvi aku sangat mencintaimu ,,, aku tak sanggup jika jauh darimu ,,, jangan abaikan aku ,,, apalagi meninggalkanku sendiri ,,,
silvi yang tadinya bingung kini semakin dibuat bingung kembali ,,, apa maksudmu frans ???,,,
lalu silvi pun mengecek hpnya ,,, masya'allah ini aku lupa mengganti mode bunyi dengan senyap ,,, soalnya tadi malam aku bicara pada papa dan mama tentang hubungan kita ,,, dan aku tak ingin ada yang mengganggu di saat aku sedang bicara serius dengan kedua orang tuaku ,,,
jadi apa kata mereka ???,,, tanya frans penasaran
silvi pun menggoda dengan membuatnya penasaran ,,, al hasil frans ngambek dan silvi pun mengalah ,,,
frans butuh waktu bagiku untuk meyakinkan orang tuaku menerimamu ,,,aku takkan menutupi apapun darimu ,,, agar kau bisa memahami itu ,,, aku cuman minta padamu ,,, cukup kau percaya padaku ,,, setelah semua selesai aku kan mengabarimu ,,,
__ADS_1
baiklah ,,, tapi jangan lama lama karna orang tuaku akan segera kembali ,,, sangat sulit bagiku mengundangnya kemari ,,, maka dari itu aku minta dengan sesegera mungkin ,,, jawab frans
baiklah akan aku usahakan ,,, jawab silvi
setelah selesai ngobrol lama dan dirasa cukup temu kangennya ,,, mereka pun pulang ,,, frans mengantar silvi pulang tepat di depan gerbang rumah dan sesuai keinginan silvi frans pun langsung pergi ,,,
saat di rumah ,,, papa dan mama sudah ada di rumah ,,, silvi pun kaget ,,, tumben tumbenan aja nich papa mama ada di rumah ,,,, biasanya juga abis pertemuan kantor baru pulang ,,,
papa mama menjawab ya ,,, sedang ada waktu luang makanya kami dirumah ,,, bagaimana pertemuanmu dengan adi ??? ,,, tanya papa
silvi pun menjawab ,,, baik papa ,,, sayangnya pertemuannya biasa saja ,,,
lalu bagaimana perkembangan selanjutnya ??? ,,, tanya mama
apa maksud mama ??? aku dan adi hanya teman biasa ,,, lagi pula ia punya banyak teman wanita yang jauh lebih cantik dariku mama ,,, jawab silvi tak mau kalah
jadi apa kamu tidak lagi bertemu dengannya untuk membahas masalah ini ,,, tanya papa
tidak ,,, jawab silvi singkat
hal itu tentu membuat kedua orang tua silvi berfikir kembali jika tak ada hal lain lagi dengan terpaksa mereka pun akan menerimanya ,,,
__ADS_1
namun papa dan mama pergi dan berkata kita lihat saja nanti ,,,